PBI Cabang Kudus
Road To Piala Kretek 6 Gelaran Lokal Terkendali PBI – Sistem Penilaian Terbuka PBI, 21 Sesi Dimeriahkan 423 Peserta Lintas Kota

Media BnR – Rabu (01/05/2024). Road To Piala Kretek 6 menjadi agenda gelaran lokal terkendali PBI Cabang Kudus yang kali ini dipersiapkan Bagas Aji selaku Ketua Pelaksana untuk menyambut moment puncak gelaran tahunan Piala Kretek 6 dibulan Juli mendatang, tepatnya 07 Juli 2024 di lokasi Museum Kretek-Kudus. Meski secara kemasan gelaran hari ini termasuk kategori lokal dengan tiket tertinggi 220K, namun sebanyak 21 sesi dengan format 24G mampu menyedot sebesar 423 peserta yang hadir dari berbagai lintas kota.


“Alhamdulillah Road To Piala Kretek 6 dapat berjalan lancar, aman dan sukses, dimana penerapan sistem penilaian terbuka PBI dengan ajuan terbuka dan blok dorong tanpa koordinasi antara masing-masing fungisonal di lapangan dapat menghasilkan juara tanpa rekayasa. Terimakasih atas partisipasi seluruh kicaumania dan selamat atas prestasi yang diraih hari ini. Terimakasih untuk seluruh panitia, jajaran fungsional PBI Pengda Jateng DIY, Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab. Kudus, Kesbangpol Kb. Kudus, H. Uvie BF, AR Jaya, Muji Food, serta seluruh pihak yang telah membantu kesuksesan Road To Piala Kretek 6. Salam Lestasi PBI, PBI Lestari,” ungkap Bagas Aji sekalu Ketua Pelaksana.


Selain lokasinya Museum Kretek yang memang sedang in di kota Kudus dengan banyaknya EO penyelenggara menggelar lomba besar di sini dan format gantangannya 24G dengan tiket terjangkau, sistem penilaian terbuka PBI yang secara umum semakin dipahami dan diterima baik oleh semua kalangan kicaumania menjadi magnet yang kuat dalam kemeriahan gelaran hari ini.


Dipandu langsung Korlap PBI Pusat H. Samsulhadi beserta 4 juri lisensi PBI dan juga 4 juri binaan PBI Cabang Kudus dalam mengawal sistem penilaian terbuka PBI dengan ajuan terbuka, blok dorong, semua juri mandiri tanpa komunikasi/koordinasi juga dengan korlap maupun IP, menjadi jaminan penjurian yang presisi tanpa protes sepanjang jalannya lomba hingga paripurna.


Silaturahmi H. Nico beserta crew Nart SF Jepara mengusung salah satu koleksi gacoannya dikelas murai batu cukup signifikan memperketat kompetisi, yakni lewat tampilan aksi New Barbara dengan balutan materi mumpuninya sukses menorehkan prestasi sebagai runner up.

Paparan aksi jamtrok stabil awal akhir disertai bongkaran materi irama lagu isian yang ditampilkan Singo Barong milik H. Fauzi Putra Kertas juga cukup merepotkan persaingan dikelas cucak hijau. Tak pelak aksi memukau gaco yang dibesut oleh tangan dingin Frada inipun sukses bertengger di podium juara 3 sesi Kretek Maleo.

Dalam kondisi jatuh bulu saat berada di lokasi, anis merah yang selama ini selalu eksis mewarnai tahta juara disetiap laga lawatannya ke berbagai gelaran akbar lintas EO koleksi Nur Inti punggawa Sumur Towo SF Jepara ternyata masih kuat moncer. Meskipun dengan sisa-sisa tenaganya, Serdadu yang pekan lalu memimpin persaingan di event Simpang Lima Award-Semarang, hari ini masih mampu bertahan di podium runner up. “Sepertinya setelah ini harus istirahat untuk mabung dulu,” tandas sang empunya.

Sementara dikelas kenari nama Kapten Juna jebolan Ravien SF, hari kembali sukses membuktikan kualitas serta kestabilan prestasinya. Lewat tampilan aksi ngedur sembari membawakan irama lagu berdurasi panjang-panjang ditopang suaranya yang lantang, Kapten Juna mampu mengungguli lawan-lawan beratnya untuk mutlak finish double winner. (kiky)


