BnR Kudus
Piala Kota Kudus 2022 Meriah & Sukses Dibanjiri Kicaumania, NRD SF Pati & HW BC Jakarta Mendominasi Tahta Juara Umum

Media BnR – Minggu (27/11/2022). Setelah sekian lama vakum dari hingar-bingar pelaksanaan gelaran lomba burung berkicau akibat dampak pandemi covid19, Museum Kretek-Kudus yang sudah melekat sebagai icon lokasi favorit kicaumania untuk event rutin ataupun event akbar BnR Kudus ini, hari ini kembali menggeliat lewat kehadiran ratusan kicaumania lintas kota lintas blok yang membanjiri setiap sudut lokasi. Tak lain semangat membara kicaumania ini untuk memeriahkan gelaran akbar Piala Kota Kudus 2022 sebagai helatan perdana yang dikemas apik oleh panitia komando Mas Risma (Penanggungjawab) , H. Bagus Laksono (Ketua Pelaksana) dibantu Agung Qpit – Ketua OBI Magelang dan M. Arief – Ketua BnR Kudus (Ketua Panitia).

Persiapan serta kesiapan panitia patut diacungi jempol, dimana hasil kerja keras serta kolaborasi solid selama ini mampu menciptakan sebuah gelaran yang meriah dan sukses untuk dapat menjamu dan memanjakan peserta kicaumania lewat kemasannya yang ekslusive bertabur hadiah dan tropy mewah khas icon kota Kudus. “ Mungkin ini menjadi event perdana saya di dunia hobi burung kicauan dan kebetulan juga event perdana terselenggara di Museum Kretek, tentunya moment yang sangat berkesan dan semoga event prestige ini untuk selanjutnya bisa menjadi event tahunan di kota Kudus dengan kemasan yang lebih baik lagi dari hari ini, Insya Allah kita matangkan lagi di Piala Kota Kudus 2023,” ungkap Mas Risma yang juga sudah seringkali menggelar event di dunia otomotif ini.

Meski berbarengan dengan event besar EO lain di kota tetangga yang tajuknya juga fenomenal, kemudian jaraknya tidak begitu jauh, ditambah lagi dipertengahan jalan gelaran diguyur hujan lebat yang terus menyelimuti hingga akhir acara, keseluruhan agenda gelaran hari ini dapat terlaksana dengan sukses dimeriahkan peserta yang tetap setia dan selalu nyaris memenuhi gantangan disetiap sesi yang ada meskipun fight di track basah.

Solidnya crew yang jelas terpapar sejak awal dimulainya gelaran mengumpulkan pundi-pundi prestasi, baik lewat hasil performa sederet amunisi sendiri ataupun kolega kicaumania yang sebelumnya telah satu suara mensupport penuh bendera HW BC pimpinan Firman HW atau yang beken dengan sapaan Mas J dari kota Jakarta ini, terus konsisten berjuang hingga akhir dan sukses memuncaki tahta juara umum Bird Club.

“ Luar biasa perjuangan hari ini, semua amunisi bisa tampil maksimal meskipun main di track basah hingga pada finalnya bisa memboyong pulang trophy juara umum Bird Club ke Ibu Kota. Terimakasih semua crew HW BC dan juga seluruh rekan-rekan kicaumania semua yang telah berkolaborsi solid dan saling support sejak awal hingga tuntas gelaran. Pencapaian hari ini menjadi motivasi kami untuk kedepan bisa terus semangat berprestasi dan menjalin silaturahmi di event-event selanjutnya,” pungkas Mas J kicaumania kelahiran asli Kudus yang saat ini berdomisili di Ibu Kota ini.


