LATPRES GANTANGAN BAROKAH-TANAH GROGOT KALTIM

Mediabnr – Setelah sukses ada perhelatan perdana bertema “ Launching Gantangan Barokah” pada bulan Mei, kembali digelar “ Latpres Gantangan Barokah “ (25/6) berlokasi di Tanah Periuk kota Tanah Grogot Kaltim dengan kawalan kru juri Independent Kaltim.
Ketua panitia sekaligus pemilik arena Gantangan Barokah yaitu H. Samsul Arifin mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh kicaumania yang hadir, sekaligus mengundang untuk berpartisipasi pada lomba besar bulan depan (Juli) guna menjalin tali silaturahmi. “ Nantikan gelaran besar kami (Barokah) dengan kemasan menarik untuk rekan kicaumania tepatnya di bulan Juli tidak lama lagi,” imbuh H. Samsul Arifin semangat.
Kelas Murai Borneo terjadi persaingan ketat dan sengit guna menyabet predikat terbaik. Setelah melalui pertarungan seru lagi menarik, MB Hantu Borneo milik Om Kanjeng dari BK BC dinobatkan sebagai Murai Borneo terbaik dengan berhasil meraih podium juara 1,1,3 dan 4. “ Lama tidak turun ke arena gantangan, performa MB Hantu Borneo tetap stabil di jalur jawara juga mencatat terbaik,” tutur Om Kanjeng bersuka cita ditemani Adi Gambut.
Untuk Cucak Hijau terbaik dicatat nama Ramingken milik Pis dari BK BC dengan menyabet prestasi juara 1,2,2 dan 2. Kestabilan Cucak Hijau Ramingken terbukti berjaya pada 4 kelas dari 6 kelas yang diperlombakan. Sementara Love Bird 500 ada nama Capten milik AZH dari Tapis BC bercokol sebagai juara satu sebanyak 2 kali serta merebut burung terbaik.
Cucak Hijau bernama Bodrex punya Lois Ramone dari Saga SF juga tak mau kalah guna menyabet prestasi juara, terbukti pada kelas Cucak Hijau C menyabet juara pertama.” Bodrex dimilikinya belum begitu lama akan tetapi soal penampilan kian hari tambah stabil juga gampang kerja,” ucap Lois Ramone sumringah. Tak hanya itu juga dukungan penuh dari Ladus Maretto tak ketinggalan dengan memberikan tambahan bonus pada setiap kelas guna memanjakan kicaumania yang hadir berpartisipasi.
Dari perolehan amunisi burung jawara dengan prestasi 3 besar milik BK BC mengantarkan mereka dinobatkan sebagai juara umum Bird Club, disusul Saga SF juga dinobatkan sebagai juara umum Single Fighter. Sampai berjumpa di bulan depan pada gelaran besar di arena Barokah, semua tak lepas berkat support dan dukungan penuh kicaumania, tanpa kalian kami dari Barokah bukan siapa-siapa, tutup H. Samsul Arifin. Eddy Wang














