
Tasikmalaya (MediaBnR.Com) – Dora, burung milik H. Masdar Candi Mas Cilacap, menjadi yang terbaik di lomba nasional PMTI Putaran 13 di lapak Mayagraha, Cikurubuk, Tasikmalaya, Sabtu-Minggu (30-31/7). Di partai final, Dora mementahkan Wareng burung lawas milik SDR Ciamis. Kemenangan Dora ini mementahkan prediksi bahwa burung Candi Mas mampu menjadi juara sejati di lomba nasional. Terbukti Dora menjadi juara sejati dan memboyong satu unit sepeda motor Yamaha R15.
Sementara itu, Wareng milik Opik SDR mau tak mau harus puas di urutan kedua. Burung lawas SDR yang telah puluhan kali juara nasional kembali membangkitkan semangat juang kru SDR. Di 20 besar, SDR masih menyisakan dua burung Nirwana dan Wareng. Sayang, Nirwana harus mengakui keunggulan Penalosa. Untungnya, Wareng masih bias bertahan hingga final yang sebelumnya Wareng harus berjuang mengkandaskan burung kencang. Kemenangan ini, kru SDR yang dikomandoi Ogi cs memboyong satu unit Yamaha Motor MX ke Ciamis.

Lagi-lagi Silver Hawk, burung milik Freddy Absolute, masih bertahan dalam jalam jalur juara. Pekan lalu, ia menaklukan lapak Keradenan. Kali ini aksinya terhenti disemi final versus Dora. Kemenangan Silver Hawk ini menambah pundi-pundi poinnya. Tambahan 100 poin menjadikan burung yang bermarkas di Sidareja ini makin PD dipuncak. 540 poin didapat Silver hawk meninggalkan 100 poin dari saingan terdekatnya, Tanjung jana Cigir.

Penalosa milik Edhi SK mampu bertahan hingga semi final. Juara keempat didapat oleh burung ini. Lagi-lagi Dora lah yang menghentikan aksi panggung patek penalosa. Padahal, bila burung ini lepas kawalan Dora, Penalosa akan mampu bertahan hingga akhir. Sayangnya, meski dipukul habis Penalosa, Dora masih bias loncat sedikit di atas tali dan meluncur sempurna kearah patek.
Empat team besar mendominasi juara lomba nasional PMTI Tasikmalaya. Keempat burung tersebut sudah mengenyam manisnya menjadi juara. Sementara itu 10 besar didominasi pemain local Tasikmalaya, Bandung dan Pangandaran.


Lomba yang dikomandoi Pepen GA dan martin MS ini berujung sukses. Kesuksesan itu tidak terlepas dari pengawalan panitia lapak Cikurubuk yang bekerja dengan skstra keras sehingga gelaran sukses tergelar. Padahal di hari Sabtu terkendala hujan dan hanya menyntaskan babak pertama saja. Namun karena kesigapan panitia lomba berjalan sukses dana mendapatkan juara sejati.
Lomba nasional putaran selanjutnya akan digelar di lapak Kebumen Jawa Tengah dengan total hadiah Rp 50 juta. Edhi SK sebagai ketua PMTI Pengda Jateng mengundang seluruh mania andhokan nusantara untuk kembali meramaikan persaingan di Kebumen. (sae Milan)