Eksistensi prestasi squad inti sebagai garda terdepan amunisi dari NRD SF asal kota Pati pimpinan Naufal ini tak hanya cemerlang di level nasional saja seperti di SMM dan Masterpiece, tetapi pelapis-pelapis amunisi lainnya juga memiliki kwalitas wahid dan mampu mentereng di skala regional. Terbukti, hari ini menurunkan beberapa gaco dikelas cucak hijau dan murai batu, semuanya sukses tampil membanggakan. Salah satunya adalah Hipnotis yang berhasil menorehkan prestasi juara 1,2,3 untuk menghantarkan sang punggawa memuncaki podium juara umum Single Fighter. “ Alhamdulillah, silaturahmi hari ini mendapat bonus yang berlebih, sehat selalu kicaumania sampai jumpa di event-event selanjutnya,” ungkapnya didampingi crew.

Tampil bersinar ditengah ketatnya kompetisi di gelaran akbar hari ini terlahir nama Shiva yang notabene adalah salah satu squad inti amunisi sarat prestasi di event-event prestige dari Anton Tepos asal kota Jepara. Turun dikelas utama cucak hijau Big Show tiket 550K, aksi dahsyat Shiva yang dominan dengan gaya khas jamtrok disempurnakan fasihnya tembakan variasi isiannya yang panjang-panjang berpower keras tak mampu dibendung lawan-lawan hebat lainnya. Hasil akhir pun menentukan aksinya sebagai yang terbaik untuk layak menempati puncak podium juara. “ Alhamdulillah, Shiva kembali sukses tampil membanggakan untuk terus konsisten mendulang prestasi di laga-laga kolosal seperti ini, semoga kedepan akan lebih indah lagi,” pungkas sang mekanik mewakili Anton Tepos yang hari ini berhalangan hadir.

Disusul aksi gacoan yang juga sangat memukau dari Yus IMI punggawa Poetra IMI, yakni lewat nama Hanzo yang fasih mengeksplore kwalitas materi di atas rata-ratanya untuk dapat sukses mengantongi predikat juara double winner dikelas murai batu Abiyoso dan BnR. Ternyata track basah tidak mengurangi sedikitpun performa Hanzo, ini bukti bahwasanya burung kwalitas tidak gentar menghadapi cuaca apapun. “ Dulu juga pernah main di PBI Semarang dengan tajuk gelaran D’Pongs Bird Festival, saat itu juga turun hujan dan Alhamdulillah Hanzo point juara 1 juga,” papar sang mekanik.

Tak kalah dahsyat penampilan dari squad gacoan milik Saprol Jaza selaku punggawa PKJ SF Pati yang hari ini menurunkan duet murai batu Sabda Alam dan cucak hijau Panglima. Meski pekan lalu sudah digembleng mengikuti event di beberapa kelas sekaligus, perform keduanya hari ini masih tetap konsisten dengan balutan materi terbaiknya. Sabda Alam yang mengikuti laga di kelas murai batu Big Show dan Abiyoso masih ketat memberikan perlawanan untuk dapat finish di podium juara 2 dan 4, disusul Panglima yang bertengger di posisi juara 6 sesi cucak hijau Abiyoso. “ Intinya silaturahmi, soal juara itu bonus,” tegas sang punggawa.

Kemudian berlanjut dikelas kacer, seperti kita ketahui di wilayah Pantura ini persaingan hitam putih atmosfirnya cukup memanas dimana kacer-kacer jawara nasional banyak terlahir dari sini. Salah satu diantaranya adalah Predator orbitan Kepu asal kota Kudus sendiri yang hari ini tampil dominan lewat tampilan aksinya yang eksotic dengan balutan materi istimewa disemua segi penilaian. Hasilnya pun bisa ditebak melihat performnya di atas arena, Predator sukses memuncaki podium juara.

Dipenghujung gelaran segenap jajaran panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicaumania dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu karena begitu banyaknya yang telah turut serta berpartisipasi, mensupport, sekaligus mensukseskan gelaran Piala Kota Kudus 2022 hari ini. “ Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan, sampai jumpa di event selanjutnya,” tutup H. Bagus diakhir gelaran. (kiky)




