Bona-Fide 99 Fan’s Feat Kuby

MediaBnR-Semarang, Sabtu (4/7) panitia Bona-Fide 99 Fan’s feat Kuby yang berlokasi di Wisata Lembah Kalipancur, Manyaran-Semarang resmi membuka kembali arena gantang lomba burungnya. Sesuai instruksi serta saran dari Bapak Walikota seusai ketok palu hasil pertemuan dengan seluruh EO sekitaran beberapa waktu lalu, dimana protocol kesehatan dimasa waspada pandemic virus corona covid 19 harus tetap tegas dijalankan.
Terbukti, EO komando Cak Pay Kuby ini benar-benar mematuhi aturan tersebut seperti halnya stardart protokoler yang ada. Tak hanya satu bahkan cukup banyak tersedia tempat cuci tangan beserta sabunnya disetiap sudut arena, panitia dan juri memakai masker, crew ticketing menggunakan faceshield dimana peserta wajib mengantri dengan menjaga jarak aman, tim khusus yang dibentuk untuk aktif mengitari arena guna selalu mengingatkan masker semua peserta tetap terpasang.
“ Tetap mematuhi protokol kesehatan intinya, kesadaran diri masing-masing dan selalu mengingatkan satu sama lain karena ini semua manfaatnya untuk kita juga, kerjasama pihak panitia dan peserta sangat-sangat dibutuhkan di sini. Jadi, monggo kita sama-sama buktikan bahwa kicaumania bisa taat aturan protokoler ini agar kedepan kegiatan silaturahmi ajang lomba burung berkicau tetap berjalan,” ujar Cak Pay mendukung penuh program Pemerintah.

Geliat semangat gantang kicaumania yang berkobar begitu jelas tampak di arena ini. Tak hanya pemain akar rumput, laga ini juga dimeriahkan rekan-rekan dari luar kota. Alhasil, pertarungannya pun menjadi semakin sengit disetiap kelas yang ada. Meski belum beruntung mendulang kemenangan lewat gaco debutannya murai batu Ryu dan kenari Elda, Mr. Dading Bank Jateng yang baru kali pertama merasakan atmosfir kompetisi lomba burung tak lantas patah semangat, bahkan malah semakin penasaran katanya. Bukan soal kualitas materi gacoannya yang kurang layak, tapi dalam masa libur panjang pandemic ini perform amunisi memang harus di refresh kembali untuk “mengingatkan” nya.
“ Memang belum maksimal aksi Ryu dan Elda tadi, yah maklum lah om baru perdana turun lapangan, butuh penyesuaian lagi. Semoga next lebih optimal,” ungkap Mr. Dading yang saat ini memang sedang aktif berburu gacoan untuk mempersolid squad amunisinya di semua lini.

Tim SMF BC (Semarang Murai batu Family) semakin memperlihatkan ketajaman squad amunisi andalannya. Seperti halnya murai batu Manteb yang siang ini sukses memenangi pertarungan dikelas utama Kuby, ternyata di event-event sebelumnya sudah cukup stabil menorehkan prestasi. Track record turun perdana di awal pembukaan gantangan RITA Super Mall Tegal aksinya sukses menempati podium 1, lanjut ke ajang Halal Bihalal Pradana BC Klaten menduduki podium 3, melawat arena latpres Sabtu Spesial Irmaga BC Gringsing finish podium 1, dan Minggunya tetap stabil mempertahankan podium 1 nya di latpres Bawang BC Batang.

Kemenangan Manteb siang ini ditemani keperkasaan Kipas Angin yang juga sukses menempati podium juara 3, kacer lawas yang pada latpres Bawang BC Batang lalu juga finish di podium juara 2. “ Gaco lama yang prestasinya sudah mapan semua sebenarnya, tinggal memoles lagi setelah libur panjang pandemic ini. Sementara Boboho memang masih baru jadi harus lebih banyak menambah jam terbangnya dulu,” jelas Dwi mewakili tim.
Dibeberapa episode mediabnr sebelum-sebelumnya nama gacoan ini sudah kerap kali mencuat prestasinya, seperti di ajang latpres Irmaga BC Batang dan latpres Halal Bihalal Pradana BC Klaten lalu dimana aksinya telah sukses mendominasi podium juara. Siang ini namanya pun kembali dinobatkan sebagai yang terbaik diantara gaco-gaco lovebird papan atas saat berlaga disesi B Bonafide, Jogoboyo gaco orbitan anyar Mr. Kenny ALBA BF Semarang mengandalkan aksi tembak panjang, volume keras, serta durasi aktif kinerjanya yang full awal-akhir.
Menurut pengakuan pemilik penangkaran lovebird trah prestasi ring Alba BF Semarang ini, ia masih meraba settingan Jogoboyo yang memang belum lama ini diorbitkannya. “ Sebetulnya menurut saya belum perfect 100 persen tereksplore semua kemampuan Jogoboyo, masih besar sekali potensinya yang harus digali lebih optimal lagi. Meskipun memang sudah terlihat sering menjuarai event tapi saya optimis kedepan aksi diatas rata-ratanya akan lebih menggila lagi,” pungkasnya.

Binal, salah satu squad amunisi kenari andalan Mr. Jasson jebolan markas besar Goldy SF Semarang yang terkenal piawai melahirkan jago-jago kenari papan atas ini sukses membuktikan kualitas sejatinya sebagai jawara meskipun lama bertapa melewati libur pandemic corona hampir 4 bulan. Dilaga uji coba perdananya pekan lalu ketika melawat gelaran Latpres Lembu Suro-Boyolali, Binal sukses mempertontonkan aksi terbaiknya untuk mencicipi podium runner up kelas utama kenari.
Hari ini merupakan laga keduanya, dimana performanya semakin membaik dan lebih matang untuk mutlak mendominasi persaingan full gantangan disesi kenari Bonafide. “ Ujian Binal sebetulnya tidak berat-berat bangetlah kemarin itu, karena kebetulan waktu libur corona dia juga pas mabung. Jadi pas, keluar perdana jubahnya juga baru kerjanya juga lebih maksimal pastinya,” jelas Mr. Jasson yang dimasa libur panjang pandemic lalu memfokuskan kegiatan hobby nya dengan breeding kenari trah jawara koleksinya. (kiky)






