Bermacam-macam cara yang dilakukan orang untuk meyembuhkan penyakit. Mulai dari meminum obat-obatan, ke dokter, sampai dengan pergi ke paranormal. Dan hal tersebut umumnya lazim dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun tahukah Anda, kalau ada cara lain yang baru-baru ini sering dilakukan oleh sebagian orang, yaitu melalui terapi ikan.

Osteochilus Vittatus atau yang biasa disebut nilem mangut, atau melem, adalah ikan air tawar yang berada di perairan Indonesia. Ikan yang telah menyebar kebeberapa wilayah di Asia Tenggara, seperti Tonkin, Siam (Thailand), dan semenanjung Malaya ini, merupakan ikan herbivora dari suku Cyprinidae yang kini popular dijadikan sebagai ikan untuk terapi. Di Indonesia sendiri, ikan ini tersebar di beberapa daerah seperti, Kalimantan, Sumatra dan Jawa. Ikan yang kini juga telah diintroduksi di daerah Sulawesi itu, kini bukan lagi menjadi ikan konsumsi. Akan tetapi dijadikan sebagai ikan untuk pengobatan alternatif atau terapi.

Di jaman sekarang, pegobatan terapi tidak lagi hanya menggunakan tenaga dalam manusia atau melalui pijat tangan saja. Akan tetapi juga bisa lewat hewan, salah satunya yaitu melalui terapi gigitan ikan nilem. Dan metode seperti ini sudah mulai digandrungi oleh sebagian orang. Ikan yang satu ini memang dipercaya mempunyai khasiat yang bisa menyembuhkan beberapa penyakit kulit, syaraf, dan juga pada bagian otot. Dengan biaya yang murah, dan tentunya hemat, ikan nilem kini menjadi ikan popular sebagai ikan terapi untuk kesehatan.
Metode
Struktur mulut ikan yang terdiri dari jongot-jongot otot yang berumbey-rumbey, berfungsi bagaikan alat kesehatan atau bekam (alat kop). Dengan cara dihisap, mulut ikan tersebut menyentuh simpul dan urat-urat syaraf. Hisapannya sunguh tidak melukai, karena ikan ini tidak mempunyai gigi yang tajam. Itu sebabnya, ikan ini sangat relevan untuk dipakai terapi.
Digunakan oleh Usaha Jasa Terapi
Di beberapa Mal terkenal, ikan ini sering kita jumpai berada di dalam sebuah kolam buatan. Yang telah dijadikan oleh usaha jasa terapi sebagai alat pengobatan yang alami. Bahkan ada sebuah hotel dan spa ternama, yang telah menjadikan ikan nilem ini sebagai bagian dari metode pijat mereka. Hisapannya yang lembut, dengan cara berkerumun di kaki dan tangan, sangat memanjakan setiap orang yang disentuhnya. Dan tidak jarang orang yang terkena gigitannya merasa geli dan tertawa. Bukan hanya orang tua saja yang menyukai metode pijatan refleksi seperti ini, akan tetapi anak-anak juga menyukainya.
Mudah Dipelihara
Ikan yang habitat aslinya sebagai pembersih danau ini memang sudah banyak dibudidayakan di pulau Jawa, tepatnya Jawa Barat. Walau bukan sebagai ikan peliharaan favorit, seperti gurame, nila dan mas, namun ikan ini cukup digemari karena telur-telurnya yang lezat. Dan ikan ini juga sangat mudah dipelihara, karena tidak ada makanan khusus baginya. Mereka makan apa saja, dan mampu bertahan hidup hanya dengan makan plankton.
Kini, ikan nilem semakin menjadi terkenal semenjak populernya terapi lewat gigitan ikan. Nah..bagaimana, apa Anda tertarik ? Untuk sekadar merileksasikan otot-otot tubuh Anda agar tidak menegang. Silahkan mencobanya, melalui terapi gigitan ikan nilem. (Okki)


