Latpres Telaga Enterprise

Cibinong (30/09/2018) – Banyak anak banyak rezeki, begitulah pepatah orang tua dahulu. Pro kontra memang ada jika kita kaitkan dengan kondisi saat ini yang mana pengeluaran baik itu biaya hidup dan lain-lainnya terus membayang-bayangi kita setiap waktu, tapi pada dasarnya kita harus selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita karena seberat apapun rintangan yang kita jalani akan terasa indah pada waktunya jika kita menjalaninya dengan hati yang bersih dan ikhlas.

Seperti halnya yang terjadi pada Mr Usup dari Pasar BC, memiliki amunisi murai batu yang ia jagokan dan murai batunya ini diberi nama 4 putri dengan alasan karena ia telah dikaruniai 4 orang putri yang telah melengkapi hidupnya hingga saat ini. Dengan pola rawatan yang terbilang sangat sederhana dan penuh kesabaran akhirnya dapat berbuah manis, karena pada perhelatan latpres yang ia ikuti berhasil meraih juara ke 1 dikelas utama Telaga Raya.

Sementara dikelas Cucak Hijau, tampil memukau amunisi Chaplin milik Dedy dari Cibinong. Pesonanya mampu menggeser para rivalnya saat berada diatas gantangan. Bahkan hampir semua sesi yang ia ikuti selalu berada ditangga juara, dan dapat dipastikan amunisinya sudah sangat layak untuk berekspansi saling mengadu kualitas dengan para jawara-jawara lainnya dikelas Nasional. Tidak hanya itu saja, karena dikelas Cucak Hijau Telaga Raya pun amunisi Suasana Baru dan Jesse besutan Alaika dan Mr Dedy ini telah membawa nama harum Ciriung SF.

Pasukan Leopard BC berhasil menambah kembali goresan sejarah prestasinya yang sudah dijalani selama ini, banyaknya amunisi yang meraih prestasi pada gelaran latpres ini layak disebut jawara sejati. Dikelas murai batu Sahabat Telaga, amunisi Peterpan milik Mr Shindu berada di posisi ke 1, kemudian murai batu Katana milik Anto DKP berada di posisi runner up dikelas Telaga Raya, dan dilengkapi juga oleh amunisi Vimex milik Teddy yang sukses meraih juara ke 1 dikelas Telaga Cibinong. Bukan hanya ke 3 amunisi itu saja yang meraih juara, namun masih banyak lagi amunisi yang lain berada di jajaran tangga juara.

Solidaritas kerjasama yang apik antar sesama anggotanya jadikan pasukan Roter Team tampil gemilang dikelas Love Bird, baik itu dikelas Balibu atau juga dikelas dewasa semuanya hampir mendominasi dipodium juara. Love bird SM-8 milik Rizki E berada di posisi runner up dikelas A yang akhirnya dibayar tunai dikelas C dengan meraih juara ke 1, kemudian amunisi Salsa Jr milik Dodi yang juga masih besutan Roter Team berada di posisi ke 1 atas lawan-lawanya. Keistimewaan amunisinya yang memiliki durasi panjang juga rajin ngekek saat berada diatas gantangan.

Atas nama panitia dan JIP mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan kicaumania yang telah hadir juga apresiasi penuh dari Tim Media BnR untuk para juara dengan memberikan piala eksklusif persembahan dari media BnR. (RD)


