Rover Menang Ganda, Duet MJ Feat Bledex Solid – Jontor Bf Ngorbit, King-Kong & Combat Tarung Sengit Di Garis Finish

JBI yang bertugas di MJ Oriq Jaya Kudus
Kelas-kelas bergengsi full gantangan

Mediabnr – Museum Kretek Kudus kembali menjadi lokasi favorit Event Organizer penyelenggara lomba burung berkicau untuk melaksanakan agenda acaranya. Seperti siang ini dalam gelaran lomba bertajuk MJ Oriq Jaya Kudus yang dikemas apik oleh duet punggawa Muji selaku Ketua Panitia dan Artha Tropy selaku Ketua Pelaksana dengan menggandeng Juri BnR Indonesia-Kudus yang disupport penuh oleh toko Muji Jaya BS, kios pakan burung Pak Kenton dan Oriq Jaya.

Dt. Purwodadi Award 2 sosialisasi gelaran 29 Juli 2018
Artha Tropy

Faktor andalan sebagai penunjang kelayakan lokasi ini memang sudah tidak diragukan lagi dimana areal parkirnya yang luas, suasananya yang tenang serta nyaman, rimbunnya pepohonan, tersedianya area wisata seperti museum dan kolam renang dapat memikat hati para peserta yang hendak mengikuti lomba berkicau ini, jadi sekali dayung bisa dua tiga pulau terlampaui dengan artian lomba sekaligus berwisata bersama keluarga di lokasi ideal ini.

Anton JBI Kudus
MC Dody Iswandiar & Partner meriah kawal gelaran

Maka tak heran apabila lomba siang hari ini juga ramai dipadati peserta seperti pada event lomba sebelum-sebelumnya yang pernah terselenggara di sini. Beberapa kelas yang dibuka terlihat full gantangan yang diikuti kontestan dari berbagai penjuru wilayah, bahkan dikelas-kelas yang saat ini sedikit menurun tensi pertarungannya juga dapat kita saksikan cukup ramai.

Ketua Panitia & Ketua Pelaksana

Dikelas murai batu sesi pamungkas MJ Jaya nama debutan baru H. Rifai Menara yang siang ini mengibarkan bendera baru berstempel Eny Single Fighter berhasil menorehkan prestasinya ke puncak podium. King-Kong, nama yang cukup seram untuk memberi warna baru di ajang persaingan kelas burung terpopuler ini. Aksinya mampu memecah kesunyian ditengah hiruk-pikuk pergerakan rival murai batu lainnya untuk berseteru memperebutkan mahkota kejuaraan.

Eny SF ngorbit di tahta juara lewat aksi King-Kong

Penuh percaya diri membusungkan dada juga aktif bersujud memberi hormat untuk menyampaikan cacian lagu isiannya yang komplit dengan power keras disudut gantangan nomor 01. Durasi kerjanya juga nutup sejak awal hingga akhir sebagai penunjang kesempurnaan penilaian, maka sudah pasti dinobatkan sebagai yang terbaik. Bersama partner lainnya yaitu cucak hijau Ajisoko dan cendet Gladiator besutan Satria, Eny SF mencuat ke papan atas untuk siap meramaikan kompetisi hingga kancah nasional.

Combat milik NRD SF banggakan Dt. Bupati Cup I Pati

Tampil memberi perlawanan ketat diposisi kedua tertulis nama besar Combat gaco besutan NRD SF Pati yang meraih hasil finish nyeri runner up dikedua laganya siang ini. Muntahan lagu kasar yang terselip fasih variasi tembakan yang mengembang menjadi andalan pasti untuk selalu tampil dominan, dan faktor inilah yang menjadi point penentu ajuan juri untuk menghadiahinya bendera koncer. Cucak hijau Virgoun, lovebird Durgandi dan cendet Salimar mengiringi langkah kemenangan Combat dimana Nouval sang punggawa tim sedang gencar-gencarkan mensosialisasikan lomba kemasannya bertajuk Bupati Pati Cup I yang rencananya akan digelar di Alun-Alun kota Pati pada 9 September 2018 mendatang bersama BnR. “ Alhamdulillah, Combat dan amunisi NRD SF lainnya bisa tampil membanggakan di ajang silaturahmi kami ini, semoga bisa stabil untuk kedepan di event-event berikutnya,” papar H. Utomo yang mengawal langsung perform Combat.

Al-Barqie milik RFS kibarkan bendera Dt. Purwodadi Award 2

Posisi ketiga ditempati Al-Barqie, gaco fenomenal milik RFS yang kali ini hadir full team bersama partner lainnya seperti Octha Rasta dan John Crust dengan satu misi yang sama yaitu menjalin tali silaturahmi dan menyampaikan undangan resmi kepada seluruh keluarga kicaumania Nusantara untuk hadir pada gelaran BnR-Purwodadi Award 2 yang akan dilaksanakan tanggal 29 Juli 2018 mendatang di Stadion Krida Bhakti-Purwodadi. “ Kami mohon dukungan dan partisipasi dari teman-teman semua,” ungkap Gus Sholah mewakili crew.

