Pembuktian Kualitas Jawara Lintas Blok-Royal Merapi SF & DT. Dream Sengon Rajai Tahta

Tokoh-Tokoh penting gelaran Piala Danpomdam IV Ft 8055 Cup II SMG
Tokoh-Tokoh penting gelaran Piala Danpomdam IV Ft 8055 Cup II SMG

Mediabnr – Gelaran kedua 8055 Cup tahun ini sedikit berbeda dari tahun pertamanya, dimana kali ini H. Wahyu 8055 selaku Ketua Pelaksana berkolaborasi dengan kepanitia Danpomdam IV/Diponegoro komando Bp. Kolonel Salidin SH. M.Hum mengemas lebih mewah sebuah gelaran dalam rangka memperingati HUT Polisi Militer Angkatan Darat Ke-73 dengan tajuk Piala Danpomdam IV/Diponegoro Feat 8055 Cup II yang terselenggara di Pomdam IV/Diponegoro, Jl. Arteri Utara No.1 Kalibanteng-Semarang pada hari Minggu (30/6).

Dihadiri tokoh-tokoh penting setempat beserta jajarannya, gelaran yang dikawal oleh tim Juri BnR Indonesia siang hari ini berjalan lancar hingga meraih sukses dimeriahkan oleh para kicaumania lintas Blok yang begitu bersemangat turut andil berpartisipasi mendukung gelaran ditengah ramainya event bersamaan dihari tersebut.

Ajang bergengsi ini menjadi ajang pembuktian jagoan-jagoan kicaumania untuk mempertontonkan kualitas aksi terbaiknya. Diantaranya adalah Kramat kacer debutan anyar Foead Alaina dari IOS Team Kaliwungu-Kendal yang semakin hari semakin bertaji saja kualitasnya dalam bertarung. Roll tembak bervolume tembus sembari aktif memainkan ritme lagu isiannya, Kramat mampu merajai sengitnya persaingan dikelas utama kacer Wadek.

Sedangkan disesi selanjutnya yakni dikelas kacer Kadep giliran Mahadewa milik Dian SRG mengusung bendera Dt. Dream Sengon yang sukses memenangi pertarungan lewat kemapanan mental tarung serta kualitas di atas rata-rata materi unggulannya. “ Alhamdulillah, siang ini salah satu squad amunisi SRG Team bisa tampil membanggakan untuk ikut andil mensupport Dt. Dream Sengon,” ungkap Taqim Gayo mewakili.

Disesi paling bergengsi murai batu kelas utama Dekan nama Cerah milik Mr. G Karangawen terlahir sebagai jawaranya. Lewat aksi pamungkas berbalut materi mumpuni yang telah melekat dipundaknya, gaco lawas dengan segudang prestasi wahid ini kembali sukses menuliskan tinta emas. Bahkan di aksi keduanya saat berlaga disesi Kadep, Cerah menyempurnakan kemenangannya untuk menyabet predikat double winner.

Podium runner up dengan selisih tipis point bendera koncer dikelas utama ekor panjang ini mencuat nama Dollar besutan Budi Solusindo yang juga tak kalah hebat performanya dalam mengexplore materi tarung. Kefasihannya memainkan roll irama lagu isian disertai tembakan-tembakan kasar yang komplit kembali dipertontonkan sebagai pembuktian jati dirinya layak disegani. Tak hanya Dollar, Solusindo Team yang siang ini mensupport Dt. Dream Sengon juga sukses menorehkan tinta kemenangan lewat aksi Monaco polesan Rori yang finish terbaik diperingkat III kelas kenari Kadep.

Satu point mutlak sukses digondol oleh Arya milik Anang H-AA SF Batam dikelas murai batu Wadek. Setelah cukup lama bertapa untuk menyulam jubah barunya, turun perdananya siang ini Arya langsung mengancam dengan bongkaran dahsyat lagu isian pamungkas yang tak mampu diimbangi rival saat itu. “ Uji arena perdana pasca mabung Arya sudah cukup memuaskan, semoga kedepan lebih mapan lagi dan bisa kembali stabil mewarnai tahta juara murai batu papan atas,” ujarnya.

