Talenta Dozer, Sinchan, Dan Ronggolawe Makin Terasah, H. Arief KFM SF Pertahankan Podium Juara Umum

H. Arief-KFM SF rajai podium juara umum diwakili oleh Sentot Baloteli

Ceriwis Cup 3 Semarang

Ceriwis Cup 3 Semarang full gantangan

MediaBnR – Semarang, Panitia BEST Independent komando Mr. Solikin dan Mrs. Etty kembali membuktikan eksistensi kualitasnya dalam menyuguhkan sebuah lomba burung berkicau kepada kicaumania lewat persembahan gelaran Ceriwis Cup 3 pada hari Minggu (1/3) di Halaman Perhutani, Jl. Dr. Cipto 99-Semarang.

Selain selalu memanjakan kicaumania dengan hadiah-hadiahnya yang wah, EO satu ini juga sangat konsekuen dengan system penjuriannya yang selalu mengutamakan nilai-nilai kejujuran dan fairplay. Maka tak heran apabila setiap gelaran yang dikemasnya baik skala latber, latpres, hingga sekelas lomba selalu disesaki kicaumania.

Meskipun sejak pagi cuaca sudah kurang bersahabat, semangat gantang kicaumania tetap membara, bahkan tak sedikit dari mereka hadir dari kota-kota tetangga yang jaraknya cukup jauh. Seperti halnya Rizal Kaltim dari kota dingin Wonosobo yang mencoba peruntungan di kota Atlas lewat amunisi andalannya bernama Dozer. Melewatkan satu sesi awal karena ada kesalahan di ticketing saat hendak berlaga dikelas cucak hijau Ceriwis, Bulldozer alias Dozer mengurungkan niatnya untuk tampil juara. Namun ketika berlaga disesi utama Twister, Dozer bak kesetanan dimana pada akhirnya ia mutlak menjuarai kelas tersebut tanpa perlawanan berarti dan masih eksis menempati podium juara 3 saat bertarung disesi Best.

Bulldozer besutan Rizal Kaltim sapu kelas utama Cucak Hijau

Meski tanpa pengawalan sang empunya, performa Ronggolawe pasca mabung berangsur kembali top perform untuk mewarnai kompetisi kacer mania papan atas. Setelah lolos uji lapangan di beberapa tarung lomba sebelumnya, siang inipun namanya kembali eksis menempati puncak podium, bahkan sukses menyapu bersih juara sebagai double winner. “ Kualitas tidak akan menghianati hasil, Alhamdulillah Ronggolawe kembali onfire dan kedepan siap jalan-jalan lagi ke event-event Nasional,” pungkas Mr. Haddy Tatto dihubungi mediabnr by phone.

Ronggolawe milik Hady Tatto-Putra Tunggal SF sapu bersih kelas Kacer

Sempat menepi dari hingar-bingar perlombaan karena sedang focus dengan pekerjaannya, Mr. Agus Pataya yang tidak lain adalah Ketua Organisasi BnR Indonesia-Jateng ini mulai kangen lagi menyetting amunisi. Dan event kali ini dimanfaatkan beliau untuk mencoba gaco barunya bernama Sinchan yang turun dikelas murai batu muda. Ternyata masih tajam fellingnya dalam memoles gacoan khususnya dikelas ekor panjang ini, Sinchan dengan jubah lepas trorolnya langsung melesat ke garis finish untuk membuktikan talentanya layak diakui sebagai juara 1 sesi Ceriwis dan juara 2 sesi Best. “ Sebenarnya sudah mulai jatuh bulu ini si Sinchan untuk masa mabung pertamanya, tapi kinerjanya masih istimewa saja,” jelasnya santai ditemani kedua putranya.

Sinchan debutan Agus Pataya nyaris double winner

Sementara konsistensi prestasi Bala Kumala besutan Jie Jefri VJ dari MH 1 Team lagi-lagi tak diragukan di laga ini, terutama saat mengikuti sesi murai batu Ceriwis dimana aksinya sontak mengundang decak kagum pemirsa lewat tontonan aktif roll tembak dibarengi kinerja full ngeplaynya. “ Bahagia, iya… melihat kerja Bala Kumala seperti itu, tapi sedih juga iya, karena cuman juara 3. Gakpapalah namanya juga kompetisi pasti dicari yang terbaik dari yang terbaik, mungkin Dewi fortuna belum berpihak saja,” ungkapnya.

Bala Kumala besutan Jie Jefri VJ jadi bintang lapangan

Setelah 2 kali lolos uji arena latber, Petir dengan jubah barunya mulai menjajal kembali kemampuannya di event lomba. Dan terbukti, gaco lawas besutan Umar/Cepux dari crew Royal Team Kendal ini langsung mampu menyesuaikan diri dipanasnya atmosffir persaingan murai batu Borneo untuk kemudian tipis berbagi bendera koncer di podium juara 2 dan 3 pada kedua laga tarungnya siang ini. Sang empunya pun menyatakan siap kembali memboyong Petir ke berbagai event akbar selanjutnya.

Petir Banggakan Royal Team Kendal

Lantunan lagu panjang disertai cengkok-cengkok dalam, kemudian volume keras, ditambah gaya aduhai saat beraksi untuk menyokong mutlak durasi kerjanya menjadi senjata pamungkas setiap amunisi kenari orbitan Goldy SF komando Mr. Jasson ini. Tak heran apabila kualitas wahidnya ini selalu sukses menghiasi tahta juara diberbagai lawatan laga lintas EOnya hingga sekarang. Contoh halnya siang ini dimana duet Melon dan Anak Mami mampu mendominasi persaingan full gantangan untuk menyabet podium juara 1,2, dan 3 diketiga sesi yang dilakoninya.

Jasson-Goldy SF rajai kenari lewat aksi mumpuni Melon dan Anak Mami

Rajanya juara umum, sepertinya sudah layak disematkan kepada H. Arief punggawa KFM Single Fighter asal kota Semarang ini. Bagaimana tidak, hampir disemua laga baik beliau hadir langsung maupun tidak, bendera KFM SF selalu sukses menyabet prestasi terbaik ini. Bukan kaleng-kaleng tentunya squad amunisi yang diturunkan ditambah juga solidnya kinerja crew komandonya yang selalu all out di arena. Ini merupakan kunci penentu kesuksesannya sejak awal turun dulu hingga siang ini betengger di puncak podium juara umum, bahkan sampai detik ini beliau masih saja berburu amunisi disetiap lawatannya guna mempersolid semua lini gacoan KFM SF menghadapi gelaran-gelaran akbar ditahun 2020 ini.

H. Arief-KFM SF rajai podium juara umum diwakili oleh Sentot Baloteli

“ Terimakasih seluruh kicaumania yang telah hadir mensupport di ajang Ceriwis Cup 3 hari ini, tak lupa kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan. InsyaAllah, tanggal 15 Maret 2020 esok kita jumpa lagi di event yang lebih spektakuler tentunya,” tutup Mr. Solikin mewakili panitia diakhir gelaran. (kiky)

Mr. Solikin punggawa BEST Independent
Gundala sabet double winner
Holliday buktikan kualitas terbaiknya
Heroe usung kualitas Kitty 54