Bledex milik Anton-Tepos BC Jepara
Rover besutan Benk2 Pati raih double winner

Dikelas cucak hijau, Rover besutan Benk-Benk Pati tampil elegan dengan materi andalannya untuk berhasil menorehkan nama besarnya sebagai double winner. Turun pertama disesi utama cucak hijau MJ Jaya, Rover langsung tancap gas dan tidak menoleh sama sekali untuk mengucurkan derasnya tembakan isian bervariasi di memorinya yang terlihat begitu emosi dengan gaya jambul dan ngentrok hingga mutlak merajai. Kemudian aksi yang sama juga nampak disesi kedua kelas Oriq Jaya untuk kembali dinobatkan sebagai yang terbaik.

Anton Tepos BC andalkan duet Bledek & MJ

Masih dikelas yang sama, bintang lapangan justru tertuju pada kedua nama gacoan milik Anton Tepos BC Jepara yaitu MJ dan Bledex yang berduet solid mempertahan predikat jawaranya. Perform MJ nyaris tak terbendung saat berival dengan Rover dan lainnya, namun keberuntungannya kurang memihak dan harus rela menempati posisi runner up. Sedangkan untuk Bledex mendengar namanya saja lawan langsung keder dan harus mengakui materi lagu, power, gaya, serta durasi kerjanya saat bertarung disesi Pak Kenton. “ Keduanya tampil top perform dan saya yakin saat dikelas utama MJ Jaya tadi bisa koncer semua, tapi sayangnya menjelang akhir penilaian Bledex turun karena ada EF yang anak-anak kurang teliti membersihkan, alhasil tersisih dinominasi saja. Tapi untuk perform kedua Bledex sudah yakin kalo itu telak dan memang layak,” jelas punggawa Tepos BC Jepara ini.

Papburi Kudus dominasi juara kelas kenari

Papburi Kudus nyaris mendominasi persaingan dikelas kenari lewat aksi tiga gacoan yang diturunkan. Diantaranya adalah Untung besutan Lukman yang memiliki kualitas jempolan saat turun ngedur membawakan lagu panjang dengan durasi aktif sembari nagen di satu titik tangkringan saja disesi kenari bebas MJ Bird Shop. Kemudian Zidane polesan M. Murtarom dan Manik Maya olahan Khoirul Ulum dimana keduanya juga tampil membanggakan untuk menyabet posisi kedua dan ketiga saat berlaga disesi Oriq Jaya. “ Nyaris saja sapu bersih tahta jawara, tapi over all sudah bagus lah untuk membuktikan kualitas kenari akar rumput sendiri juga mampu bersaing,” cetus salah satu crew.

BBF Kudus andalkan Paku Bumi & Shockbeker

BBF Kudus komando Gilang Buana juga sukses membuktikan nama-nama gacoannya untuk patut diperhitungkan potensinya di papan atas, diantaranya lewat perform Shockbeker yang mutlak mendominasi pertarungan disesi cendet Oriq Jaya dengan gelontoran roll lagu yang begitu rapat speed pembawaanya disupport volume tembus serta tembakan senjata pamungkas yang berganti-ganti. Disusul aksi Paku Bumi yang perjuangannya mendapat apresiasi positif baik dari juri maupun penonton yang melihat untuk menempati posisi juara kedua dimana materi lagu serta gaya tarungnya begitu memikat dan layak. Kestabilan prestasi kedua gaco andalan BBF Kudus ini tak lepas dari dinginnya tangan sang mekanik yaitu Mbah Surip yang selalu menemani kesehariannya baik di basecamp maupun menjelang tarung di arena.

Gisell polesan Jontor BF sapu kelas utama

Jontor BF semakin mematangkan namanya sebagai salah satu pengorbit lovebird-lovebird berkualitas yang siap menembus kompetisi nasional dengan sederet koleksi jawara jebolan kandang tangkarannya sendiri. Siang ini dibuktikan lewat prestasi dahsyat Gisel, lovebird muda berwarna hitam batman yang sudah mampu mengimbangi bahkan mengungguli rival-rival seniornya saat bertarung disesi utama lovebird Pak Kenton untuk keluar sebagai pemenang yang sah. Saat bersaing dengan rival seumurannya disesi paud A MJ Bird Shop pun Gisel tetap tangguh untuk menempati podium ketiga. “ Gisel flexible dan Alhamdulillah juga stabil, dengan durasi tembakannya yang terus meningkat dia bisa menyesuaikan kondisi mau turun dikelas paud ataupun dikelas dewasa sekalipun,” jelas punggawa Jontor BF kepada MEDIABnR. (kiky)

Baca Juga : Daftar Juara MJ Oriq Jaya – Kudus (10/6/2018)

JBI yang bertugas di MJ Oriq Jaya Kudus
Remang-Remang besutan Mrs. Aura menang nyeri
Panitia Lomba MJ Oriq Jaya Kudus