Senyum Lebar Para Jawara Event Exlusive BnR Semarang Feat Candi Zebra 39, Silaturahmi Dt. Anniversary 4th Faishal Di Kota Kendal All Class Tanpot

-Media BnR-Kemeriahan gelaran lomba burung berkicau dengan tajuk BnR Semarang Feat Candi Zebra 39 Spesial Murai Batu & Cucak Hijau 24 G hasil kolaborasi panitia BnR Semarang komando Sukma Titut dan Candi Zebra 39 pimpinan Dimas Bagus Lisdiyantoro yang dikemas exlusive dengan pakem BnR yang mengadopsi sistem penilaian terbuka pada hari Minggu (21/08/2022) di arena BnR Semarang yang terletak di Kampung Wisata Blancir-Semarang Timur ini dibarengi senyum lebar dari para kicaumania yang sukses menghantarkan amunisi-amunisi andalannya bertengger di podium juara.

Sosok Dimas Bagus Lisdiyantoro yang memang sudah banyak dikenal kalangan kicaumania sebagai salah satu Tokoh kicaumania asal kota Semarang dengan segudang prestasi wahidnya dalam kompetisi hobi hingga level nasional ini juga sangat kritis perihal fairplay. Oleh sebab itu, dalam event gelarannya hari ini beliau sangat mewanti-wanti kepada semua element terkait untuk dapat semaksimal mungkin menutup celah yang sekiranya dapat memicu kecurangan. Beliau juga turun langsung memantau dan mengawasi secara detail jalannya perlombaan sejak awal hingga akhir.

“ Bagi saya ini adalah event silaturahmi untuk dapat lebih menjalin erat rasa saling memiliki sebagai sesama kicaumania yang pastinya sama-sama peduli akan terciptanya lomba burung yang sportif dan fairplay. Di gelaran ini saya dibantu teman-teman BnR Semarang dan tentunya dukungan dari rekan-rekan kicaumania semua mari kita sama-sama untuk bisa mewujudkan hal tersebut, dan semoga dapat terus konsisten dikemudian hari di event-event lainnya. Jangan segan untuk saling bertegur sapa kalau ketemu diluar gantangan, saya pribadi pun akan siap membantu teman-teman kicaumania semaksimal mungkin yang saya bisa, salam hangat satu hobi dari Candi Zebra 39, sukses selalu kicaumania,” ungkap Dimas Bagus Lisdiyantoro.

Rona bahagia terpancar dari para kicaumania, diantaranya adalah Fahrudin bersama keluarga dan beberapa crew lainnya pengusung bendera Dt. Anniversary 4th Faishal yang hari itu menurunkan salah satu koleksi amunisinya dikelas murai batu lewat nama Bima. Meskipun belum mencapai top perform pasca berganti jubah, Bima sudah cukup intens dalam mengeksplore kualitasnya dan cukup merepotkan kompetisi. Muntahan irama lagu isiannya terdengar jelas ditopang powernya yang juga keras, ditambah dengan durasi kerja aktifnya yang dibalut apik dengan gaya tarung ngeplay happy sebagai senjata pamungkas Bima.
“ Alhamdulillah sudah cukup bagus kinerja Bima tadi di lapangan, cuman masih ada beberapa kesalahan yang berakibat cukup fatal untuk dia bisa masuk nominasi dan kami pun menyadari itu, semoga di laga selanjutnya bisa lebih baik lagi dan bisa kembali top perform untuk menunjang kestabilan prestasinya seperti dulu,” ungkap Fahrudin didampingi keluarga dan crew Krebo Kendal memanfaatkan laga silaturahmi hari ini untuk menggalang dukungan kicaumania dapat hadir berpartisipasi memeriahkan gelarannya yang akan terlaksana pada Jumat 23 September 2022 mendatang di lokasi gantangan Krebo Kendal dengan hadiah semua kelas tanpa potongan.

Tahta puncak dikelas pamungkas dengan tiket termahal 2200K yakni sesi murai batu Candi Zebra 39 berhasil ditaklukkan oleh amunisi besutan Aditya SF asal kota Salatiga yang ternyata baru diturunkan pertama kali ini di lomba besar. Sebuah pencapaian yang sangat luar biasa tentunya bagi Surya Jr 26, melihat track record prestasi rival-rival yang turun dikelas ini pastinya sudah bernama besar diblantika murai batu mania papan atas. Amunisi Aditya SF dikelas cucak hijau juga tak mau kalah mengoleksi kemenangan hari ini lewat nama Pesona yang kembali membuktikan eksistensi prestasinya di podium juara 1,3,3.

