
MediaBnR – Latpres special lebaran yang disuguhkan oleh Brayo SF (10/7) berlokasi di jalan raya Boja –Kaliwungu KM 7 depan kelurahan Kertosari nampaknya mendapat waktu yang tepat setelah libur banyak kicaumania yg rindu gantang burung jagoannya, Alhasil hamper 17 kelas yang di buka full semua. “Alhamdulillah ini pertama kali saya gelar latpres dengan slogan baru Brayo SF yang berarti sekarang Brayo milik saya pribadi bukan gabungan lagi, dengan tertatanya management Brayo SF saat ini menjadikan semangat untuk memajukan dunia perburungan yang sehat. Saya minimalisir protes dari peserta dengan berupaya menghadirkan juri-juri professional demi kepuasan kicaumania,’ungkap pak Anto kepada wartawan BnR.

Samson cendet jago milik Kamto Boja Mandiri SF berhasil nyeri diposisi runner up, dengan gaya angka satu dan roll speed serta hentakan tembakan varian lagu yang dimiliki membuat para juri tak lepas dari pantauan. “Sayang awalnya Samson masih ada ngetemnya karena telat nyepahnya, baru sepahan itu keluar baru kerjanya luar biasa sampai usai penilaian,”ucap Kremix pemoles jago milik Boja Mandiri SF. Diatasnya juga berhasil nyeri yang langganan juara ditempat ini yakni Destroyer milik Marisa dari Royal team.

Tak sia-sia di kawal sang istri tercinta, pak Suyatno asal Sukorejo tak tanggung-tanggung kacer jagoannya berhasil sapu bersih lawan-lawannya tanpa memberi peluang sedikitpun, dengan gaya 1 titik full buka ekor ditunjang seringnya keluarkan tembakan dahsyat menjadikan mencolok sendiri saat dilapangan. Banyak penonton memprediksi jika Sabda langit pasti juara 1 karena tidak ada lawan yang melebihinya. “Alhamdulillah datang ke Brayo mendapat rejeki dari sabda langit menang hatrick, memang istri saya membawa berkah mengawal saya refreshing ke lomba burung ini,”papar bapak Suyatno penuh semangat.dibawahnya kelas ketupat berhasil ditempati oleh Himura Kenshin polesan erik Boja raya.

Kelas yang sangat luar biasa jumlah pesertanya di even ini ada di kelas cucak hijau, dikelas ketupat berhasil dikuasai oleh Luwak Awu milik Anton Griya Peksi berganti dikelas berikutnya kelas opor Green Killer milik H. Kandar Dt. TS BC memimpinnya dan dibawahnya masuk 3 besar ada jago milik All Jabal SF cuatkan Abimanyu. Dengan melihat posisi jawara di 3 kelas cucak hijau ini menunjukkan bahwa kelas burung pemakan buah ini benar-benar sangat ketat persaingannya. (LamBanK)
Baca Juga : Daftar Juara Brayo Spesial Lebaran (10/7/2016)







