RSC Peduli DPW Ronggolawe Boyolali

MediaBnR-Boyolali, Arena gantang burung berkicau RSC komando Dwi Londo dibilangan wilayah Simo-Boyolali menggelar latpres special bertajuk “Laga Amal” RSC Peduli pada hari Minggu (11/10), dimana seluruh hasil sumbangan dari kicaumania nantinya akan diserahkan kepada korban kebakaran di Ds. Walen, Simo-Boyolali. Ini bukti kepedulian kicaumania terhadap sesama yang sedang tertimpa kesusahan, tidak hanya egois berlomba menuruti kesenangan atau hobby saja tetapi juga saling membantu di masyarakat.

“ Terimakasih atas partisipasi dan dukungan teman-teman kicaumania semua, tujuan lomba hari ini adalah untuk membantu saudara kita Yuliyanto yang beberapa waktu lalu rumahnya kebakaran, mari kita sisihkan rejeki untuk sedikit membantu meringankan beban beliau. Berapapun hasilnya nanti, semuanya akan kita serahkan, semoga bisa bermanfaat,” ungkap Dwi Londo didampingi Om Pepi (Ketua DPW RN Boyolali) awal gelaran.

Persaingan cukup sengit tersaji di ajang hari ini dimana beberapa nama jawara terlahir sebagai yang terbaik. Diantaranya adalah cucak hijau Barakuda besutan Aconk-Sor Talok SF yang kembali mengulang kemenangannya pekan lalu untuk nyaris meraih predikat juara hattrick. Berawal dari burung rumahan saja yang sudah cukup lama dirawat sendiri oleh sang empunya, dan berkat ketekunannya dalam memoles Barakuda sukses mengawali kariernya di dunia lomba burung sejak tahun 2017 hingga saat ini tetap stabil, bahkan seringkali tampil merajai di event-event akbar.


Hasil silaturahmi crew Aji Solo Timur yang menaungi sekolah burung di wilayah tersebut juga cukup membanggakan, diantaranya lewat penampilan Gegana besutan Rudy yang sukses menorehkan prestasi double winner dikelas kacer. Ini menjadi salah satu bukti kepiawaiannya dalam memoles murid-murid didikannya untuk dapat bersaing ketat dengan sederet jawara lain yang juga turut memeriahkan laga amal ini.

Demikian halnya dengan hasil silaturahmi crew Monster Kicau yang hadir cukup jauh dari wilayah Kaliwungu-Kendal. Menurunkan duet amunisi gacoan andalannya yang juga telah banyak menorehkan prestasi wahid, yakni Puser Bumi dan Raja Mandau. Laga tarung dikelas kacer menjadi makanan sehari-hari Puser Bumi polesan Joko Martien, dan siang ini namanya pun kembali bertengger di tahta kejuaraan untuk menempati podium 2,3,3. Tidak hanya gayanya yang eksotic dalam bertarung, materi lagu isian serta volumenya juga patut diperhitungkan oleh kacer-kacer papan atas.

Sementara Raja Mandau yang ditangani oleh Lukman juga tak mau ketinggalan menorehkan prestasi, terutama saat berlaga disesi utama RSC dimana aksi roll tembak panjang andalannya sukses membawanya ke podium juara 3. “ Silaturahmi cukup jauh hari ini, dari daerah panas ke daerah dingin. Yah, otomatis harus menyesuaikan kondisi udaranya tapi Alhamdulillah masih mampu bersaing. Insya Allah, selanjutnya Monster Kicau bakal sering silaturahmi ke event-event luar kota, mohon dukungannya dulur semua,” ungkap Joko Martien didampingi crew.
Seperti biasa dipenghujung gelaran segenap panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah hadir. “ Sekali lagi terimakasih atas partisipasi dan dukungannya, kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan dan sampai jumpa di gelaran selanjutnya yang Insya Allah pekan depan ada inovasi baru dikelas burung kacer tiket 20 ribu rupiah berhadiah 750 ribu rupiah wajib sangkar ebod jaya dan menunjukkan kemasan produk pakan ebod. Tunggu apalagi, segera pesan tiket dan kami tunggu kehadirannya,” tutup Dwi Londo. (kiky)







