Road To Presiden Cup VI Magelang (07/02/2021)
Lomba Berjalan Sukses Tembus 1100 peserta

-Media BnR- Mengadakan lomba burung berkicau di masa Pandemi Covid’19 dirasa sangat susah dalam mengurus ijin, dikarenakan apa?. Mungkin para pejabat yang mengeluarkan ijin berasumsi bahwa lomba mengundang banyak peserta yang kemungkinan sangat besar penularan virus Covid’19. Mari kita tepis asumsi ini dengan catatan gelaran tetap berjalan mematuhi protokol kesehatan seperti yang dilakukan panitia Road To Presiden Cup VI Magelang minggu kemarin.
Sebelum para peserta mematuhi lokasi lomba, tahapan pertama dicek suhu badan. Tahap kedua diharuskan mencuci tangan serta memakai masker tanpa terkecuali. Panitiapun juga menyediakan masker untuk peserta lomba. Tahap ketiga di tiketing, para peserta diharuskan memakai sarung tangan plastik dalam pembelian tiket, serta tahap keempat para peserta diharuskan juga jaga jarak yang telah diatur oleh petugas keamanan. “Dengan menjalankan 4 tahapan ini, Insha Allah para peserta terbebas dari virus Covid’19. Semoga gelaran kami bisa menjadi percontohan EO lain dalam menggelar lomba” ujar Anis Solkan Ketua pelaksana.

Pertarungan di sesi Muraibatu sangat ketat. Terbukti panitia membuka 3 kelas. Juara 1 nya silih berganti. Di kelas utama yaitu kelas Prescup, KPK milik Bendot dari Badaan SF Magelang tampil bak kesetanan. Dari awal digantang sampai akhir penilaian mengeluarkan bongkaran irama lagu kasar disertai beberapa tonjolan tembakan panjang hingga finish akhir menempati podium utama.

Di posisi kedua diraih gaco syarat prestasi milik Sigit Kedung Mulyo Klaten, yaitu Matahari Sakti yang dikawal Teddy. Seperti biasanya Matahari Sakti tampil sadis dengan gaya khas ngeplay serta lagu handalan Cucak Cungkok, Seri-seri serta tembakan dasyat akhir yang dibawakan silih berganti. Namun mendekati akhir penilaian penampilannya sedikit menurun. Sesi berikutnya kelas Muraibatu Joglo, Matahari Sakti tampil top-form nyaris tak terbendung hingga banyak mendapat pujian dari penonton dan meraih Juara 1. “Hanya kami mainkan 2 kali saja. Buat persiapkan Valentine Jogja” ujar Teddy di sela-sela penerimaan tropy.

Sedangkan di posisi kedua ditempati Team Badaan Sf Magelang, kali ini tidak dengan KPK tapi ganti gaco yang bernama Jhon Speed. Di sesi pamungkas kelas muraibatu Jhon Speed kembali memimpin, lagu handalan Cucak Cungkok serta Jenggot yang dibawakan dengan speed rapat mampu menarik perhatian juri dan berhasil menorehkan kemenangan Juara pertama.


Di sesi akhir Anis Merah, Suryo Kuncung dengan gaco Raja Kecu yang dikawal Sulis Gypsum tampil ngotot di kelas Joglo dengan membukukan kemenngan Juara 1. Sedangkan di posisi -Juara 2 dan 3 besar ditempati gaco-gaco Royal Merapi Klaten yaitu Nenggala dan Starling. Di kelas berikutnya yaitu kelas Magelang, Ra Umum gaco Robert Pantau tampil dasyat, irama lagu, power serta tonjolan dikeluarkan semua nyaris tak tertandingi hingga menduduki podium utama, dibayangi jago lawas Mirasantika milik om Ekalisa Semarang menempati posisi Runner Up. “Walaupun hanya kebagian 1 tiket, tapi sudah senang melihat penampilan Mirasantika. Insha Allah akan saya turunkan kembali digelaran Valentine Jogja” ujar Om Ekalisa bangga.


Sesi Anis Merah berakhir yaitu kelas BnR, Ra Umum kembali unjuk gigi dengan memamerkan penampilannya yang cantik hingga berhasil merebut Juara 1.

Di sesi Cucak Hijau Mr Pubo Jogja, pemilik Lovebird fighter Marco mencoba keberuntungan bermain di Cucak Hijau dengan gaco baru yang diberi nama Barokah ternyata memberi hoky. Bermaterikan Gereja tarung dan tembakan Pelatuk berhasil menempati diri di posisi 3 besar kelas Utama. Sementara di kelas Joglo, Barokah tampil ngedan dengan materi yang dimiliki dimuntahkan semua di dukung gaya jamtrok dari awal hingga akhir penilaian dan menjadi yang terbaik.


Sesi terakhir kelas Cucak Hijau, Marina milik Sakur Salted Fish BC Semarang mampu menyodok di urutan Runner Up. Sedangkan Barokah masih mampu menghiasi tangga juara dengan menempati posisi 4 besar dan peringkat 5 ditempati Indigo milik Arif Pelor Purworejo.

Di akhir acara Anis Solkan dan Adam selaku Penanggung Jawab gelaran mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta yang telah hadir ikut meramaikan acara ini dan mematuhi protokol kesehatan dari awal higga akhir. Juga terimakasih pada para perangkat desa, instansi yang telah ikut membantu mensukseskan gelaran ini. Sampai bertemu kembali di acara lomba dan kontes burung berkicau Kampung Ulu Cup I pada 11 April mendatang. (TOBIL/SHAFA)




