
Salatiga (MediaBnR.Com) – Gelaran para Bosganer Salatiga yakni komunitas pecinta murai borneo/murai gembung, untuk kedua kalinya di gantangan Kembar BC pasar Kembang Sari, Salatiga, lebih semarak dibanding gelarannya yang pertama, Minggu (21/8). Selain dihadiri dari Bosganer cabang kota lainnya, juga dihadiri langsung pendiri Bosgan Pusat dari Jakarta yakni Mr. M. Rusli HE yang beken dipanggil Yus Reggae.
Bosgan yang berarti Borneo Siap Gantang ini pertama kalinya didirikan tahun 2013 di daerah Klender Jakarta Timur oleh Mr. Yus Reggae yang saat itu sebagai ketua Bosgan Pusat. Namun saat ini beliau menjabat sebagai pembina dan di tahun 2016 dilakukan regenerasi dengan ketua dipegang oleh Sofyan dari bekasi. “Awal saya mendirikan Bosgan karena melihat justru murai batu asli Indonesia (Borneo) selalu dikucilkan di gelaran lomba. Dengan berbagai cara saya selalu menurunkan murai borneo saya entah dinilai atau tidak bagi saya tidak masalah yang penting kerja burung saya mampu menandingi lawan-lawannya sudah bikin saya puas. Kemudian saya mulai support ke para EO agar membuka kelas borneo dan saat bersamaan saya bentuk komunitas via medsos dan alhasil sekarang sudah menyebar ke beberapa daerah dan justru seperti di Salatiga sendiri kelas borneo lebih ramai dibanding kelas burung murai batu Sumatra,”papar bang Yus Reggae yang sudah menjuarakan borneo beberapa kali diantaranya Avatar, Bors, Zero, Ganteng dan saat ini yang diandalkan Predator.
“Kehadiran saya disini selain menjalin silaturahmi juga memberikan motivasi kepada anggota Bosgan semuanya untuk menang ataupun kalah kesampingkan dahulu. Yang terpenting kita bersatu berupaya agar Borneo tidak dipandang sebelah mata. Dengan cara melakukan program satu titik akan menyemarakkan kelas borneo sehingga para EO tidak enggan membuka kelas borneo di kemudian hari. Seperti sudah saya praktekkan di salah satu even kita bersama meramaikannya yakni Bosgan Jakarta, BBC Jakarta, TMKB dan NCC Cikarang yang hasilnya bersatu menjadi full gantangan. Ini yang saya harapkan dengan fokus ke satu even dulu jangan menyebar biar hasilnya maksimal,”ungkap M. Rusli HE yang belum puas namun merasa sudah cukup dengan munculnya komunitas Bosgan di daerah-daerah.

Har Lostianu asal Bandungan yang bergabung di Bosgan Holic Ambarawa ini berhasil mempertahankan trofi bergilir dimana sesi pertama dan saat ini sesi kedua dengan jago yang sama yakni Raden Mas Roro yang berhasil menggenggam piala bergilirnya. Koleksi lagu yang dimiliki diantaranya kenari, jalak uren, love bird, rambatan, cililin, prenjak dan kapas tembak yang dibawakan secara roll tembak full durasi. “Awalnya saya kabarkan kepada teman-teman jika saya tidak membawa Raden Mas Roro ini karena mabung. Semua ini saya niatkan agar rekan lainnya semangat mengikuti perebutan piala bergilir ini. Kondisi bulu tua secara surprise saya turunkan di Kelas BOB dan berhasil mempertahankan gelarnya,” ucap Har yang juga membawa Arya Kamandanu dan berhasil kuasai Kelas VIP.
“Piala bergilir ini akan kita selenggarakan tiap 3 bulan sekali supaya kita selalu bertemu menjalin silaturahmi dan bersama meramaikan kelas borneo. Untuk hari ini benar-benar ada peningkatan peserta karena banyak yang hadir dari luar kota seperti Ambarawa, Solo, Sragen, magelang, Boyolali dan Jakarta. Tak lupa kita ucapkan terimakasih kepada Borneo Lovers yang telah meramaikan gelaran ini,” kata Anjar Supriyanto sebagai ketua Bosgan Salatiga. (LamBanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Piala Bosgan Season 2 (21/8/2016)
GALERI:



\





