
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran Komunitas Murai Batune Semarang (9/1) sudah tidak diragukan lagi pesertanya, setiap kali buka gelaran selalu didatangi ratusan kicaumania sehingga menjadi tantangan bagi kicaumania yang menurunkan jagoannya ditempat ini karena musuhnya selain banyak juga bukan burung-burung biasa yang menjadikan suatu kepuasan jika berhasil moncer digelaran Kombes ini.
Meningkatnya kelas cendet saat ini berdampak juga digelaran Kombes saat ini, terbukti kelas cendet saat ini selalu diikuti oleh lebih dari 25 peserta yang sebelumnya hanya kisaran 10 peserta. Dengan diangkatnya kelas cendet oleh BnR Satoe benar-benar berdampak di setiap gelaran baik latber hingga lomba taraf nasional. Hadirnya komunitas cendet mania di Semarang berdiri Pandanaran SF yang konsen di kelas cendet meski anggotanya hanya beberapa orang namun kiprahnya langsung menggebrak jawara dikelas cendet, terbukti digelaran ini dengan menerjunkan 2 jago pelapisnya berhasil menempati posisi runner up oleh Movistar dan diperingkat ke-4 diduduki oleh Black Out. “Memang kami tak pandang bulu siapa saja yang akan meramaikan kelas cendet kami siap membuka lebar-lebar pintu untuk bergabung dengan Pandanaran SF, saat ini sudah ada di beberapa tempat diantaranya Salatiga, Magelang, Jogja, hingga ke jawa timur tepatnya di kota Bojonegoro,”terang Teddy Bun ketua dari Pandanaran SF.

Terjadi transaksi dijang ini dikelas kenari, Bad Father meski hanya masuk 3 besar namun menjadi bidikan Sigit Nadaswara Grabag. Dengan mahar yang bisa dibilang cukup fantastis untuk sekelas latber Sigit Grabag rela mengeluarkan kocek 10 jeti demi meminang gaco milik Dhimas Putra Timoho. “Bad Father merupakan kenari jenis AF kelebihannya selain memiliki durasi full juga gaya mewah hanya gela gelo saat tarung dilapangan, semoga bisa membanggakan juragan barunya kedepannya,”ucap Dhimas Putra Timoho yang sering mencetak kenari jawara. Dalam kesempatan ini posisi puncak berhasil di pegang oleh Arie Probo dari Mega Bukit mas andalkan PAnji. (LamBanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Latber Komunitas Muraibatune Semarang (KOMBES) – (9/1/2016)


