JB Squad Award BIC Bogor Tembus 1.023 Peserta
SUKSES TERAPKAN SISTEM APLIKASI BIC, MB KILLER HAMPIR HATRICK
MediaBnR,- Dobrakan system baru penilaian Love Bird lewat aplikasi Bonafide Indonesia Community (BIC) mendapat respon positif dari mania penghobi si paruh bengkok. Aplikasi yang dicetuskan H. Lukman ini memang memiliki akurasi yang cepat, tepat dan akurat. Dalam satu sesi LB persekian detik, semua dapat terlihat dalam aplikasi BIC.
“Kami menciptakan aplikasi ini agar ketepatan kecepatan dan akurasi penialain dapat terjamin. Untuk sementara system aplikasi ini kami fokuskan dulu di kota Bogor. Mungkin bulan depan beberapa daerah akan membuka cabang, karena sudah banyak yang minta,” ujar H. Lukman, pencetus system aplikasi BIC.
Pekan lalu, Minggu (25/11) BIC kerja bareng dengan JB Squad Award menggelar lomba skala regional. Hasilnya sangat memuaskan. Sekitar 1.023 peserta melebur dilomba perdana regional BIC ini. Lomba yang langsung dipantau H. Lukman ini berjalan mulus. Tanda ada sedikitpun kendala, terutama dikelas penialain yang menggunakan aplikasi. “Alhamdulilah, pecinta LB Bogor sangat senang dengan adanya penialaian lewat aplikasi ini. Mudah-mudahan saja kedepannya, BIC makin diminati kalangan pecinta LB ditanah air,” ujarnya.
Kesuksesan lomba BIC JB Squad Award yang menerapkan system aplikasi ini menjadi modal berharga bagi organisasi termuda ocehan ini untuk mengembangkan sayapnya ke pelbagai pelosok tanah air. Apalagi banyak daerah yang meminta mengadakalan latihan-latihan menggunakan system aplikasi BIC. “Sementara kami focus dulu di Bogor. Sambil melatih orang IT untuk memegang kendali didaerah. Kalau sudah ada orang, baru kita readykan,” ujar lelaki berkacamata ini.
Lomba yang mengantangkan 22 kelas semua losgantangan ini dihadiri semua kicauamania dari semua kalangan. Tidak hanya kelas LB yang penuh, namun dikelas lainpun seperti dikelas Muraybatu, cucak hijau dan anis merah juga penuh. Dikelas Muraybatu, Killer milik Dian SRG Sumber Raya SF hampir menciptakan hatrick. Killer menyapu dua kelas dengan sempurna. Ia naik podium menyisihkan kurang lebih 70 gantangan setiap kelasnya. Sayangnya dikela ketiga, Killer harus puas berada diurutan kedua. Boleh dibilang, dilomba ini Killer menjadi bintangnya di kelas MB.
Sementara itu, di kelas lain, juaranya juara merata. Tidak ada dominasi lagi selain dikelas Murabatu. “Sebagai EO baru tentu kami banyak kekurangan. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya. Kesalahsan dalam lomba ini jangan terulang lagi dilomba mendatang,” ujar ketua pelaksana, Wowo yang diamini Dokay kepada mediaBnR usai lomba. (saemilan)
BACA JUGA : DAFTAR JUARA JB SQUAD AWARD BIC STADIUM BIG BOGOR (25/11/2018)
GALERY FOTO :











