Theo Cup 1 Ambarawa
Peserta Membludak, Serapan SF Mendominasi Kenari – Pajero Stabil, Devi Motor SF & Permata BC Juara Umum

Media BnR – Theo Cup 1 support penuh RM. Bintangan owner Mr. Agus selaku punggawa Bintangan Single Fighter ini sukses terselenggara dengan sangat meriah dibanjiri kehadiran kicaumania dari berbagai sudut wilayah untuk ngumpul satu titik di arena PPBA kota Ambawara pada Minggu 28 Januari 2024.


Tentunya hal ini tak lepas dari persiapan serta kesiapan pihak panitia yang benar-benar matang mengemas segala sesuatunya dengan baik untuk dapat menjamu kicaumania dihari H tersebut. Selain itu, koneksi luas Bintangan SF yang selama ini memang cukup dikenal aktif menyambangi dan menjalin silaturahmi ke berbagai gelaran lintas EO juga menjadi point plus, maka tak heran apabila di event Theo Cup 1 pesertanya bisa membludak.

“ Tajuk yang kita angkat adalah putra kami, tentunya segala sesuatunya haruslah yang terbaik. Terimakasih rekan-rekan kepanitiaan yang telah all out mensukseskan gelaran hari ini, dan juga terimakasih kepada seluruh kicaumania yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, atas doa, dukungan, serta partisipasinya di event Theo Cup 1,” ungkap Mr. Agus didampingi keluarga pada sambutannya diawal lomba.

Secara umum keseluruhan gelaran hari ini dapat terlaksana dengan baik, kondusif dan minim komplain. Sederet gacoan peserta yang berlaga juga benar-benar tereksekusi dengan tepat oleh tim juri yang bertugas sesuai fakta lapangan. Diantaranya duet amunisi kenari milik H. Alik Serapan SF Pati yang ditangani oleh Wawan, yaitu Mandalika dan Galaxy yang kualitas keduanya cukup mendominasi persaingan. Seni dan keindahan postur ditopang kuat materi pembawaan lagu, volume, serta durasi kerja Mandalika nyaris diganjar podium double winner, sementara perform apik Galaxy sukses memposisikan diri di podium juara 2 dikelas yang berbeda.

Hasil cukup maksimal juga diukir oleh duet amunisi yang diusung Agung Nasya SF Weleri hari ini, yakni lewat nama Pajero yang sukses menyabet podium juara 2 dan 3 dikelas murai batu lewat tampilan aksinya yang memukau, diisusul Mahadewa yang nyaris finish double winner dikelas kacer. “ Untuk perform kinerja kedua amunisi hari ini sudah cukup bagus, sayangnya Pajero belum maksimal juara 1, hanya juara 2 dan 3 tok mas. Pas juara 2 tadi kalah 20 point, Pajero koncer A2 pointnya 200 kalah dengan koncer A1B3 pointnya 220,” jelas sang punggawa kepada mediabnr.com.

Crew Devi Motor berhasil memenangi kompetisi ketat yang berlangsung dalam memperebutkan puncak podium bergengsi juara umum Single Fighter. Hal ini tentunya bukan sesuatu yang baru bagi Devi Motor, melihat track record pencapaiannya yang memang sudah sering kali menyabet predikat prestasi ini, dan tentunya juga ditunjang dengan kualitas segudang koleksi amunisinya yang memang bukan kaleng-kaleng untuk bisa mengumpulkan pundi-pundi point terbaik.

Demikian juga dengan Permata BC asal kota Ambarawa sendiri yang memang tampak kompak berkolaborasi lewat amunisi besutannya masing-masing hingga pengumpulan pointnya yang menggunung tidak dapat dikejar lagi oleh rival. Alhasil, pada penutupan kompetisi perebutan podium juara umum Bird Club, Permata BC sukses bertengger di puncak tahta kejuaraan. “ Sukses untuk Bintangan SF dengan gelarannya Theo Cup 1, semoga selalu bersinar kedepannya. Terimakasih tim Permata BC dan juga semua kicaumania yang telah mensupport Permata BC bisa meraih juara umum,” ucap kompak crew Permata BC. (kiky)






