Rakerda BnR Jatim 2020
MediaBnR.com – Bangkalan – Persiapan matang yang dilakukan panitia sejak beberapa hari lalu demi kelancaran acara yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di pulau Madura ini, ternyata harus menelan pil pahit karena khawatir selama hampir 6 jam, Sabtu 31/10/2020
Awal terjadinya, ada pada waktu pelaksanaan Rakerda molor dikarenakan Hujan deras tak reda sejak siang hari hampir di seluruh wilayah Madura, yang akhirnya sejumlah pengurus dan undangan pun terkendala macet di jalan utama penghubung antar kabupaten di madura. Dan acarapun belum bisa di mulai sebelum peserta hadir semua sesuai dengan data yang terkonfirmasi hadir. Bahkan Bang Boy pun tiba di lokasi Rakerda yakni Navia Cafe lepas 2 jam dari jadwal yang direncanakan.
Belum cukup disitu. Setelah semua hadir dan rapat dimulai pada pukul 15.00 wib, seketika itu juga aliran listrik padam yang saat itu jelas jelas sangat mengganggu jalannya acara dari segi penerangan dan yang terpenting pengeras suara. Maka hingga saat itulah Panitia penyelenggara Rakerda BnR Jatim sempat semakin khawatir jikalau kondisi tersebut tetap seperti itu hingga berakhirnya acara nanti.
Namun, meski dengan kondisi yang terbatas, acarapun tetap dilakasnakan dengan tanpa pengeras suara dalam kondisi yang gelap remang.

Selain acara pelantikan Ketua dan Pengurus BnR Bangkalan yang dikukuhkan langsung oleh Bang Boy, yang mana H. Lut sebagai Ketua BnR Bangkalan. Acara kali ini juga bisa dibilang menjadi acara yang tidak biasa, sebab di tengah tengah sejumlah pengurus cabang dan perwakilan Juri BnR Regional Jatim membahas problem bersama Bang Boy. Ajib Mustajib (ketua EO BnR Jatim) dan sejumlah peserta Rakerda mengusulkan untuk regulasi atau pembaharuan pengurus BnR dan ketua regional Jawa Timur. Yang pada akhirnyapun disetujui pula oleh seluruh ketua Cabang yang lain.
Langkah awal usulan regulasi ini untuk mendapatkan pemimpin baru di regional Jatim, menurut Bang Boy harus ada kandidatnya, dan proses pemilihan dilakukan dengan cara voting. Namun voting kali ini dibuat lebih mudah, yakni ajuan langsung kandidat tersebut sekaligus menjadi voting dari Ketua cabang dan perwakilan yang hadir.

Dan ternyata yang diajukan oleh ketua cabang tersebut hanya satu nama saja yakni H.Yayat. Maka dengan demikian, voting pemilihan Ketua BnR Regional Jatim yang baru ini adalah H. Yayat Batubara.
Dan uniknya, dimana sepanjang diskusi rapat hingga voting dilakukan dalam kondisi yang gelap dan tanpa pengeras suara, tepat setelah penetapan sebagai Ketua BnR regiona Jatim terpilih, listrik dan lampu seketika menyala yang dibarengi dengan tepuk tangan para peserta yang hadir. Sontak membuat Afif (ketua BnR Mojokerto) yang ketika itu sebagai moderator acara, mengucapkan “Semoga ini menjadi pertanda baik bagi BnR Jatim di kepemimpinan H.Yayat kedepan, karena sekarang lampu sudah menyala, habis gelap terbitlah terang” ujarnya dengan jawaban Aamiin oleh seluruh peserta.

Sebelumnya, Budi Robot selaku Penjabat Ketua BnR jatim sejak pertama kali BnR menginjak wilayah Jawa Timur ini, sempat menyampaikan kesetujuannya untuk diadakan pemilihan ketua BnR Jatim yang baru, menurutnya agar supaya ada penyegaran setelah kepemimpinannya.
Usai serah terima Jabatan, ia pun tak ketinggalan menyampaikan kata selamat kepada H.Yayat. “Semoga kedepan nanti di kepemimpinan H.Yayat. sebagai ketua BnR regional Jatim terpilih dapat menjadi dampak yang lebih baik untuk kicau mania dan Juri BnR”
Acarapun dilanjutkan dengan pemilihan pengurus dan perangkat kabinet H.Yayat sebagai Ketua BnR regional Jatim yang baru 2020 sampai 2022. *Den!





