Jordan CUP 1 2016

Banjarbaru (MediaBnR.COM) – Kembali kota idaman Banjarbaru menggelar lomba kicauan “Jordan Cup 1“. Even akbar untuk perdana kali dilaksanakan pada Minggu (20/11) bertempat di Arena Jordan, Jl. Peramuan, Banjarbaru, Kalsel, disesaki ratusan kicaumania dari berbagai daerah, Kaltim, Kalteng juga Kalsel.
Dari 27 kelas dibuka panitia, mencatat rekor penjualan tiket yakni 1622 di Bumi Seribu Sungai Kalimantan Selatan dimana rekor sebelumnya even Brutal Cup 3 mencatat 1453 tiket terjual pecah. Lomba berlangsung dalam cuaca cerah serta lomba dimulai jam 10.00 WITA berakhir 19.00 WITA atau malam hari. Kepuasan menaungi wajah-wajah kicaumania pada lomba perdana Jordan Cup 1 2016. Bagaimana tidak, penjurian dengan pengawalan kru juri JBI bertindak fairplay di arena lomba sehingga dukungan kicaumania begitu antusias. “Tidak lihat kurung tapi melihat kinerja burung menjadi harga mati bagi juri JBI,” tutur Hernawan selaku IP juga dibenarkan Iwan Tatto Semarang yang bertindak sebagai korlap.

Nama ZR SF kembali sukses menyabet juara perorangan setelah sebelumnya juga dinobatkan sebagai juara single fighter (SF) pada keikutsertaan mereka pada seri Liga Banua Anam pada pekan lalu, 13 November 2016, di kota Amuntai pada seri pamungkas. Runner up bersama direbut Handayani SF Palangkaraya Kalteng dan KMS SF. Sementara juara tim diraih TBM BC serta runner up ada Satria Muda Kalimantan.

Penghargaan cucak hijau terbaik ada Lia Jumput milik H. Ambeng dari Kapuas BC Kalteng. Sebelumnya burung kesayangan H. Ambeng juga menghasilkan terbaik lewat prestasi quattrick alias 4 kali podium pertama pada lomba tanggal 30 Oktober lalu di Kota Palangkaraya. “Debutan baru akan tetapi sudah dapat bersaing dengan jawara-jawara dikelasnya,” papar H. Ambeng.
Nama Hj. Andriayani dari Palangkaraya Kalteng juga tak mau ketinggalan dalam hal meraih prestasi sekaligus terbaik. Aksi dahsyat Dep-Dep, murai borneo andalannya, mencatat double winner dan diganjang sebagai murai borneo terbaik. “Penampilan Dep-Dep begitu memukau. Alhamdulilah bisa mendulang predikat terbaik,” ujar Kurniawan sang suami tercinta.

Kelas pleci terbaik disabet Naruto andalan Heky/Andre. Sedangkan Mr. Aan lewat nama Matador catat kenari terbaik. Kestabilan juga penampilan memukau Monster milik Mr. Nonom mencatat kacer terbaik sekaligus kacer dada hitam terbaik. Penampilan fenomenal ditorehkan Kanjeng Dimas andalan Mr. Anto/Anggoro dari B2 BC Bjb. Mencatat hatrick pada even Jordan Cup 1 2016 menjadi satu-satunya burung dengan prestasi sebagai juara pertama sebanyak 3 kali. “Kanjeng Dimas burung rumahan akan tetapi bisa mencatat terbaik dan hatrick dengan gaya nyeklek teler juga mewah,” ungkap Mr. Anto/Anggoro kompak, walaupun sudah banyak yang mau meminang Kanjeng Dimas, tak dilepas dikarenakan masih sayang.

Pendatang baru, Wani Perih SF Kalsel. Turun dengan kekuatan penuh walau burung mendapatkan hasil maksimal, akan tetapi bangga bisa silaturahmi dengan sesama pencinta kicauan. H. Fadliyono dari Sungkai berjaya lewat kenari dengan nama Brandal dengan torehan prestasi juara 2, 2 dan 7.
Ipen Dik-Dik Permana selaku ketua panitia mengucapkan terimakasih atas support dari kicaumania, rekan panitia dan kru juri JBI sehingga lomba terselenggara aman dan sukses. Hal sama juga diutarakan Edi Susilo ketua pelaksana lomba Jordan Cup 1 2016. Sampai berjumpa di lain waktu. Salam kicaumania!” ungkapnya. (Eddy Wang)
BACA JUGA: Daftar Juara Jordan CUP 1 2016 (20/11/2016)
GALERI:
















