
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran spektakuler dalam menyambut hari jadi Brimob yang ke-70 (25/10) dilapangan tembak Brimob Srondol Semarang kali Nampak meriah, dengan kolaborasi 2 eo antara Venus BC dengan Banyumanik BC akhirnya meraih sukses. “Melihat dari keinginan masyarakat juga melaksanakan program bapak Presiden bahwa Polri harus dekat dengan masyarakat, Sedangkan saat ini masyarakat komunitas burung sangat banyak baik di Jateng pada umumnya dan Semarang khususnya. Oleh karena itu kita gelar even lomba burung ini supaya dekat dengan masyarakat secara otomatis kita sama-sama bisa menjaga keamanan,”papar AKBP Ferdinand Maksi Pasule,SIK sebagai Wakasat Brimob yang akan mengagendakan lomba burung secara rutin tiap tahunnya.
Ajang ini menjadi rejeki dari beberapa kicaumania secara tiba-tiba, nama yang sudah tidak asing lagi Orla Pram pencetak love bird trah juara di kota Semarang ini tak mensia-siakan kesempatan jagonya Tootless diposisi runner up dikelas LB bintang Brimob langsung di take over oleh Fiktor asal banyumanik Semarang. hal serupa juga dialami oleh Rudi DBK Fortune yang akhirnya juga melepas jago utamanya Srikandi ke tangan salah satu kicaumania asal karangawen dengan harga yang fantastis puluhan juta rupiah. “Ya sebenarnya ga ada niatan saya jual Srikandi karena sudah banyak yang ingin meminangnya namun saya masih sayang melepasnya, mungkin dengan bapak ini kita nyambung ngobrolnya dan akhirnya Srikandi saya lepas tanpa ada beban. Semoga Srikandi di tangan Big Bos barunya semakin melejit prestasinya,”harap Rudi yang di dampingi rekannya Puguh satu atap di DBK Fortune. Dengan nama yang sama yakni Srikandi debutan David dari Banyu asin SF juga berhasil menempati posisi 3 besar dikelas VIP Brimob dan dikelas Bintang sukses cuatkan jago barunya Jokowi. Datang dari Surabaya tak sia-sia tetap bawa trophy Exclusive dari panitia Rendy Gojez sukses hampir disemua kelas love bird andalkan Baron.

Kelas murai batu VIP berhasil di kuasai oleh Sadewa Raja milik Hakim Muntilan Putra Merapi dan sukses menang nyeri di 3 besar ada Leak polesan Aprilianto Ambarawa. “Leak kerjanya maksimal hingga semua tonjolannya berhasil dimuntahkan semuanya seperti cililin, kapas tembak, kenari, lovebird, dan prenjak betina dibawakan secara bergantian dengan suara yang dahsyat,” jelas Aprilianto kepada wartawan BnR. Masih diposisi yang sama Usher milik Ari Dhozer Tlogo pancing Semarang masuk di kelas Bintang.

Sukses dengan mendominasi juara dikelas kenari siapa lagi kalau bukan Wahyu 8055 SF Semarang, sudah tidak menjadi hal yang wah jika sosok satu ini menjuarai kelas kenari karena sudah berulang kali membuktikan jagoannya di berbagai even local hingga even nasional. Kali ini semua kelas kenari berhasil disapu bersih dengan andalkan Togel dikelas kenari bebas dan Liontin di kelas kalitan. Sama halnya dikelas kacer selalu diwarnai oleh kemenangan Wisanggeni milik Dwi dari Semut merah SF yang mampu melesat dikelas bontot menempati posisi teratas. Hadir Imam Mebel Gemawang Ambarawa dengan tampilkan Android sukses genggam jawara Runner Up dikelas cendet Bintang Brimob. “ Android jika digantang selalu mengeluarkan walang keceknya berulang-ulang sudah dipastikan tak mungkin lepas dari pantauan juri, apalagi tadi setiap habis ngerol selalu keluarkan tembakan walang kecek panjang dengan di variasi dengan tembakan love bird,” ungkap Imam mebel yang juga moncer dikelas love bird andalkan Piranha.

Club Kumpulan Manuk yang menamakan dirinya KM 5758 kini sudah mengganti yang dulunya hanya single fighter kini melebur menjadi Bird Club dan dieven ini berhasil cuatkan BK 27 cucak jenggot andalannya. “Mulai saat ini kita bukan lagi single fighter melainkan kita sekarang KM 5758 BC karena melihat banyaknya penambahan anggota yang bergabung dengan banyaknya macam burung yang siap menjadi amunisi club kita, semoga KM 5758 BC semakin solid kedepannya dan bisa meramaikan dunia perburungan,” kata BK sebagai motor club ini.
“Kita dari Venus BC ikut meyemarakkan HUT BRIMOB yang ke-70 dengan menggelar lomba burung dengan harapan antara kicaumania dan Pembina Brimob dapat bersinergi dengan masyarakat, kita kemas even ini semata-mata tidak mencari keuntungan melainkan untuk mengangkat komunitas perburungan utamanya. Kita ucapkan terimakasih atas partisipasi kicaumania seluruhnya yang mendukung acara kita ini, kedepan kita akan gelar even yang lebih spektakuler lagi,”ungkap bapak Bambang marina sebagai owner Venus BC mengakhiri. (LAMBANK)












