
MediaBnR.Com – Tak salah Kota Prabumulih kini menjadi salah satu barometer kesuksesan lomba di Sumatera Selatan. Terutama lomba BnR yang dipakai menjadi magnet tersendiri bagi peserta. Di bawah komando BnR Sumsel Ifan Dahlan serta cabang-cabang BnR yang ada di provinsi Sumatera Selatan, salah satunya Prabumulih.
Dibuktikan saat di gelar even besar Kapolres Cup II Prabumilih, Minggu 24 Juli 2016, di Halaman Pemkot Prabumulih, diluar dugaan mampu menyita animo peserta 1380. Padahal panitia hanya mentargetkan di bawah 1000 saja tiket yang terjual.
Yulianto sebagai ketua pelaksana lomba membuktikan kesuksesan di gelaran besar di Kota Prabumulih dengan tertib. Tak kurang 1380 tiket yang terjual dan peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Selatan melainkan menyebar sampai ke provinsi lainnya seperti Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka bahkan sampai ke Aceh membawa jagoannya.
Selain itu kehadiran pejabat teras di Prabumulih seperti Kapolres Prabumulih AKBP Arief Adikarsa, Wakapolres KomPol Rahmat Sihotang SH, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, Ketua DPRD Prabumulih serta jajaran teras lainnya, menjadi bukti perhatian terhadap lomba burung berkicau.
Kapolres Prabumulih AKBP Arief Adikarsa setelah menyaksikan jalannya lomba, serta penyerahan beberapa hadiah bagi pemenang
Sementara di perhelatan lomba burung berkicau persaingan cukup memanas, terutama di murai batu dan kacer yang memperebutkan hadiah utama motor. Kelas bergensi Murai Batu Kapolres dimenangkan Baron yang bersaingan ketat dengan Mr. Bento, Kelas Wakapolres kali ini giliran Mr. Napoleon setelah come back dari pasca mabung langsung merebut juara ketiga. Di kelas terakhir murai batu, kembali Baron menang dan Revanche atas Mr. Napoleon yang berada di urutan kedua.
Pertarungan menegangkan kembali terulang di kacer dan 2 jagoan papan atas bersaingan ketat. Mandiri dengan Rincong Aceh sama-sama dari Bandar Lampung benar-benar memberikan tontonan menarik dan paling menonjol keistimewaannya di lapngan. Alhasil, Mandiri menjadi yang terbaik di kelas paling bergengsi, Kelas Kacer Kapolres, yang berhak mendapat motor. Rincong berada di urutan kedua. Setelah itu, giliran Rincong Aceh revanch merebut juara pertama di Kelas Wakapolres dan Mandiri di urutan kedua. Penampilan menonjol lainnya diperlihatkan Extra Joss jagoan Lahat di kelas Kacer Kasat yang merebut juara pertama.
Di kelas love bird dan kenari, juara pertama di semua kelas gantian dan tidak ada yang mendominasi. Persaingan cukup ketat dan seru. Kelas love bird, Muara Enim Team banyak meloloskan jagoan terbaiknya. ATT persaingan ketatpun terjadi di kenari yang diluar dugaan peserta cukup banyak. Kelas Wakapolres dimenangkan Arjuna jagoan dari Muara Enim dilanjutkan Bandit milik Hendy dari Hose SF Jambi serta jagoan Repal Sarolangun.
Kelas kapas tembak menjadi arena panggung Robot, jawara milik Putra Mas Curup. Dua Kelas yang dimainkan Robot menang mutlak atas lawan-lawannya. Kelas pleci, NV88 dari Bandung yang kini bergabung dengan PCME (Pleci Mania Muara Enim), dua andalan yang dibawanya yaitu Gerhana dan BE menjadi rajanya pleci. Keduanya merebut juara pertama dan kedua.
Keluar menjadi yang terbaik di Single Fighter (SF), direbut oleh Hose SF Jambi serta untuk juara Bird Club(BC) jatuh ke tangan Muara Enim Team. (yudi)
BACA JUGA: Daftar Juara Kapolres CUP II Prabumulih (24/7/2016)
GALERI:














