
MediaBnR – Tak bisa dipungkiri lomba besar burung berkicau Kapolda Cup Lampung 2016, minggu (23/10) di Halaman Kantor Gubernur Prov. Lampung menjadi moment sejarah dalam perkembangan dunia perburungan saat ini, pasalnya lomba yang memainkan 27 kelas, mampu tiket terjual 1798. Sebuah angka yang cukup fantastik mengingat baru kali ini lomba yang memainkan satu lapangan mampu menyedot animo peserta yang cukup membludak. Cuss Mania sebagai penyelenggara lomba berhasil memainkan perannya di kepanitian lomba, Kerja kerasnya di tim membuahkan hasil cukup baik.

Hampir semua kelas gantangan cukup padat, terkecuali di kelas kapas tembak, ciblek serta branjangan yang bukan menjadi target peserta yang hadir. Kelas favorit seperti murai batu, kacer, love bird 80 gantangan penuh yang dipakai panitia. Bahkan di kelas kenari diluar dugaan mampu menyedot peserta diatas 70 gantangan serta pleci. Lagi-lagi pemecahan rekor untuk di kepulauan Sumatera, Kalimantan yang belum pernah terjadi angka diatas 70 terlalui.
Kapolda Cup Lampung 2016 yang memakai juri JBI pusat dan Sumatera, secara keseluruhan mampu memainkan perannya dilapangan cukup baik dan tidak ada protes apapun, semua berjalan lancar dari awal sampai akhir. Gelaran Non Teriak, betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik dan peserta bisa menikmati jalnnya lomba.
Kicaumania yang hadir tidak hanya datang dari berbagai kabupaten diprovinsi Lampung, melainkkan dari provinsi Sumatera Selatan, mulai dari Baturaja, Tugumulyo, Prabumulih samapai ke kota Palembang mengirimkan beberrapa jagoan terbaiknya. Selain itu dari pulau Jawa seperti Jakarta, Banten sampai dari Bandung dan Garut membawa rombongannya, terutama di kelas Pleci.

Jalannya lomba berlangsung ketat dan menarik hampir di semua kelas yang terjadi. Murai batu menjadi tuah bagi Madu Bala jagoan M. Ramadhan dengan mencetak double winner di kelas begengsi Kapolda serta Wakapolda. Giliran Cobra dari palembangt di kelas Irwasda menjadi pemenangnya. Kelas kacer kembali menjadi milik Mandiri jagoan duet Adi-Juli ini kembaali mencetak hatrick dan terbendung dari lawan-lawannya. Penampilan istimewa diperlihatkan di kenari bebas, dimana terjadi pemecahan rekor full gantangan. Nama Yellow Monkey tak bisa dibendung dengan mencetak hatrick di 3 kelas yang dimainkannya. Sebelum di Ores Cup IV di kelas standard besar merebuit juara ke-1 dan 2. Pleci mania menjadi milik jawara NV 88 dengan borong juara dibeberapa kelas.


Pertarungan alot untuk memperebutkan terbaik di single fighter antara Ndan Bro dengan NV 88, memaksa panitia akhirnya memutuskan keduanya juara bersama. Sedangkan di bird club direbut KLI Lampung. (yudi)
BACA JUGA: Daftar Juara Kapolda Cup Lampung 2016 (23/10/2016)
GALERI:















