Giri Prasta Cup II

Bali – MediaBnR.com, Event Pameran dan lomba burung berkicau yang digelar di lapangan pusat pemerintahan kota Badung, Bali (05/11). Piala Gubernur Bali Giri Prasta Cup II yang sekaligus merayakan HUT Kota Mangupura yang ke VIII telah menelurkan para jawara dari semua kalangan.
Salah satunya ical, mahasiswa asal Madura yang menimba ilmu di kota Malang ini menyalurkan hobby burung berkicaunya hingga ke pulau Dewata Bali. Dengan membawa gaco Kenari ARUM SINOM yang didapatnya dari H. David Kartini Sumenep beberapa waktu lalu sukses meratakan kelas kenari bebas all size. Dengan mengandalkan lantunan lagu indah dan cengkokan cantiknya di lapangan Pemkot Bali ini, ARUM SINOM berhasil menyabet dua kali juara pertama dengan didampingi oleh rekan sejenisnya yakni si kenari HEINEIKEN.

Sebenarnya pada event akbar kota Bali kali ini, kiprah si ARUM SINOM sudah masuk dalam daftar pantauan tim Mr.Fajar Bali. Dengan selalu mengikuti pergerakan ARUM SINOM hingga membuktikan kualitasnya di atas gantangan yang berhasil menyabet beberapa kali juara di kelas kenari. Akhirnya ARUM SINOM sah dipinang oleh Mr.Fajar Bali sebagai salah satu amunisi barunya.

Selanjutnya dijalur Kekek mania ada lovebird DITO milik Mr.Rendy yang hadir sebagai tim P2BI. Dengan berhasil menguasai lapangan A dan lapangan B. Lovebird yang masih berusia 4,5 bulan ini termasuk salah satu dari hasil penangkaran milik Mr.Rendy sendiri yakni Ring Rendy cell. Dengan gaya nyeklek dan ngekek berdurasi 1 menitan, ia berhasil nyeri juara 1.

Begitupun kontestan tuan rumah yang juga bergelut di dunia kekekan ada Mr.Paijo yang tak ingin kalah dengan yang lain yang Juga ingin ikut membawa tropi istimewanya Giri Prasta Cup II. Dengan mengandalkan SAMSONS si Lovebird berbulu pastel ijo dan berdurasi 3 menit itu cukup sukses menempati posisi runner up kelas utama gelaran ini yang tiketnya seharga Rp.500.000, yakni kelas Lovebird Bupati Giri Prasta. Diakuinya menurut pemantauan selama berjalannya kelas itu si SAMSON sebenarnya berhak berada di podium tertinggi, namun pada akhirnya ia harus terima kemenangan yang didapatnya diposisi kedua, “ya mo gimana lagi, belom rejeki kali” ujarnya.
Disampaikan pula oleh Mr.Paijo bahwa sebenarnya lovebird kesayangnannya ini sempat di take over oleh pemain kenamaan di Jatim, namun akhirnya gagal disebabkan oleh beberapa hal yang dianggapnya tak sessuai kesepakatan.

Tak jauh beda dengan tim Gojir Sf. Setelah Sak Masek yang selama ini selalu diandalkan sebagai penyapu bersih kemenangan, untuk kali ini Sak Masek bisa dibilang gagal meraih kemenangan, akan tetapi bukan berararti hal ini tanpa alasan. Meski kali ini hanya sempat menduduki sekali podium juara 3. Namun seperti yang pernah disampaikan awak Media BnR beberapa waktu lalu bahwa prestasi Sak Masek semakin menurun karena ia dalam posisi dorong bulu besar, dan untuk kali ini Nampaknya lebih parah. Diketahui oleh Mr.Fauzi bahwa SAK MASEK semakin banyak bulu baru yang tumbuh.

Akan tetapi posisi tim Gojir Sf kali ini diselamatkan oleh si cucak ijo STROOM. Ya, cucak ijo yang sebenarnya dalam rencana mereka tidak diikutkan dalam gelaran ini, Namun setelah melihat kondisi SAK MASEK dan STROOM mereka memutuskan untuk mengalihkan tiket SAK MASEK untuk STROOM, akan tetapi usaha itu tak semudah yang direncanakan. Dari 9 tiket lovebird yang dumiliki tak bisa semua menjadi ditukar dengan tiket Cucak ijo, hanya dua buah saja yang bisa menjadi tiket Cucak ijo. Alhasil, hingga Hari H pun mereka maengusahakan untuk tetap mencarikan tiket untuk STROOM bisa tampil, dan memang rejeki masih menyelimuti tim Gojir Sf, setelah melewati beberapa kali negosiasi antar pemain pula, akhirnya STROOM bisa tampil di 5 kelas Cucak Ijo.


Begitupun perform STROOM yang seakan mengetahui usaha sang empunya yang memperjuangkannya untuk tampil di ajang yang bergengsi ini, ia membuktikan kerjanya diatas gantangan dengan full trokbul (ngentrok jambul) dibarengi dengan dominan muntahan cililin, dan cucak jenggotnya ia berhasil menguasai arena dengan torehan juara 1,1,2,3,7. “Alhamdulillah rencana dadakan kami, ternyata membuahkan hasil” ujar Mr.Hamam Jhon (salah satu punggawa Gojir SF).


Sedangkan tim PBC yang jauh hadir dari pulau jawa tepatnya kota Gresik Creme sukses membawa pulang tropi tropi kejuaraan Giri Prasta Cup II, termasuk juga tropi besar juara umum BC. Dari hasil Kemenangan gaco gaco andalan Abah Win seperti cendet MARZOCHI, murai Batu RAWA RONTEK dan BHASUDEWA, kenari TERORIS dan ONGIS NADE serta beberapa gaco rekan kicau mania yang juga ikut menyukseskan langkah tim PBC di pulau Dewata meraih juara umum BC. *Den!

