
Mediabnr – Area Perhutani Semarang di Jl. Dr. Cipto no. 99 kembali menjadi saksi persaingan sengit gaco-gaco handal kicaumania antar kota yang hadir dalam gelaran latpres Spesial BEST Independent komando Baret, Eti & Solikin pada Minggu (17/12) dipenghujung tahung 2017 ini. Dengan IDR tiket yang terjangkau semua kalangan namun menyediakan hadiah pembinaan yang cukup mewah serta kemasan memikat dengan tambahan juga banjir doorprize mampu mencuri perhatian khalayak meski banyak event-event lain yang terselenggara bersamaan.

Cuaca cerah di tengah musim penghujan siang hari ini seakan membawa angin segar bagi rekan-rekan kicaumania yang hadir berpartisipasi mengusung sederet gacoannya yang mana diharapkan nanti dapat tampil lebih optimal. Persaingan sengitpun terjadi disetiap kelas yang ada dengan sesaknya peserta yang memenuhi gantangan.

Murai batu selalu menjadi partai neraka yang sangat menarik untuk disimak, dimana atmosfir panasnya kompetisi kental terlihat. Kali ini pun demikian, beberapa nama besar harus bergantian menempati podium puncak, diantaranya adalah Sangsaka, Ciung dan Balvir. Meski belum lama diorbitkan sang empunya yakni Tjondro Harpindo, Sangsaka telah memperlihatkan kualitas juga kestabilannya dalam bertarung. Terbukti dalam tiga pekan laga berurutan ia mampu stabil di puncak tahta, dan siang ini pun kembali berhasil mempertahankan gelar jawaranya sebagai pemenang dikelas utama murai batu BEST bahkan masih berlanjut disesi kedua Bintang sebagai juara ketiga lewat aksi memikat yang ditampilkannya mengusung bendera Dt. Piala Kapolsek Weleri.

Ditempel ketat aksi hebat Balvir besutan Farel 4 Sekawan dari Berlian SF Kendal kawalan Aris Berlian yang finish sebagai runner up dengan perform yang tetap mumpuni meskipun dirasa kurang maksimal oleh sang mekanik. Bongkaran roll lagu rapih terlontar dari paruhnya diselingi variasi tembakan senjata ampuh yang keras terdengar ditopang gaya ngeplay happy andalannya, disesi kedua Bintang Balvir masih bersaing berbagi bendera koncer meski hasil akhir finish diposisi keempat. “ Batal ke BnR Award karena kondisi Balvir kurang fit dan cuacanya yang tidak mendukung, daripada terlalu lama libur saya paksakan turun mencari event terdekat untuk tetap menjaga kestabilan birahinya,” jelas sang mekanik.
Finish sebagai juara ketiga dikelas utama murai batu BEST ini adalah Ciung polesan Zahwa yang juga memberikan tontonan memikat bagi juri dan peserta lewat aksinya yang exotis di sudut gantangan. Berbagai variasi tembakan fasih dimuntahkan menutup bongkaran lagu isian yang dibawakan dengan volume tembus untuk mengungguli rival-rivalnya, dan terbukti di aksi keduanya disesi Bintang Ciung berhasil membalik keadaan dengan mutlak menempati puncak tahta. Prestasi ini sebagai bentuk persiapan serta dukungan Ciung bersama sang empunya untuk mensupport penuh gelaran PBI bertajuk Plaza Cup VI Semarang 14 Januari 2018 mendatang.

