Lomba Solo Vaganza Cup – Pra BnR Canary Bird Champion & Piala Raja Yogyakarta

Mediabnr – Lomba nasional Solo Vaganza Cup yang dipromotori Rudy NRS Solo dan Prio AK 47 Bandung sukses terlaksana pada hari Minggu, 3 September 2017 di Central Garden, Hotel Lor In Solo. Even perdana ini dihadiri pemain lintas blok dan lintas pulau. Ada yang dari Lombok, Tangerang, Bandung, Jambi, Lampung, Semarang, Banjarnegara, Yogyakarta, Tegal, Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Solo Raya.
Tokoh senior perburungan tanah air juga tampak hadir di lapangan seperti Mr. Suprojo WS, Yono Plaza, Gunawan Tegal dan beberapa lainnya. Juga tokoh muda seperti H. Rizal, Aris Mojokerto, Rudi Big, Arun, Ferry Jambi, Billy Kebumen, Faiz Salatiga, Agus Nasa, Mr. Teguh Walet, H. Sigit WMP, H. Mansur Muntilan dan beberapa lainnya.
Dari sekitar 30 kelas yang dilombakan, kelas love bird, kelas cucak hijau, dan kelas murai batu menjadi partai neraka. Selain karena kelas ini, rata-rata full gantangan, juga karena gacoan yang hadir adalah burung papan atas yang sudah kesohor di wilayahnya masing-masing dan beberapa sudah berada para level nasional.


Gombloh milik H. Helmi Ata Buana Samarinda sukses menjadi bintang di kelas love bird dengan meraih gelar juara 1 di kelas Love Bird New Ferrari dan kelas Love Bird Omega Vit. Prestasi ini pun semakin menegaskan sosok Gombloh sebagai langganan juara love bird kelas nasional.
Di kelas murai batu, nama Pancasona dan Kian Santang tampil sebagai idola. Pancasona milik Apank dari Sidoarjo tampil trengginas dengan gaya sujudnya. Seabrek lagu mewah dari kecilan kolibrian hingga tembakan celilinan dan jenggotan dibawakan dengan fasih dan tuntas.

Benar-benar penampilan istimewa yang membuat Pancasona tampil sebagai idola. Tak heran bila akhirnya Pancasona mendapat koncer A di kelas Murai Batu Bebas Ohara.
Selain sukses dengan Pancasona, Apank juga sukses membawa Bukan Basa Basi meraih gelar juara 3 di kelas Murai Batu Ohara. “Siap ke Piala Raja dan BnR Award,” cetus Om Apank yang dikenal sebagai murai mania yang selalu fight di semua EO.

Idola lain di kelas murai batu adalah Kian Santang. Secara khusus di kelas ekor hitam, nama Kian Santang tak terbendung. Gacoan Mr. Mi’an AF Jepara tersebut tampil dengan sangarnya. Saat digantang langsung menyambar. Lagu kecilan hingga tonjolannya dibawakan dengan balutan volume kencang dan tembus hingga luar gantangan.
“Alhamdulilah, masih bisa silaturahmi dan sukses di lomba perdana Solo Vaganza Cup,” ujar Mr. Mi’an yang memberikan sinyal melanjutkan prestasi Kian Santang di Piala Raja, Pakde Karwo Cup, dan BnR Award.

Teguh Walet Tangerang yang datang dengan team terbaiknya di Blok Tengah sukses menancapkan dominasinya di Kota Solo dengan meraih gelar juara umum single fighter. Khususnya di kelas kenari, nama Walet SF berhasil mencetak double winner lewat aksi Shincan.
Poin tambahan kemenangan Teguh Walet diperoleh lagi dari beberapa jagoan lainnya seperti love bird Gendewa, murai batu Bintang Timur, dan beberapa lainnya. “Alhamdulilah, niatnya awalnya hanya ingin silaturahmi ke lomba Om Prio dan Om Rudy. Teryata pulangnya bisa membawa gelar juara SF,” ungkap Om Teguh seraya mengucapkan terima kasih kepada teamnya atas kemenangan di Solo Vaganza Cup.

30 kelas dan 1 kelas BOB (kelas love bird) tuntas terlaksana dari jam 10 pagi hingga jam 9 malam. Mr. Prio AK 47 dan Rudy NRS selaku tuan rumah, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya even perdana Solo Vaganza Cup.
“Terima kasih kepada semuanya. Tidak lupa, kami memohon maaf bila di sana-sini masih banyak kekurangan. Saran dan kritik demi perbaikan ke depannya, sangat kami harapkan dari semua rekan-rekan kicaumania,” pungkas Rudy NRS yang diamini oleh Mr. Prio AK 47.[Jtyk.Team]
Baca Juga : Daftar Juara Solo Vaganza Cup (3/9/17)








