
MediaBnR.Com – Kelas love bird di wilayah Sragen lagi-lagi menjadi primadona. Tidak terkecuali pada even Gantangan Sasano Loyo (GSL) Sragen. Meski tergolong sebagai eo baru di Sragen, GSL teryata makin menemukan penggemarnya seperti terlihat pada hari Senin (9/1), di Dusun Wonosari, Banaran, Kalijambe, Sragen. Pada even ini, 6 kelas love bird yang dibuka panitia, semuanya full gantangan.
Gacoan love bird berkualitas dari wilayah Sragen dan sekitarnya tumplek blek turun berlaga di sini, baik itu burung lawas yang sudah menuai banyak prestasi ataupun juga burung debutan yang mulai bersinar mengikuti prestasi para pendahulunya. Tak ayal kelas love bird pun menjadi semacam partai neraka yang persaingannya super ketat dan sengit.
Rembo orbitan Arifin ABS Shop & Farm Sragen menjadi bintang lapangan. Tampil dengan performa terbaiknya, Rembo yang baru berusia 6 bulanan berhasil merebut koncer A mutlak di Kelas Love Bird Special A. Prestasi ini semakin menegaskan Rembo sebagai salah satu burung prosfek karena sebelumnya juga meraih prestasi puncak dengan mencetak double winner di IKPBS Solo (7/1). “Kemarin Sabtu nyeri di IKPBS, hari ini di GSL podium 1, 2, 4 dan 5. Semoga Rembo semakin matang dan stabil,” ujar Arifin yang dikenal penyedia burung juara dan breeder handal di Sragen.

Marijhuana milik Edy AE Sastro SF yang hadir bersama Arifin juga meraih prestasi yang bagus. Marijhuana berhasil mencuri juara 1 di kelas Love Bird Sejati. Sunyi milik Mr Mul yang biasa borong juara hanya meraih 1 kali juara yaitu di kelas Love Bird Spesial B. “Alhamdulillah masih kebagian juara 1, memang pada latpres hari ini love bird yang turun pada edan semua, burungnya bagus-bagus persaingan juga ketat, ini membuktikan tidak hanya Sunyi saja yang mampu berprestasi maksimal, semua burung bisa juara, hanya butuh kesabaran dan proses dalam memoles serta merawatnya,” ucap Penchor, pengawal dan perawat love bird Sunyi.
Arya Bird Shop cukup puas dengan prestasi Angel yang meraih runner up di kelas Love Bird Spesial B, walaupun belum juara 1 Angel memiliki karakter kuat untuk menjadi burung juara, hal ini ditunjukkan oleh Angel yang selalu masuk nominasi juara di berbagai gelaran yang diikutinya. Selain Angel burung debutan yang mulai bersinar ada juga Decko milik Endry dari “N’dry SS Bird” IKMG yang dikenal sebagai penyedia dan pengorbit love bird PAUD prosfek meraih runner up di Kelas Love Bird Bintang.
Di kelas Muray Batu, Anto 333 dari ML BF merasa lega saat Voltus kembali menunjukkan performanya paska mabung, “Alhamdulillah bisa kembali menunjukkan performa yang baik, sebenarnya Voltus tadi bisa saja menang. Sayang sempat turun 1 kali jadi hanya meraih juara 2,” ujar Anto 333 ML BF. Di kelas Kacer, Aphotaz milik Mr Jack GRB dari Garuda Indonesia nyaris meraih double winner. Aphotaz meraih podium utama di kelas Bintang dan runner up di kelas Vip. Sedangkan di kelas Pleci, PBM milik Prayogo PCMI SS yang sudah langganan juara berhasil sapu bersih juara 1 di latpres GSL hari ini dengan meraih double winner.
Teguh Transbird selaku Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada kicaumania yang telah bersedia hadir di Latpres GSL dengan sistem penjurian IKM Gemolong. GSL akan terus menciptakan jawara pinggiran yang siap tampil jadi jawara di pentas Nasional. “Terima kasih atas partisipasi semua rekan yang hadir di latpres kali ini, mohon maaf apabila masih ada kekurangan, Spesial terima kasih juga saya ucapkan buat Papa Muda SF yang bersedia hadir silaturahmi ke gantangan kami, sampai jumpa lagi di gelaran GSL berikutnya,” ungkap Mr Teguh memungkasi gelaran latpres GSL. [Jytk.Team]
BACA JUGA: Daftar Juara Latpres GSL Feat IKM Gemolong (9/1/2017)