Demikian halnya dikelas kacer dimana Manggala dan Robin juga harus bergantian menempati posisi jawara. Robin milik Fajar Real SF yang terbukti selalu stabil berprestasi siang ini pun kembali nyaman dipuncak tahta dikelas utama BEST untuk pemanasan berlaga di event akbar BnR Semarang bertajuk KWB Award 31 Desember dua pekan lagi. Disusul Manggala milik Andi Citarum sebagai runner up dikelas utama ini meskipun turun dengan jubah barunya yang belum begitu matang. Perform perdananya langsung ngedan, dengan balutan kualitas dahsyat yang dimiliki bertabur muntahan roll isian kasar dan besetan-besetan tajam menghantarkannya kembali menempati puncak podium dilaga keduanya disesi Bintang untuk menyabet predikat nyaris double winner. “ Semoga kedepan kondisi Manggala terus membaik untuk kembali stabil bersaing di event-event pamungkas lainnya,” ungkap Andi Citarum yang memang kental dengan predikat master kacer Semarang ini.

Dikelas lovebird nama Pokemon milik Ari juga kembali memantabkan langkahnya sebagai salah satu lovebird papan atas yang stabil dan sarat prestasi disetiap aksi laganya dengan raihan nyaris double winner disesi utama lovebird B BEST dan C Bintang. Pokemon adalah salah satu gaco orbitan Ari dari jebolan hasil breedingnya di basecamp Amartha SF Demak yang memang terkenal handal menetaskan lovebird-lovebird berkualitas lewat indukan terpercaya yang dikoleksinya.
Persaingan di paruh bengkok ini juga dihiasi oleh aksi-aksi hebat squad besutan Halilintar BC komando Kate yang selalu mampu memberi warna di posisi juara, seperti halnya Kanjeng Mami yang menang nyeri dan Cenit yang finish diposisi ketiga disusul prestasi gacoan burung lain yakni murai batu Kaisar dan kolibri Predator.


Mr. Ozi Be74wi SF yang selalu hadir dimana beliau ada waktu luang juga turut memeriahkan gelaran dengan membawa serta Raja Odeng gaco kenari debutan barunya. Hasilnya pun cukup membanggakan, turun perdananya berhasil menempati posisi runner up. “ Kebetulan saya harus stay cukup lama di Semarang untuk menyelesaikan pekerjaan, jadi bisa skalian silaturahmi dengan teman-teman di event-event sekitaran Jateng,” ungkap Big Bos Be74wi SF ini.

Hadir pula Mr. Dian SRG salah satu punggawa Sumber Raya SF asal kota Weleri yang juga turut berpartisipasi untuk uji lapangan beberapa amunisi terbarunya sekaligus mensosialisasikan gelarannya bertajuk Piala Kapolsek Weleri yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Desember mendatang di Halaman parkir Bunda Maria, Besokor-Weleri. “ Kami haturkan undangan resmi untuk seluruh rekan kicaumania Nusantara untuk dapat ikut memeriahkan gelaran PIALA KAPOLSEK WELERI yang pastinya dengan kemasan terbaik kami, hadiah mewah disetiap kelasnya serta hadiah wow untuk juara umum baik SF maupun BC. Segera pesan tiketnya jangan sampai kehabisan terutama dikelas-kelas burung utama yang saat ini sudah menipis, bisa langsung kontak dinomor 08988956191 dengan rekan kami Babab Slanker. Monggo kami tunggu rawuhnya, sampai jumpa di kota Weleri dua pekan lagi,” ungkap Mr. Dian SRG.


Dipenghujung acara, panitia mengundi berbagai macam doorprize yang telah disediakan untuk para peserta yang beruntung di gelaran ini. Dan diantaranya keluar nomor undian milik crew H. Lila Kalifa asal kota Kudus yang juga turut serta memeriahkan gelaran dengan memperoleh hadiah utama berupa 1 ekor kambing untuk dibawa pulang. “ Kami segenap crew panitia menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan kicaumania serta memohon maaf yang sedalam-dalamnya apabila terdapat kekurangan. Kami akan selalu intropeksi diri untuk kedepannya dapat lebih baik lagi memberikan yang terbaik untuk anda sekalian, sampai jumpa di gelaran BEST Independent selanjutnya,” tutup Mrs. Eti. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Latpres Best Independent – Semarang (17/12/2017)





