
Mediabnr – Siapa yang tidak mengetahui agenda latpres spesial akhir bulan Lindu Aji BC Semarang, jadwal dimana para kicaumania dari berbagai wilayah berkumpul mengusung gacoan andalannya baik dari sekitaran Semarang hingga kota-kota disekelilingnya beradu kualitas di event lokal namun bernuansa lomba nasional ini.

Sudah dapat dipastikan semua kelas yang ada dihuni amunisi-amunisi handal dengan segudang prestasinya, baik dikelas utama VIP hingga Sejati sekalipun mereka tetap mendaftarkan gacoannya tersebut karena di sinilah ajang pembuktian kualitas yang sebenarnya. Seperti halnya pada akhir bulan Oktober ini tepatnya pada hari Jumat (27/10/2017), acara yang rutin digelar di Jl. Pusponjolo Selatan-Semarang Barat ini membludak pesertanya hingga luber ke rumah-rumah penduduk sekitar.


Tidak diragukan lagi kualitas Andi LA selaku Ketua, Yoyok LA selaku Pelaksana bersama jajaran crew serta tim juri paten Lindu Aji BC dalam menyuguhkan kompetisi lomba burung berkicau yang benar-benar fairplay dan disiplin non teriak, sehingga mereka selalu mampu menghadirkan berbagai lapisan kicaumania hingga antar kota untuk datang bersilaturahmi. “ Lindu Aji milik semua sedulur kicaumania. Di sinilah kita bersilaturahmi, guyub rukun, berkumpul, sharing demi kemajuan bersama, dan pastinya untuk meraih prestasi dengan menjunjung tinggi sportifitas,” ungkap Andi LA kepada media.

Benar adanya, setiap laga yang disuguhkan selalu meriah dan dapat berakhir memuaskan untuk semua pihak. Tak hanya kompetisi dikelas-kelas utama VIP saja yang seru, tapi dikelas-kelas lain seperti Bintang dan Sejati juga sungguh menarik untuk disimak dengan lahirnya jago-jago baru dari kicaumania. Seperti halnya dikelas Kenari Std Bebas Bintang, dimana Tweety amunisi milik Fia Lhekrec BC berhasil finish terbaik. Hadir dari kota Weleri, Kenthung yang terjun langsung mengawal penampilan Tweety memetik hasil maksimal lewat kualitas lagu panjang berdurasi aktif yang fasih dilantunkannya dengan volume keras untuk mengungguli performa rival.


Aksi Tweety ini diikuti kualitas Lezus milik Cris/Adit dari Mustika BF yang membayangi diposisi runner up dan Playboy besutan Eko dari Sisoca SF menyusul diposisi ketiga dengan perlawanan yang cukup sengit. Namun dikelas Sejati, Playboy mampu membalik keadaan dengan memaksimalkan seluruh kemampuannya hingga berhasil unggul dengan mutlak sebagai jawara tunggal.

Tak kalah meriahnya persaingan dikelas cendet yang diantaranya diikuti gaco nasional seperti Bramasta dan Explosive. Meski baru dipindah sangkar pagi hari tadi, Bramasta terlihat lebih nyaman dan mampu mengexplor kualitas materinya dengan maksimal hingga aksinya dapat menghipnotis perhatian tim juri yang bertugas, dan diakhir penilaian Bramasta lah yang dinyatakan layak menjadi yang terbaik. “ Nyoba sangkar sekalian pemanasan tampil di 8055 CUP besok Minggu,” jelas Jack Santos sang empunya.

Demikian pula dengan Putau, lovebird muda besutan Robert Buldoser mengusung bendera H5N1 Team yang tampil mewah disesi Lovebird Paud B Sejati. Meskipun belia, Putau telah menunjukkan potensinya yang sangat berkualitas dengan rentetan tembakan panjang yang dilontarkannya hingga berhasil finish terbaik. Kemenangan Putau ini menyempurnakan prestasi Seribu Pukulan, gaco milik Robert yang pada kelas murai batu telah berhasil memboyong tropy special Lindu Aji BC untuk kemenangan nyeri runner up disesi VIP dan Bintang.


Di akhir penutupan gelaran seluruh crew Lindu Aji BC bersama kicaumania berkumpul untuk acara rutin makan bersama sembari sharing pendapat guna mempererat kekeluargaan. “ Terimakasih atas partisipasi dan dukungan sedulur kicaumania semua yang telah mensukseskan setiap gelaran Lindu Aji BC, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila mesih terdapat kekurangan. Sampai jumpa di latber rutin Senin sore dan Jumat sore berikutnya,” ungkap Yoyok LA mewakili seluruh panitia yang bertugas. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Lindu Aji BC – Semarang (27/10/2017)


