Warkop BnR Cup
Mediabnr – Gelaran Akbar bertajuk Warkop BnR Cup yang diselenggarakan oleh Jhonny Liu, Toni Jangkung, Mr. Guntur, Kadir Hasibuan dan kawan-kawan setia BnR lainnya tentu saja menjadi event istimewa bagi 821 peserta kicau mania Jabodetabek yang terlihat turut hadir memeriahkan gelaran lomba yang dihelat di Taman Hutan Kota, Jl. Kepanduan, Pejagalan, Penjaringan, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Minggu, 24 Februari 2019.
Event yang dihadiri oleh beberapa Kicaumania papan atas dari Jabodetabek tersebut tentu saja menyajikan perlombaan yang sengit hampir di setiap kelasnya. kelas Murai Batu yang diikuti beberapa murai mania yang sering kali menjadi juara di gelaran lomba level nasional pun tentu saja semakin menambah kerasnya pertandingan dan persaingan di kelas murai batu tersebut.
Kemenangan manis pertama sukses diraih oleh Dr. Reno beserta team yang sukses meraih gelar juara pertama di kelas mewah BOB 36 Non Ring bersama gacoannya murai batu Next. amunisi terbaik milik Dr. Reno yang digantungkan di bawah gantangan Nomor 33 tersebut sukses menarik perhatian juri- juri yang bertugas serta beberapa penonton yang turut mengikuti dan menonton kelas BOB tersebut. bermodalkan isian yang cukup variatif seperti suara kolibri, cililin, kenari, ciblek lovebird dan cucak cungkok, Next yang memiliki durasi kerja yang sangat baik tersebut akhirnya berhasil mengumpulkan poin terbanyak dengan raihan tiga bendera koncer A dan 3 bendera biru yang tentu saja poin tersebut mampu menghantarkan murai Next sebagai yang terbaik di kelas utama murai batu BOB 36 non ring.
Masih di kelas yang sama, Fuksin Sunter yang hadir bersama Freddy Tjan dari Wani Edan SF, nampak menempel ketat posisi pertama sebagai runner-up di kelas tersebut. Sengaja menurunkan gacoan muda yang baru saja lepas dari masa trotolan nya, Murai Batu yang dinamai Mafia oleh Fuksin Sunter tersebut pun tampil tak kalah gahar dibanding murai – murai mapan lainnya. Aksinya yang ngotot melantunkan materi variatif seperti suara cililin kenari dan kapas tembak, nyatanya sudah cukup menjadi modal kuat bagi mafia untuk membiarkan sang pemiliknya angkat trophy di kelas utama Murai Batu yang cukup bergengsi tersebut. “Puji Syukur, Mafia telah sukses mempertahankan prestasinya setelah sebelumnya selalu menjadi juara pertama selama 3 minggu berturut-turut di event-event yang berbeda”, terang Fuksin Sunter.
Berlanjut dikelas utama Murai Batu Warkop BnR, H. Sukarto yang diketahui sebagai murai mania terbaik nasional tahun 2018 berkat rentetan prestasinya di event-event akbar pada tahun lalu tersebut, kini tidak hadir dengan gacoan utamanya MS. tampil dengan amunisi barunya Simba yang tak kalah hebat dari pendahulunya MS, Simba berhasil kembali membuktikan kemewahan nya dihadapan juri-juri BnR yang bertugas. Tampil dibawah gantangan 46. Simba yang berulang kali stabil melantunkan variasi suara cililin, jenggotan dan kapas tembak tersebut, akhirnya dinyatakan layak bertengger diperingkat teratas tangga juara dan kembali membawa pulang hadiah utama 1 unit motor dari panitia Warkop BnR Cup.
Holik yang dikawal Umi Kasum bersama team Mr. Joss pun tak pulang dengan tangan hampa. Turun dikelas prestisius Murai Batu Ring BOB 36, Pikolo yang juga diketahui sebagai salah satu murai jawara ini, kembali tampil memberikan kebanggan bagi pemilik beserta team yang membawanya. Beradu volume, variasi dan durasi kerja dengan sang juara pertama, Pikolo yang tampil dengan top performa nya ini sanggup meraih posisi kedua sebagai runner up dengan raihan point yang sama persis dengan sang juara pertama dan hanya kalah pada posisi nomor gantangan tapi tak kalah dalam kualitas performa.
Aksi borong juara justru terjadi dikelas cucak hijau. Bo Bo Ho milik Koh Rodi dari Kartini BC mampu menunjukkan dominasinya sebagai cucak hijau terbaik pada event tersebut. Turun dua kali dikelas Cucak Hijau Jelly 3000 Drink & Cucak Hijau Gurah, Boboho tampil tak terbendung. Tampil ngotot dengan tembakan gereja & tengkek yang dilakukan berulang, Boboho sukses tampil gemilang dan berhasil merebut juara pertama dikedua kelas tersebut serta layak didaulat sebagai double winner.
Sementara itu Chemistry cucak hijau milik Aji KCI-M Jakbar, pun turut memboyong juara pertama dikelas Cucak Hijau Vitagrow. Bermodalkan variasi materi seperti ciblek, tengkek dan gereja, Chemistry yang berada di gantangan 46 itupun berhasil memborong bendera koncer A dan didaulat sebagai juara pertamanya. *Zulfikar

























