
MediaBnR.Com – Dalam agenda MUNAS nanti Yayasan BnR akan kembali memilih Ketua Umum Yayasan BnR untuk periode 2016 sampai 2020. Kalau kita amati ada dua kandidat yang akan menduduki jabatan sebagai Ketua Umum Yayasan BnR. Tapi siapapun sosok tersebut yang terpenting BnR tetap konsisten menjalankan roda perputaran dunia perburungan ini. Karena tidak mudah untuk menjadi Ketua Umum Yayasan BnR yang memang harus benar – benar bijaksana. Seperti yang disampaikan langsung oleh Pendiri Yayasan BnR Bang Boy.
“Menjadi ketua bukan jabatan hiasan saja menjadi ketua harus pintar memilah dan mengambil langkah. Seorang ketua akan hancur saat dia memihak dari salah satu dan gampang dipengaruhi. Tidak mudah menjadi seorang pemimpin itu banyak yang menjadi pemimpin. Tapi sebelum menjadi pemimpin belajar memimpin diri sendiri dulu baru bisa memimpin orang lain. Seorang pemimpin nggak bisa egois apalagi mudah tersingung kemudian menjadi emosi. Sosok pemimpin harus netral siap dikritik dan harus pintar melihat dan bijaksana. Apapun yang disampaikan oleh rekan yang di bawah kita dengarkan saja dulu. Karena kadang informasi yang kita terima ada maksud baik ada maksud yang terselubung. Kalau kita tidak berhati – hati kita sendiri sebagi pemimpin yang akan bertangung jawab. Karena apapun alasannya kesalahan yang dilakukan oleh yang bawah tetap tanggung jawab pimpinannya. Seorang ketua atau pemimpin harus jelas apa yang akan dilakukan apa yang akan dijalankan. Seperti kapal ada tujuan dan tempat dimana kita berlabuh. Jangan pokoknya kita berangkat naikan jangkar baru mikir kita kemana. Bahaya ini bisa kehabisan bahan bakar kita tidak melihat daratan malah bisa kita kompal kampul di lautan luas,” pesan Bang Boy untuk bisa menjadi seorang pemimpin.
Apa yang disampaikan oleh Bang Boy sudah dapat kita buktikan dengan berdiri tegaknya BnR sampai sekarang ini. Hampir 8 tahun BnR selau menunjukan perubahan yang positif untuk kemajuan dunia perburungan ini. Sosok beliau yang selalu mengayomi menasehati dan mengarahkan membuat BnR semakin besar dan besar.
“Jujur beliau (Bang Boy) sosok panutan aku dan memang idolaku yang setiap cara berpikirnya selalu aku ikuti. Beliau selalu bijaksana dalam menghadapi masalah maupun menyelesaikan masalah. Saat aku ataupun Pak Sopian memberikan laporan beliau selalu tenang dan senyum dan tidak berkomentar. Cara beliau menyelesaikan masalah itu yang membuat aku angkat topi dan acungan jempol,” kata Ariza dengan semyum khasnya.

Pujian juga dari para pengurus BnR pusat terhadap BnR Satoe dalam menjalankan BnR memang hebat sekali. Nasehat dan bimbingan terhadap para pengurus yang selalu mengarahkan dengan falsafah beliau “alon alon asal kelakon”.
“Hebat! Komandan (Bang Boy) seperti air hujan di saat kemarau yang selalu bisa menyejukan hati kami di saat kami emosi. Beliau selalu tenang dan terlihat santai menghadapi permasalahan yang ada. Masukan dan nasehat beliau malah selalu memberikan alternatif dan kami pengurus disuruh memilih sendiri dan mengambil keputusan sendiri. Kalau ini akibatnya ini kalau itu akibatnya begini ini selalu yang diterapkan beliau,” kata Kang Pian.

Para Kicaumania kita nantikan hasil MUNAS Yayasan BnR siapakah yang akan memegang kemudi kapal BnR tahun depan. Terpenting Yayasan BnR selalu di hati kicuamania dan terpenting lagi BnR tidak kemana – mana tapi BnR ada di mana – mana Bravo BnR. (red)


