LOMBA PEKAT BERSATU CUP 1-BANJARBARU KALSEL

Perhelatan lomba burung berkicau Road To Gubernur Cup 2018 yakni Pekat Bersatu Cup 1 dikawal kru juri Oriq Jaya Kalsel berlangsung semarak. Ketua panitia Edi Susilo mengungkapkan dari 28 kelas mencatat 1.071 tiket terjual dimana kelas Murai Borneo dan Cucak Hijau masih merupakan kelas bergengsi disamping kelas lainnya.

Nama Alam Sakti burung Kenari andalan Adhit dari Cahaya 8 BC Banjarmasin menyabet predikat terbaik dengan torehan juara 1, 1 dan 2. Sementara Siti Misbah dari Ratik Wara SF juga sukses dengan besutannya Jabrik pada kelas Pleci dinobatkan sebagai Pleci terbaik.Untuk Love Bird Balibu ada Carlos milik Haji dari D2 Gerry juga menuai predikat terbaik.


Ronggo Lawe kepunyaan H. Solihin dari Indra SF Pelaihari tampil sebagai Murai Borneo terbaik. Prestasi Ronggo Lawe selepas masa mabungnya tancap gas dengan penampilan bagus.“ Burung kerja maksimal kita sudah bangga, apalagi bisa menyabet predikat terbaik,” ungkap Aris pengawal setia Ronggo Lawe sumringah.


Ada Sengkuni burung andalan DMC SF dari Bati-Bati yang dinobatkan sebagai Cucak Hijau terbaik. Lain halnya Rudy dari JPMRT SF Banjarmasin lewat besutannya Jaguar bersaing sangat ketat dikarenakan Jaguar selalu finish diposisi 5 besar, bahkan pada session ketiga Cucak Hijau menyabet juara pertama. “ Penampilan Jaguar kian hari semakin mantap dan bagus,” papar Rudy.

Datang dari kota Rantau yakni H. Haris dari 6789 SF juga tak mau kalah dalam hal mencatat prestasi jawara burung andalannya. Lewat Kejora pada kelas Love Bird Balibu finish di posisi juara 3 dan 9, Ada Kinta mencatat juara 2, Kararaban juga Juminten pada kelas Love Bird Dewasa. “ Selalu Eksis dan berpartisipasi pada setiap lomba menjadi komitmen 6789 SF,” ungkap H. Haris.

New Ronggeng kepunyaan Yono menyabet predikat Love Bird terbaik lewat aksi mencatat 2 kali juara pertama. “ Sukses yang dihasilkan New Ronggeng cukup menbuat kita senang dan gembira,” ungkap Yono dari Banjarbaru. Ketua pelaksana Wisnu mengatakan lomba kali ini berlangsung sampai malam hari tepatnya jam 19,30 Wita akan tetapi arena permanen Jordan Peramuan memiliki tempat strategis juga penerangan lampu cukup, sehingga tidak mengganggu pada jalannya lomba.
Baca Juga : Daftar Juara Pekat Bersatu Cup Banjarbaru – Kalsel (30/9/2018)


















