
Mediabnr – Jumat (2/3). Kehebatan Sintren saat beraksi di ajang gantangan terbukti pada gelaran latpres Jumat Legi BBC (Batik Bird Club) kawalan Juri BnR Indonesia yang digelar rutin setiap bulannya di Halaman Parkir Carrefour-Pekalongan. Meskipun baru 2 pekan di take over oleh Mr. Bambang Galeh, dua kali turun laga pasca pindah tangan tersebut Sintren terus menunjukkan grafik kestabilan prestasi yang sangat luar biasa. Turun perdana uji coba di event latpres Batagor-Pekalongan dengan settingan yang diubah drastis sesuai kapasitas olahan tangan punggawa AB Galeh BF Kedungwuni-Pekalongan ini, Sintren tambah menggila performanya dan langsung melesat jauh dengan perolehan point mengesankan sebagai sang jawara untuk meninggalkan rival-rivalnya.

Dan siang hari ini untuk laga keduanya, Sintren juga kembali mempertontonkan aksi yang begitu memikat lewat durasi tembakan panjang yang dilantunkan berirama lelah yang kemudian diteruskan dengan memainkan speed rapat. Kestabilannya dalam durasi kerja juga diakui oleh juri dan peserta yang memantau, maka tak pelak perolehan total point Sintren pun menjulang dan kembali berhasil menduduki tahta terbaik di puncak klasemen lovebird Paud. “ Semoga kedepan, kualitas perform serta kestabilan prestasi ini dapat dipertahankan Sintren untuk melengkapi squad amunisi dan selalu membanggakan AB Galeh BF Kedungwuni-Pekalongan,” ungkap Mr. Bambang sang punggawa yang turun langsung memantau perform Sintren siang ini.


Menjadi perbincangan oleh juri, peserta juga penonton yang melihat adalah lovebird dengan nomor gantangan 02 dikelas A dimana Otok-Otok besutan Krebo punggawa Krebo Kendal berlaga. Tembakan panjang istimewanya serta gaya tarung nyekleknya merupakan hot topic untuk para kicaumania di sudut-sudut arena yang mungkin ini adalah kali pertama Otok-Otok bertandang ke kota Pekalongan hingga banyak diantara mereka yang menanyakan bahkan langsung to the point untuk meminangnya. Meskipun dirasa jauh dari kondisi top performnya, Otok-Otok masih mampu mengimbangi dan berhasil finish diposisi runner up.

Demikian halnya dengan Somad, lovebird muda besutan Fajar rekan setimnya dari tim Krebo Kendal yang juga mengalami hal yang sama untuk mampu mencuri perhatian khalayak. Aksi tarungnya dengan tembakan panjang diusia belianya ini juga menjadi sorotan begitu banyak pasang mata. Meskipun kurang maksimal performnya karena datang terlambat dan langsung digantang, Somad masih mampu bertahan diposisi ketiga kelas lovebird paud A. “ Dua hari berturut-turut nama-nama squad amunisi Krebo Kendal berhasil mewarnai kompetisi latpres di dua lokasi dan kota yang berbeda pula. Kamis kemarin di latpres awal bulan Irvado BC Kendal dan hari ini di BBC Carrefour Pekalongan. Semoga kedepan prestasi ini dapat selalu kami pertahankan lewat kualitas mumpuni lovebird kami dengan Ring Krebo Kendal dan juga produk pakan dan vitamin kami sendiri,” jelas Krebo sang punggawa.


“ Terimakasih atas partisipasi dan dukungan rekan-rekan kicaumania yang setia menghadiri setiap gelaran kami meskipun di pekan ini hingga hari Minggu nanti banyak sekali gelaran-gelaran di Pekalongan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan yang ada,” tutup Cak Anton selaku Ketua Pelaksana mewakili seluruh crew yang bertugas diakhir acara. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara BBC Pekalongan (2/3/2018)






