Pakem Penilaian di BnR Award

logo juri ok

Jakarta (MediaBnR.Com) – BnR Award yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 7 Juni 2015 nanti sudah ditunggu – tunggu oleh para kicaumania. Karena prestasi puncak dalam dunia burung ada digelaran BnR Award gelaran milik Yayasan BnR. Untuk itu Divisi Juri BnR mencoba untuk mensosialisasikan pakem yang akan digunakan pada BnR Award nanti. Rumusan dalam pakem BnR sebenarnya sangat mudah sekali urutannya sebagai berikut:

  1. Durasi Kerja Burung
  2. Irama Lagu.
  3. Volume

Durasi Kerja Burung

Penilaian awal yang akan diambil oleh Juri BnR adalah durasi burung yang dilombakan. Maksudnya di sini bukan patokan yang bisa dinominas yang penting durasinya bagus. Tapi awal Juri BnR akan memilih durasi burung yang di atas rata – rata burung lain yang digantangkan.

Kapas Tembak (ist)
Kapas Tembak (ist)

Irama Lagu

Setelah para Juri mendapatkan Durasi kerja burung diatas burung lain yang digantangkan Juri akan mulai menilai Irama Lagu. Irama Lagu yang dimaksud ada lagu yang dibawakan burung tersebut dengan komposisi 70% irama dan 30% tonjolan atau senjata yang dikeluarkan oleh burung tersebut. Irama lagu di sini lagu kecil yang dibawakan burung dengan variasi lagu yang berbeda. Serta cara burung tersebut membawakan lagu dan perpindahan dari jenis lagu satu ke lagu yang lain kemudian disusul senjata yang dikeluarkan burung tersebut.

Otomatis burung yang akan membawakan 70% irama lagu pasti burung yang ngerol diselingi senjata atau tembakan. Tembakan burung juga harus bervariasi bukan hanya satu jenis suara burung saja yang ditembakan. Dalam dunia burung kalau hanya satu tembakan disebut tembakan sejalur atau selobang saja. Kalau burung hanya sejalursudah dipastikan tidak akan diajukan oleh Juri BnR untuk dinominasi.

Volume

Setelah menang didurasi kerja dan Irama lagu Juri BnR akan membandingkan Volume burung tersebut. Sudah dipastikan burung yang memiiki Volume keras yang akan diajukan Juri BnR.

Jadi kalau dipahami pakem di atas sudah dapat kicaumania bisa menilai sendiri burungnya bisa masuk atau tidak dalam pengajuan juri. Prioritas hanya untuk satu jenis burung saja Kenari YS yang hanya dinilai irama lagu dan volume. Dalam penilaian Kenari YS diutamakan irama lagu dan volume lagu burung tersebut dan bukan durasi kerja.

Murai batu dan kacer (Foto: Dok. mediaBnR.Com)
Murai batu dan kacer (Foto: Dok. mediaBnR.Com)

Khusus untuk gaya atau buka ekor itu hanya nilai tambah terhadap burung tersebut. Misalnya ada burung yang durasi kerja, irama lagu dan volume sama maka juri akan mengambil nilai tambahan. Nilai tambahan tersebut adalah gaya seperti di Kacer atau di Murai yang lebih ngeplay dan Kapas tembak yang buka ekor. Jadi di BnR, pakem yang diutamakan bukan gaya atau ngeplay atau buka ekor. Karena di sini kita berlomba burung berkicau jadi yang diutamakan adalah kicauan burung tersebut. Walaupun durasi di atas rata – rata pasti akan masuk nominasi belum tentu. Durasi di atas rata – rata harus ditunjang irama lagu dan volume yang juga diatas rata – rata. (rieka)