
Surabaya (MediaBnR.Com) – Memasuki tahun 2016 hingga menjelang pertengahan tahun ini, panitia gantangan BnR Surabaya terus disibukan dengan sejumlah agenda besar yang terus bergulir hampir setiap bulannya. Beberapa gelaran baik pribadi atas nama BnR cabang Surabaya maupun kerja bareng dengan beberapa komunitas burung berkicau sukses terselenggara. Diantaranya dengan STH Team Surabaya dan Jawara BC.
Di bulan Kartini ini, BnR Surabaya kembali melangsungkan gelaran dengan tajuk April Ceria BnR Satu Hati, Minggu (10/4/2106). Animo peserta tak kunjung surut, meski jadwal lomba pekan kemarin terbilang padat. Didominasi kicau mania akar rumput, gelaran pekan kemarin berjalan lancar hingga akhir gelaran.

Namun persaingan di 21 kelas berlangsung sengit. Kelas Love Bird masih menjadi kelas favorit yang mampu mendatangkan massa dari berbagai BC, SF maupun perorangan. Tetapi pada gelaran pekan lalu, kelas Murai Batu mampu menyita perhatian panitia. Pasalnya di dua kelas yang dibuka. Jumlah peserta diatas perkiraan panitia. “Gantangannya nyaris penuh,” ujar Budi Robot ketua panitia.
Sedangkan di 6 kelas Love Bird termasuk 1 kelas Ring, perebutan puncak juara tak ada yang abadi. Para peserta saling berbagi podium puncak. Hanya Love Bird Magdalena besutan H. Buang Ngegas Surabaya yang mampu meraih juara satu ganda alias double winner.
Diantara pecinta burung paruh bengkok yang hadir. Pekan kemarin menjadi hari mujur bagi Eko TPI Mesin LB Surabaya. Pasalnya diantara besutan yang diturunkan mampu membawa nama timnya bertengger di puncak klasemen juara. Diantaranya Penjuru yang meraih juara dua dikelas A dan Cokro juara dua kelas C dan juara satu kelas E. Tetapi tiba saatnya sesi BOB digelar. Performa Penjuru yang berada digantangan 05 dan Cokro digantangan 43 mampu memukau juri. Alhasil diakhir penilaian, Penjuru dinobatkan sebagai juara satu dan Cokro juara dua Love Bird BOB. “Penjuru ini yang dulu juara BOB digelaran Pangeran Enterprise mas,” ujar Eko TPI dengan wajah semringah.


Selain itu, rasa puas pun nampak pada kru SCBC (Sabtu Ceria BC) Surabaya. Kala itu H. Ilyas yang dipercaya Ipung SCBC untuk mengawal Cucak Hijau Jabrik dan Gladiator. Turun didua kelas sekaligus. Dua amunisi tersebut mampu menampilkan performa maksimal. Tak ayal juara satu dan dua mampu direbut Gladiator yang mengandalkan tonjolan greja, cililin dan platuk. “Selanjutnya disiapkan ke even-even bergengsi,” terang H. Ilyas sembari mengatakan salah satu dari gaco tersebut sudah ada yang menawar hingga 15 jeti.
Pasca gelaran ini, gantangan BnR Surabaya akan terus menggulirkan gelaran bergengsi. Diantaranya agenda yang sudah ditetapkan bulan Mei mendatang adalah gelaran D’Champ yang rencananya dilaksanakan secara marathon di beberapa kota Jawa Timur. “Diawali disini (gantangan BnR Surabaya, Bengrah Paldam V Surabaya). Selanjutnya road show di beberapa kota Jatim,” terang Budi Robot. (stf)
BACA JUGA: Daftar Juara April Ceria BnR Satu Hati (10/4/2016)