Dari kota yang sama Hokky Karfeed sukses menghantarkan salah satu koleksi amunisinya dikelas murai batu lewat nama Algojo, dimana aksi ciamiknya diganjar oleh tim juri untuk dapat menempati podium terbaik disesi murai batu A BnR dengan tiket 1100K. “ Sebenarnya berat sekali persaingan kali ini dimana lawan-lawan Algojo juga bagus-bagus, muntah beling semua, luar biasa….,” cetus Kipli sang mekanik mengaku cukup lega dan bisa tersenyum lebar usai menyimak hasil konceran Algojo lebih dominan untuk menjadi juara.

Sedangkan dengan harga tiket yang sama disesi murai batu B BnR 1100K berganti nama salah satu koleksi andalan dari markas Yono Brambang Purwodadi, yakni Sarjana Muda yang memang tampil lebih dominan baik dalam segi variasi irama lagu isiannya, power kerasnya, gaya tarungnya, juga durasi kerjanya, hingga tak ragu tim juri mengganjarnya sebagai yang terbaik dikelas ini. “ Alhamdulillah, rejeki yang sangat luar biasa hari ini, selain bisa menjalin silaturahmi dengan sahabat-sahabat saya kicaumania yang datang ke sini dari berbagai penjuru kota, Sarjana Muda juga sukses mendulang prestasi membanggakan. Semoga kedepan bisa terus stabil di event-event besar lainnya,” papar Yono Brambang.

Dede Prima SF dari kota Brebes juga aktif ambil bagian dalam catatan prestasi di laga hari ini, diantaranya lewat aksi koleksi amunisi andalannya dikelas murai batu dengan nama Bataliyon yang penampilannya mampu mencuri perhatian tim juri juga penonton yang menyaksikannya langsung di arena saat itu. Turun disesi awal murai batu Sim A tiket 550K, Bataliyon sudah sangat fasih beraksi dengan balutan materinya yang memang nampak melebihi rata-rata hingga sukses menyabet podium juara terbaik. Berlanjut kesesi selanjutnya kelas murai batu Sim B tiket 550K, Bataliyon juga tetap konsisten mempertahankan performanya dan berbagi bendera koncer dengan kandidat terbaik lainnya untuk finish podium runner up. “ Nyaris saja hari ini finish double winner,” cetus sang mekanik.

Podium runner up dengan hasil konceran bendera A yang terpecah dikelas murai batu Sim A tiket 550K ini ditempati oleh Samudra besutan Naufal NRD SF asal kota Pati. Tampilan aksi ngeyel dengan balutan materinya yang terpapar jelas saat bertarung dikelas tersebut harus memaksa sang empunya untuk legowo menerima selisih tipis hasil koncer ini. “ Tetap semangat, soal kualitas pastinya banding-banding nyaris semua murai batu yang turun bagus semua kinerjanya, tinggal hokinya masing-masing saja,” pungkas Naufal yang lebih terfokus pada persiapan gelaran pekan depan melawat laga SMM dengan koleksi amunisi lainnya ini.

Dikelas cucak hijau nama Wisanggeni jebolan markas BG – Bintang Gading Mastering kembali tampil tak terbendung untuk dapat mengantongi podium double winner di sesi cucak hijau Patwal A dan Patwal B tiket 330K. Perform koleksi lainnya dikelas murai batu juga cukup meyakinkan lewat balutan materi dahsyat yang ditampilkan oleh Artomoro besutan H. Arie BF yang kali ini harus puas menduduki podium juara 4 disesi murai batu SIM B tiket 550K.

Sementara amunisi stabil cucak hijau Hercules polesan tangan Andy – Bunderan SF dilaga tarungnya hari ini berhasil menambah pundi-pundi koleksi juaranya sebagai peraih podium juara 2 sesi cucak hijau Patwal A dan juara 4 sesi cucak hijau Patwal B tiket 330K. (kiky)





