Pertarungan Seru Halilintar 21 VS Buaya Buntung

Suasana Lomba Syahrujani Cup 2016-Amuntai Kalsel
Suasana Lomba Syahrujani Cup 2016-Amuntai Kalsel
Suasana Lomba Syahrujani Cup 2016-Amuntai Kalsel

Amuntai (MediaBnR.Com) – Mendekati detik-detik akhir menjelang bulan Suci Ramadhan, digelar lomba ocehan bertitel “Syahrujani CUP 2016“ Minggu, 29 Mei 2016, berlokasi di lapangan Pahlawan kota Amuntai, Kalimantan Selatan dan diserbu pserta dari Kalsel, Kaltim juga Kalteng.

Nama-nama yang sudah beken baik jenis burung Murai Batu, Kacer, Cucak Hijau, Love  Bird dan jenis burung lainnya bertarung untuk menjadi pemenang sekaligus terbaik. Dari 30 kelas menghasilkan..tiket terjual walau cuaca panas sepanjang perlombaan, tak menyurutkan kicaumania yang hadir. Syahrujani ketua panitia juga Ketua DPRD Hulu Sungai Utara berhalangan hadir diwakili anak tercinta Gusti Fauzi Rahman untuk melakukan penggantangan burung perdana, tanda dimulainya lomba. Kinerja kru juri Independent bertindak Fairplay sebagai pengawal lomba di arena, alhasil protes dari peserta minim.

Gusti Fauzi Rahman, melakukan penggantangan perdana
Gusti Fauzi Rahman, melakukan penggantangan perdana

Pada kelas Love Bird A Adelian, Red Borneo andalan H. M. Sabir dari Senaken Sf Tanah Paser Kaltim tampil apik untuk meraih podium pertama. Tak hanya itu, Red Borneo juga menyandang predikat Love Bird terbaik dengan prestasi double winnernya. “Red Borneo merupakan Love Bird kesayangan kita, jadi untuk pindah tangan agaknya susah, walau banyak yang berkenan memilikinya,” ungkap H. M. Sabir.

Lain halnya pada kelas Murai Borneo, terjadi pertarungan seru antara 2 burung yakni Halilintar 21 milik Agus Alay dari Amandit Dwi Warna Bc dengan Buaya Buntung punya Yudha dari Satria Muda Bc. Sama-sama mendulang 2 kali posisi pertama, 1 kali posisi runner up akan tetapi Halilintar 21 bisa menoreh prestasi 2 kali finish di posisi juara 3. Sementara Buaya Buntung hanya meraih juara 3 sebanyak 1 kali, tak ayal Halilintar 21 menyabet Murai Borneo terbaik. Dari perolehan point yang begitu tipis menandakan kualitas yang dimiliki burung diatas sangat berimbang juga stabil. “Syukur Halilintar 21 bisa memperoleh hasil maksimal karena selalu mencatat 3 besar pada setiap kelas yang diikutinya,” papar Agus Alay sumringah.

Juara Umum Bird Club disabet Amandit Dwi Warna BC begitu sulit dibendung karena hampir pada setiap kelasnya menduduki Jawara, sedangkan Juara Umum Perorangan disabet H. Dian dari Banjarmasin. Diakhir acara Gusti Fauzi Rahman mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicaumania atas berpartisipasi sampai jumpa dilain waktu. (Eddy Wang)

BACA JUGA: Daftar Juara Syahrujani CUP 2016 (29/5/2016)


Dayat (kiri) Hadirkan pertarungan sengit
Dayat (kiri) Hadirkan pertarungan sengit

 

Burung Terbaik, Prestasi membanggakan
Burung Terbaik, Prestasi membanggakan

 

Amandit Dwi Warna Bc, sikat Juara Umum Bird Club
Amandit Dwi Warna Bc, sikat Juara Umum Bird Club

 

Ahmad Fanany, Se (tengah) & Kru Senaken Sf Tanah Grogot    Kaltim
Ahmad Fanany, Se (tengah) & Kru Senaken Sf Tanah Grogot Kaltim

 

H. M. Sabir (kedua Kiri) Red Borneo kembali sabet Love  Bird terbaik
H. M. Sabir (kedua Kiri) Red Borneo kembali sabet Love Bird terbaik

 

H. Dian Banjarmasin, gengam Juara Perorangan
H. Dian Banjarmasin, gengam Juara Perorangan

 

Gusti Fauzi Rahman & Istri tercinta, menampung aspirasi    kicaumania
Gusti Fauzi Rahman & Istri tercinta, menampung aspirasi kicaumania