
Semarang (MediaBnR.Com) – Latber rutin yang digelar oleh Ungaran BC tiap hari kamis sore (1/10) di daerah Susukan Ungaran menjadi agenda rutin kicaumania untuk menunjukkan kehandalan burung jagoannya masing-masing, dengan sitem penjurian Silobur menjadi daya tarik tersendiri di gelaran ini. “Memang kita terus gunakan system penjurian Silobur karena kita lihat beberapa bulan ini kita terapkan benar-benar bisa diterima oleh kicaumania local Ungaran dan sekitarnya, selain penilaiannya sangat terbuka juga benar-benar kita kedepankan fairplay demi kemajuan dunia perburungan,” ungkap Kikit sebagai senior juri di Ungaran BC.

Tarzan kota sudah tidak asing terdengar namanya, murai batu milik Cak Nur Pudak Payung ini sudah langganan juara diajang ini. murai batu yang menjadi pejantan di usaha breedingnya benar-benar mencetak murai batu kwalitas lomba, hal ini terbukti selain pejantannya bermental juara keturunannyapun sudah dipinang banyak kicaumania belum genap berusia 1 tahun sudah teruji dilapangan menjadi sang jawara. “Memang dari awal saya beli indukan breeding murai batu saya beli dari pejantan yg sudah juara di lomba, Alhamdulillah anakannya terbukti dilapangan juga juara. Tarzan kota memang msih rehat produksi karena betinanya msh mabung, iseng saya lombakan ternyata masih juga juara 1,”papar Cak Nur yang mulai menjual hasil breedingnya dari harga Rp. 3 jutaan.
Di belakangnya diikuti oleh Tipu – tipu murai batu milik Mr. P asal KKM.
Di kelas kacer berhasil di pimpin oleh Hantu laut milik Rony Solo, dengan memiliki durasi full dari awal hingga akhir tak mampu ada yang mengimbanginya. Disusul oleh Zombi milik fajar Gunung pati dan diikuti oleh Indigo polesan Heri Abe Dt. Gaman Pati dan di susul oleh debutan baru Khrisna dengan cuatkan Caping Gunung, kacer yang baru diperolehnya ini benar-benar mampu bertanding dengan para seniornya. “Ini baru perdana saya tampilkan Caping gunung jadi belum ketemu setelan pasnya, tapi melihat tampilnya tadi sudah kelihatan kualitasnya dan tinggal poles sedikit bisa keluar karakter sesungguhnya,” kata Rakha yang memoles jago milik Khrisna SF.
Kelas ini ditutup oleh Zorro milik Ridwan dari Bolomanuk. (LamBanK)