Jambrud sebagai salah satu cucak hijau papan atas milik Bp. Yanto BKBC yang selalu disegani disetiap laganya ini juga tak mau ketinggalan untuk menambah pundi-pundi prestasinya. Setelah sukses menaklukkan sederet event akbar sebelumnya, Jambrud siang ini kembali tampil mempesona untuk menyabet juara nyeri runner up. “ Mungkin hokinya baru diangka 2 karena kalah tos nomor gantangan terkecil. Yah harus selalu bersyukur apapun hasilnya yang terpenting adalah silaturahmi, semoga kondisi Jambrud tetap terjaga baik untuk bisa terus berpartisipasi di gelaran-gelaran akbar selanjutnya sampai Presiden Cup nanti,” papar Jikano sang arsitek.

Dt. Purwodadi Award III diwakili Orla Pram beserta rekan-rekan lainnya berhasil menghantarkan pendatang baru bernama Jago Merah ke podium juara III dikelas burung anis merah. Meski bersaing dengan para senior yang telah banyak menelan asam garam kompetisi nasional, Jago Merah mampu berbuat lebih untuk menyetarakan kualitas. “ Jangan lupa rekan-rekan semua kami tunggu partisipasi dan dukungannya di gelaran Purwodadi Award III tanggal 28 Juli 2019 mendatang,” ujarnya.

Hasil silaturahmi Robert Pantau Jogja mengusung dua amunisi bernama Ra Aturan dan Ra Ngenyang cukup memuaskan melihat cukup jauhnya perjalanan yang ditempuh. Hwa Mey Ra Ngenyang hasil take over dengan harga cukup fantastis di event LBC Cup lalu mampu mencuri perhatian untuk finis di podium juara II dan III, disusul cendet Ra Aturan yang merapat di podium IV.

Saling support untuk mewujudkan kolaborasi nan solid, Robert Pantau dan crew Paul Intan-Royal Merapi SF sukses mengibarkan namanya ke puncak tahta juara umum Single Fighter yang hasil perolehan pointnya mutlak dari raihan gacoan sendiri. Diantaranya disumbangkan oleh duet Hiroshima feat Kyoto yang mutlak merajai kompetisi dikelas Hwa Mey, disusul Jazz yang juga finish terbaik dikelas kenari kecil, dan kemudian disempurnakan oleh Starling yang aksinya tak terbendung dikelas anis merah Kadep.

Loyalitas Joko Bonita patut diacungi jempol dimana disetiap pekannya beliau selalu hadir bersilaturahmi serta menggalang dukungan di beberapa event mengusung bendera Dt. Dream Sengon yang ternyata begitu besar mendapat antusias dari rekan-rekan kicaumania. Mereka ikhlas tanpa paksaan untuk mensupport penuh lewat sumbangsih point raihan yang telah ditorehkan gacoannya menggunakan alamat Dt. Dream Sengon hingga dapat memenangkan posisi terbaik juara umum Bird Club sebagai bentuk dukungan pada gelaran akbar yang akan dihelat 18 Agustus 2019 ini. Diantaranya lewat prestasi cucak hijau Saleho milik Topan yang diusungnya finish juara I dan III ditambah sederet nama gacoan lainnya yang juga tampil mendominasi.

Tak sia-sia meluangkan waktu hadir dieven Boss Cup 2 ini punggawa Taman 78 yakni Mr Wowok melihat secara langsung kinerja gaco-gaco andalannya yang selama ini ditinggal berlayar mampu merebut juara teratas di kelas Kanari Std Bbs Kadep dengan andalannya Sengketa. “Ya pas saja kapal saya bersandar di Batam, langsung saja saya terbang ke Semarang untuk hadir dieven bapak Wahyu 8055 SF, Alhamdulillah lelah saya terbayar melihat gaco-gaco saya moncer,”ungkap Wowok yang sore itu langsung cabut terbang ke Batam. Dengan posisi yang sama dikelas Kenari Std Bbs Jendral muncul nama Si Kopet milik Susanto dengan mengusung Dt. Dream Sengon.

Kelas love bird Kadep berhasil digenggam oleh Thanos milik Dwi Sis Executive BC yang dikawal secara langsung oleh Benny Interior, dibawahnya tercantum nama Kubota yang sudah tidak asing lagi jagoan milik Rakasiwi punggawa dari BPOP Team ini juga berhasil naik peringkat dikelas Jendral menjadi yang terbaik.

