
Garut (MediaBnR.COM) - Pasca bencana, BnR cabang Garut menggelar lomba setingkat regional yang didukung penuh perusahaan sangkar ternama Oriq Jaya, Minggu (16/10) bertempat di Eks Rumah Makan Copong – Garut, bertajuk Oriq Jaya Cup I. Didukung cuaca yang sangat bersahabat, menjadikan gelaran yang dinakhodai Agustinus mampu terselesaikan dengan baik dan langsung dibanjiri berbagai kalangan kicaumania yang datang dari berbagai kota yang sangat merindukan lomba BnR dikota satu ini. Setelah vakum kurang lebih satu bulanandan akhirnya gelaran perdana BnR Garut kembali dapat terlaksana hingga tercatat 750 peserta, sempat memenuhi areal lapangan yang masih dalam perbaikan pasca banjir.

The Kill, kembali menjadi murai batu terganas saat ini. Kinerja apik merupakan ciri khas dari burung gacoan H. Deni dari The Kill SF Garut. Terbukti pada aksi manggungnya kali itu penampilan The Kill semakin merinding, dimana dua kelas ekor panjang langsung dilahapnya dengan sangat mutlak dan siap ngeluruk keberbagai gelaran bergengsi selanjutnya.
Tak kalah menarik, penampilan Hero., burung terbaru, gacoan H. Iik / Yopi Kuningan, mampu menduduki runner up. Sepak terjang murai batu satu ini senatiasa menjadi ancaman yang patut diperhitungkan. Karena pada penampilannya kali inipun, obral berbagai isian senantiasa dipertontonkan dengan sangat jelas nan keras.
Jali-Jali, akhirnya menjadi burung pertama sekaligus pembuka yang meraih penghargaan terbaik dikelas kenari standar kecil milik Herman KMS Canary Style. Lagu-lagu panjang lewat olahan cengkok merdunya menjadikan aksi Jali-Jali langsung menjadi sorotan pertama para kontestan lewat tonjolan kinerja terbaiknya.
God Bless, kenari kebanggaan Azmi Puncak Darajat, secara mengejutkan menggasak dua kelas standar besar secara berturut-turut. Aksi panggung mewah dengan lagu roll panjangnya menjadi salah satu materi unggulan yang dimilikinya. Maka gelar double winner mampu disandangnya dengan gemilang. Sementara dikelas kenari standar kecil diraih Teves, burung gacoan H. Anel Sinar Adhari mampu membuktikan kegigihannya lewat materi kualitas yang patut diperhitungkan dalam setiap laga dimanapun.
Aksi Audy, love bird hasil tangan dingin Yosep Singaparna, memang memiliki sifat tarung yang memadai, meskipun pada aksinya kali itu berada diurutan runner up kelas bergengsi yang secara otomatis akan menjadi ancaman yang patut diperhitungkan.
Jajang Guntur BC, kembali berjaya dikelas anis merah dengan nama Racun, pada aksinya kali itu mampu menampilkan aksi gemilang, walaupun mampu duduk diurutan ke 2 didua kelas berbeda, namun berkat materinya tersebut akan senantiasa menjadi boomerang bagi para lawan-lawannya. *Eka
BACA JUGA: Daftar Juara Oriq Jaya Cup I Garut (16/10/2016)
GALERI:










