
Yogyakarta (MediaBnR.Com) – Gelaran Road to BnR Award Yogyakarta hasil kolaborasi BnR Community cabang Yogyakarta dan JEC (Jogja Expo Center) pada hari Kamis (14/5/2015) di Lapangan Parkir JEC, Jalan Raya Jati, Bantul, Yogyakarta menyuguhkan tontonan menarik dari sekitar 1300an kontestan yang datang dari berbagai wilayah di Blok Tengah. Tidak hanya dihadiri kicaumania yang ingin berlomba, beberapa juga ada yang datang mewakili EO-nya masing-masing hanya untuk menjadi penonton dan beberapa ada juga yang ingin memantau gaco-gaco prosfek yang mungkin muncul di lapangan. “Silaturahmi dengan teman-teman di sini. Sekalian pantau-pantau burung, manatahu ada yang cocok,” cetus Arifin Botak Jakarta saat ditemui awak media ini disela-sela lomba.
Meski sempat diwarnai dengan penarikan kru juri oleh korlap dan pengawas lomba karena peserta melanggar aturan non-teriak, even yang digawangi Jendra, Yanto Ompong, Mr Sono JEC dan Mr Atjeh ini berjalan lancar dan berakhir dengan sukses. Sosok Oji Lahat selaku pengawas BnR Pusat tidak bisa dilepaskan konstribusinya dalam menyukseskan gelaran tersebut. Ketegasannya baik kepada juri, panitia dan peserta bener-benar jempolan. Maka tidak mengherankan jika beliau sering disebut Si Macan Sumatera.


Dari 25 kelas yang dilombakan, kelas lovebird, kelas kenari dan kelas pleci adalah yang paling rame yaitu peserta selalu di atas 50an gantangan. Bahkan ada yang full gantangan, 70 peserta dalam satu sesi. “Terima kasih buat partisipasi teman-teman atas dukungannya dalam lomba ini. Kami selaku EO akan selalu berbuat yang terbaik buat semua kicaumania. Tanpa pilih-pilih. Semua sama. Mohon maaf jika ada salah-salah selama gelaran berlangsung. Insya Allah, saran dan kritik dari teman-teman akan kami jadikan pertimbangan untuk jadi lebih baik lagi,” ungkap Mr. Atjeh atau biasa disapa Bang Iskandar.
“Segenap panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Bella Accesoris, Els Computer, Datsun dan Kerudung Raja Murah,” imbuh Mr Sono mewakili Internal EO di JEC.
Dewa Serayu Hattrik, Lorde Stabil di Tangga Juara
Lorde yang beberapa bulan terakhir ini selalu juara dan pekan lalu juga baru mencetak juara 1 di Latpres Special Bara Team Sukoharjo lagi-lagi tampil topform. Jagoan M Adrian SKH ini torehkan prestasi puncak dengan meraih juara 1 di Kelas Lovebird BnR Vit B. Nampilnya Lorde juga diikuti oleh juniornya seperti Natalie yang raih juara 3 di kelas yang sama. “Bawa gaco hasil ternakan sendiri. Alhamdulilah semua bisa masuk daftar juara,” ucap Mz Adrian yang makin percaya dengan kesiapan jagoannya sebelum menuju Cibubur, 7 Juni 2015 nanti.

Dewa Serayu milik H Fitri BKS Samarinda yang dikawal Dicko dan Damar Singosaren tampil luar biasa dengan hasil maksi yaitu sapu bersih gelar juara 1 dari kelas kacer. “Siap menuju BnR Award,” cetus Dicko. Pesaing Dewa Serayu yang paling ngotot kali ini adalah DJ milik Heru PT dari Gunung Kidul dan Wolferine milik Yusuf Putra IMI yang akhirnya harus puas menjadi runner up.



Bumble Bee milik Noor RS dari Luwes BC kembali unjuk gigi di kelas kenari standar bebas. Disiapkan 1 bulan pasca masuk kandang breeding dan hasilin 2 ekor anakan, Bumble Bee langsung tancap gas. Digeber 3 sesi, Bumble Bee raih juara 3, 4 dan 10. Di kelas yang sama, nama Senopati Jr juga menunjukkan taringnya. Gacoan Om Samsulhadi dari duta Pakualam ini Tampil ngedor nyaris tanpa spasi membuat Senopati Jr tampil mewah. “Kalah bendera B satu. Jadinya nomor 2,” jelas Samsul yang juga berhasil membawa Aleandro juara 1 di Kelas Cendet BnR Vit.
“14 Juni nanti kita kumpul lagi di JEC,” ucap ketua Pakualam Cup 2015 menambahkan.
Tidak kalah menarik adalah ramenya kelas kenari kecil atau yang biasa disebut kalitan. Banyaknya peserta tak pelak membuat juri harus memilih banyak nominasi yang memang kebetulan burung yang sedang tarung juga pada tampil bagus. Joko Tundo milik Komben Mrican BC Semarang dan AB Manyu milik Mendem Jaya Klaten menjadi bintang di kelas ini.

Nidang Magelang raih juara 1 di kelas Cucak Hijau BnR Vitagrow. Adapun Doa Ibu milik Den Yosie raih podium ketiga di kelas yang sama. Di kelas muray batu, nama Leoni milik Bekti Jogja kembali mencuat dengan meraih juara 1 di kelas Muray Batu Vitagrow dan Mr Purbo juara 2. Di kelas pleci, juara 1 diraih oleh Nona dan Kipas Sakti. Adapun TMX milik Argo Krapyak puas menempati posisi kelima di Kelas Pleci BnR AMB A.
Munculnya jawara-jawara di even ini semakin membuat peta persaingan di gelaran akbar BnR Award, 7 Juni mendatang makin seru. Karena beberapa burung yang awalnya diragukan performanya menyatakan siap tempur ke Cibubur nanti seusai menang di JEC. “Duh, baru dapat 1 tiket lovebird ke BnR Award. Eman-eman dari Sukoharjo ke Jakarta Cuma maen lovebird 1 kelas. Semoga Pak Boy buka kelas tambahan. Apalagi jagoan lagi onfire nih,” ungkap Adrian seusai mengantarkan Lorde juara di Road to BnR Award Yogyakarta. (Team)