Sudah tak asing lagi nama Paku Alam  cucak ijo milik Mr. GF Parfum Bolomanuk ini sudak tak diragukan lagi prestasinya, dari berbagai gelaran dan berbagai EO semua sudah dijajakinya semua berhasil di sambanginya dengan hasil yang memuaskan. “Saya memang ga pandang siapa EO nya kalau saya srek pasti saya berangkat karena yakin dengan burung – burung andalan saya mampu bersaing dan sudah teruji dieven-even besar,”papar Mr. GF Parfume Bolomanuk yg berhasil menguasai kelas Kadep.

Boja Mandiri SF milik Mr. Kamto dimana sudah di regenerasikan oleh putranya Dicky juga bernyali dieven ini dimana jagonya Rimba Sakti berhasil menempati posisi runner up dikelas Kadep dengan materi yang mewah serta action gayanya sangat memukau saat berlaga.

Cakra Khan cendet yang selalu hadir dievent-event akbar kembali turun dieven ini, namun ada insiden saat kan digantangkan namun dengan sigap mampu teratasi oleh pemiliknya. “Yah masih saya setting dilapangan tiba-tiba cakra khan keluar saat tangan saya masuk mau ambil makanannya, langsung saya kejar untungnya hanya terbang rendah dan berhasil saya tangkap sampai saya ga tau kalau kacamata saya lepas dijalan. Saya kira dia ga mau kerja karena setelah lepas menjadi galak saat disangkar selalu ngejar-ngejar,”aku Brian Hino dengan penuh kecemasan.

“ Alhamdulillah, meski banyak sekali event besar dihari ini, keseluruhan acara dapat terlaksana dengan lancar dimeriahkan oleh dukungan kicaumania yang sangat luar biasa. Terimakasih atas partisipasi dan dukungannya, tak lupa kami memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan event kali ini, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Semoga di event selanjutnya kami mampu lebih baik lagi menyuguhkan yang terbaik untuk rekan kicaumania semua,” tutup H. Wahyu 8055 mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas diakhir gelaran. *team

Petoxs stabil selalu jawara lintas EO milik Dono Pandawa SF
Penggantangan simbolis oleh Danpomdam IV Diponegoro
Paku alam tak kenal lelah sebelum genggam juara teratas debutan Mr GF Parfum Bolomanuk
Kramat milik Foead Alaina IOS Team sapu kelas utama kacer
Kestabilan Jambrud banggakan sang empunya, Bp. Yanto BK
Kolaborasi solid crew Royal Merapi feat Robert Pantau
Joko Bonita & Taqim Gayo sukses kawal kemenangan Dt. Dream Sengon
Jago Merah kibarkan bendera Dt. Purwodadi Award III 28 Juli 2019
Dollar & Monaco besutan Solusindo Team banggakan Dt. Dream Sengon
Crew Taman 78 sukses tunjukkan Sengketa & Dipsy
Crew Royal Merapi SF rayakan kemenangan juara Single Fighter
Cerah milik Mr. G Karangawen sabet double winner
Brian Hino masih andalkan Cakra Khan andalannya
BPOP Team yg digawangi Raka bertaji andalkan Kubota
Bp. H. Wahyu 8055-Ketua Pelaksana
Badai milik Irwan BFT Semarang masih mampu bersanding
Arya milik Anang H AA SF Batam stabil di puncak tahta juara
Thanos meroket ditangan Benny Interior usung Executive BC
Tangan dingin Jikano hantar Jambrud nyeri runner up
Support SRG Team usung Dt. SRG Cup II 1 September 2019
Sumpah JBI sebelum bertugas
Sukma Titut-Ketua OBI Semarang
Squad solid kemenangan Dt. Dream Sengon
Silaturahmi Robert Pantau usung duet Ra Aturan & Ra Ngenyang
Si Kopet milik Susanto kuasai kelas Jendral usung DT. Dream Sengon
Sambutan Danpomdam IV Diponegoro Bp. Kol. CPM Salidin SH. M.Hum
Saleho milik Topan kawalan Joko Bonita nyars nyeri
Rimba Sakti milik Dicky Boja Mandiri SF duduki Runner Up dikelas Kadep