
Yogyakarta (MediaBnR.Com) – Yogyakarta kembali dipenuhi kicau mania dari berbagai daerah Indonesia. Minggu, 27 Maret 2016 bertempat di Universitas Mercu Buana Djogja. Semenjak hari Jumat para kicau mania hadir baik dari dalam pulau Jawa maupun dari luar pulau Jawa, untuk mengikuti gelaran kolosal BnR, yaitu Sueharto Cup III. Sebanyak tiga ribu peserta kontes burung hadir di gelaran ini.
Sesi demi sesi di ikuti oleh kicau mania dengan rasa sportipitas yang tinggi. Ini membuktikan gelaran tanpa teriak yang di ramu langsung oleh Bang Boy sukses. BnR Satoe menghadirkan beberapa team ahli BnR pusat yang sudah terbukti kepiaweannya.


Hampir semua kelas full peserta dan terjadi persaingan yang cukup ketat. Kacer Adipati yang di kawal Mr. Atta kembali mengulang kesuksesan dengan raihan hattrick atau tiga kali juara pertama. Sebelum nya Adipati raih sukses di pemanasan event Kediri Jawa Timur.
Tak hanya di kelas kacer. Di kelas murai juga terjadi raihan double winner. Murai Mawar Hitam kepunyaan Ola Fanla Istana SF Boyolali dengan gaya ngeplay ngeroll isian yang tajam dan bersusun rapat berhasil juara pertama di kelas Kemusuk dan Argomulyo. Sementara jawara Si Pitung milik H. Warsito yang kemarin juara 1 dan 2 di Bara Bere Team berhasil menyodok di urutan ke-2 kelas murai Kemusuk.


Di kelas cucak hijau, jawara Ranger sukses bersama Anton Jepara Tepos BC dengan berhasil unggul di kelas Cendana. Ranger yang sebelumnya juara di Gubernur Cup Jateng merupakan cucak hijau yang stabil juara, terbukti walau bulu baru cucak hijau Ranger buktikan kualitasnya dengan raihan juara pertam.
Kemeriahan Sueharto Cup III tidak hanya di kontes burung-burung besar, di kelas pleci yang notabenya sepi peserta, di event ini full gantang. Di kelas pleci yang menjadi bintang lapangan. Pasalnya pleci Super Bejo milik Agung Teras 69 Madiun nyeri juara pertama. Super Bejo punya gaya nagen dan isian komplit mirip burung cendet yang cerdas. (agus farrel)


