Road To Presiden Cup V feat BnR Batubara Tembus 1.285 Dengan Tanpa Protes, Ketua Harian BnR Indonesia Hadir Bersamaan. Dt. MBC Cup II dan Mahadewa Juara Umum

H.Yayat (tengah) saat berikan sambutan

Road To Presiden Cup V feat BnR Batubara

Tetap ramai meski malam hari

MediaBnR.com, Bangkalan – Pagelaran Lomba burung berkicau bertajuk Road To Presiden Cup V, yang digelar oleh H.Yayat Batubara di Gantangan BAT BC menuai kesuksesan yang luar biasa. Meski di lokasi yang berdekatan pula tergelar Bupati Cup Sampang bersama Rajawali Indonesia, namun H.Yayat sebagai motor digelaran ini berhasil menyedot silaturahmi kicau mania hingga 1.285 kontestan, Minggu (09/09).

H.Yayat (tengah) saat berikan sambutan

H.Yayat sendiri dalam sambutannya sebelum membuka kelas pertama mengatakan, “Gelaran ini semata mata gelaran rutin gantangan BAT BC, jadi persiapan matang sudah dilakukan jauh jauh hari, jadi jangan heran bilamana peserta nanti akan membludak, terima kasih semua bentuk suport kicau mania sekalian, dan terima kasih atas kehadirannya, semoga apa yang kami sajikan tidak mengecewakan” bukanya.

H.Mansur (Ketua Harian BnR Indonesia) turut hadir di gelaran H.Yayat

Selain sukses dihadiri oleh kicau mania yang sempat menyentuh angka seribuan lebih. Gelaran ini juga sempat dihadiri oleh petinggi BnR Indonesia yang cukup jarang terjadi di gelaran BnR yang lain. Bagaimana tidak, Ketua Harian BnR Indonesia H. Mansur yang memang berdomisili di kota Jakarta ini, masih menyempatkan waktunya untuk berbaur bersama kicau mania yang hadir dari Kota Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Surabaya dan Sidoarjo.

Para Jawara di kelas lovebird paud A

Dan istimewanya gelaran ini tak hanya sekedar tidak mengecewakan, namun gelaran ini juga menuai pujian dari para pecinta burung berkicau yang hadir. Banyak sajian yang tak biasa yang ada disini yang benar benar memanjakan kicau mania. Mulai dari hadiah yang begitu banyak serta bonus bonusnya, pemberian biaya transport hingga penjurian para punggawa BnR yang benar benar Fairplay dengan timing yang tepat dan pas disajikan dengan cara 3 in 1 (3 nomer gantangan, 1 juri). Maka tak heran jika gelaran ini sejak awal dimulai tak sedikitpun menghasilkan protes dari kontestan.

Cucak ijo Tarantula saar memimpin kelas Cucak ijo A dijuara pertama

Disela sela perlombaan, H. Yayat mengaku bahagia, sebab hal ini diluar dugaannya, jika melihat kicau mania yang hadir terlihat gembira. “Buat saya kicau mania ini hadir dan mendukung gelaran ini tak hanya mau mencari kemenangan, juga tak hanya mau mencari tropi, mereka hadir untuk ngumpul bareng, mereka juga mau bersenang senang, jadi sudah selayaknya kita berikan kesenangan” katanya pada Media BnR.

Lovebird Neila milik Rheo DSF saat raih juara 1 Lovebird A plus hadiah 1 ekor lovebird dari Amor Gokil LBF

Dan kesenangan itupun berhasil dirasakan oleh H. Nurul asal Bangkalan yang kala itu sempat sukses menghantar Cucak Ijo Tarantula nya meraih kemenangan. Amunisi cucak ijo barunya ini memang pantas jika menjadi gacoan pengganti Trans lee miliknya yang kini sudah pindah tangan. Tembakan tembakan tajam dari Tarantula yang seakan membuat lawannya ciut, berhasil mengumpulkan 4 buah bendera A dan 1 buah bendera B sebagai penghuni podium juara 1 kelas Cucak Ijo A.

Duta MBC Cup II sukses boyong tropi juara umun BC

Di kelas burung lovebird, jagoan asal kota Pahlawan yakni Surabaya juga tak luput dari kegembiraan nya bersama rekan rekan duta MBC Cup II. Lovebird Neila milik Rheo DSF ini sejak sesi pertama sudah menunjukkan kepiawaiannya ngekek panjang. Disertai dengan gaya sujud ala burung Murai Batu, Neila berhasil mendapatkan sebutan Super berulang ulang dari para pengadil BnR. Alhasil, dengan poin sebanyak 1.600 an, iapun berhasil menjadi yang pertama dikelas lovebird A. Bahkan di kelas lovebird E pun ia juga menguasai juara pertamanya. “sayang Neila tak bisa turun full disemua kelas lovebird, sebab kita juga harus berbagi tiket dengan teman yang lain, di lomba ini tiket kelas lovebirdnya habis terjual” kata Rheo kepada Media BnR. Dan berkat sumbangan poin dari kemenangan Neila inilah tim Dt. MBC Cup II berhasil menjadi pemenang Juara umum BC.

Cendet Karaton penyumbang poin Mahadewa SF saat raih kemenanga Cendet A

Hal serupa juga terjadi pada tim pimpinan Mr.Agung, yakni Mahadewa SF asal Sumenep. Berkat amunisi amunisi yang diandalkannya pada gelaran kali ini, ia sukses dinobatkan dirinya dan tim andalannya sebagai juara umum SF.

Murai Batu Peterson milik Mr.Agung saat raih kemenangan juara pertama Murai batu A

Murai batu Peterson yang diturunkannya di sesi awal kelas murai batu berhasil menyabet 4 buah bendera koncer A sebagai penguasa podium 1 kelas murai batu A. Bahkan kemenagan Peterson inipun berhasil diulangnya hingga kelas Murai batu B.

Duta Abang adek Cup masih sukses cetak juara

Begitupun jagoan burung Cendet, seakan tak mau kalah ingin menyumbang poin untuk Mahadewa SF demi menguasai Juara umum SF nya dengan mutlak. Tak tanggung tanggung, Cendet Karaton yang naik di tiga kelas, sukses menyapu bersih juara pertamanya dengan baik.

Juri BnR Madura dan Jawa yang bertugas

Disesi sesi akhir sebelum pengumuman pemenang juara umum BC dan SF, H.Yayat kembali mngucapkan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada suluruh kicau mania yang hadir dan tetap bertahan hingga akhir gelaran “Selamat bagi para pemenang, semoga tak patah semangat bagi yang belum beruntung, ayo kita siapkan gacoan anda di gelaran kami yang aka datang yang juga jauh lebih istimewa, hanya tinggal tunggu tanggal mainnya, jadi tetap semangat, jangan kasi kendor” lanjut H.Yayat. (Den!)

tim baru Petrah BC juga sukses raih kemenangan