Track Basah Kicaumania Tetap Tumpah Ruah – Arnold Terbaik Kelas Utama, Angkasa & Sumbing Tak Terbendung

Mahardhika Putra Cup

Track Basah Kicaumania Tetap Tumpah Ruah – Arnold Terbaik Kelas Utama, Angkasa & Sumbing Tak Terbendung

Cuaca extrem, Mahardhika Putra Cup tetap full peserta dimeriahkan kicaumania dari berbagai wilayah

Media BnR – Meski sepekan tertunda ternyata tidak mengurungkan niat kicaumania untuk berpaling ke event lain, daftar nama pemesan tiket tetap setia menunggu dan bahkan tambah mengular hingga hari H. Demikianlah fakta lapangan di event Mahardhika Putra Cup kemasan panitia Tamansari BC Feat BnR Indonesia yang sebenarnya diagendakan pada 04 Februari 2024 untuk merayakan HUT Ke-8th putra sulung Xancil Tyz sang punggawa, dikarenakan sesuatu hal yang lebih urgent harus bergeser hari ini, Minggu (11/02/2024).

Mahardhika Putra, putra sulung Xancil Tyz rayakan HUT Ke-8th kemas event Mahardhika Putra Cup

“ Harusnya terlaksana hari Minggu kemarin, tetapi dikarenakan putra kami Mahardhika Putra sakit tipes dan harus masuk RS ya mau tidak mau kita undur, kami memohon maaf atas kondisi tersebut. Alhamdulillah saat ini sudah kembali sehat, jadi kita bisa fokus kembali untuk merealisasikan gelaran hari ini. Terimakasih rekan-rekan kicaumania serta seluruh komunitas atas doa, dukungan, dan partisipasinya,” ungkap Xancil Tyz (Ketua Panitia Tamansari BC).

Suguhkan penilaian dengan sistem ajuan terbuka BnR
Xancil Tyz (Ketua Panitia Tamansari BC Mranggen-Demak) bersama El Naura putri keduanya

Peserta tumpah ruah, lokasi gantangan di Ds. Tamansari, Kec. Mranggen – Demak menjadi saksi gelaran spesial bertabur hadiah tanpa potongan ini. “ Tentunya kami ingin memberikan suguhan yang terbaik untuk kicaumania, baik dari kemasan lomba, trophy, hadiah, dan yang paling utama dalam penjurian yang semaksimal mungkin kita fairplay kan dengan sistem ajuan terbuka BnR. Intinya kita happy dan bahagia hari ini, hadiah losssss……,” tandas Xancil Tyz yang dibuktikannya langsung di arena, meskipun di beberapa kelas ada yang kurang sedikit kuotanya tetap full hadiahnya.

Silaturahmi LMC (Logistics Murai Community) mewarnai kompetisi

Cuaca memang kurang mendukung, sejak pagi awan hitam sudah menyelimuti dan tak lama berselang dilanjut hujan deras yang terus mengiringi jalannya lomba. Namun hal ini sama sekali tidak menyiutkan nyali para peserta yang tetap konsisten fight hingga akhir. Seperti halnya LMC (Logistics Murai Community), wacana untuk terus aktif menjalin silaturahmi ke berbagai gelaran juga terlaksana di event ini, kontribusinya pun nyata dimana setiap kehadirannya dapat dipastikan satu kelas murai batu LMC selalu full dan juga andil mewarnai dikelas lainnya.

Arnold perform perdana pasca mabung langsung puncaki tahta dikelas utama

Kelas murai batu Tantangan 16G menjadi sesi pamungkas yang dihuni jago-jago terbaik peserta lintas kota yang hadir. Ketatnya persaingan di kelas ini sukses dimenangi oleh salah satu amunisi jebolan markas penangkaran Putra Ragil BF dibilangan wilayah Ds. Bulusari, Kec. Sayung – Demak, yakni Arnold yang sempurna mempertontonkan aksi terbaiknya (link video perform Arnold bisa disaksikan di channel YouTube Semarang BnR TV).

Umam owner Arnold & penangkaran ring Putra Ragil BF (sebelumnya PPH YUS BF) di Ds. Bulusari, Sayung-Demak

“ Melanjutkan siklus Arnold saja, kalau ditangkaran dia sudah mulai jatuh bulu/mabung kita tarik. Sementara betina fokus membesarkan anaknya, Arnold ganti bulu di sangkar biasa yang kemudian setelah tuntas kita kondisikan lagi. Sembari itu kita mainkan di lomba dulu, seperti hari ini misalnya, turun perdana Arnold dengan jubah barunya, Alhamdulillah tetap konsisten di puncak podium,” terang Umam sang empunya penangkaran ring Putra Ragil BF (sebelumnya ring PPH YUS BF) dengan total 15 plong kandang produktif dan berkualitas yang semuanya berisi trah darah silsilah Arnold ini.

Bledex jebolan markas Barokah MBF besutan Gianto finish juara 1 & 3

Bledex yang notabene adalah icon indukan dari markas penangkaran Barokah MBF Pati besutan Gianto ini ternyata juga turun perdana pasca mabung. Fasenya hampir sama, sebelumnya Bledex juga sedang off produksi karena mabung. Pasca tuntas langsung turun di Mahardhika Putra Cup, meskipun tampilannya belum pulih 100 persen tetapi power dengan variasi pukulan panjang-panjangnya cukup merepotkan rival untuk dapat menduduki podium juara 3 kelas utama Tantangan dan juara 1 IJSM.

Kawan Chicken Semarang komando H. Gogon usung kualitas Angkasa & PG stabil juara

Duet amunisi koleksi H. Gogon punggawa Kawan Chicken Semarang juga turut mewarnai kompetisi. Diantaranya adalah Angkasa, durasi kerja ngedur, buka tutup lagu rapat, serta pembawaan iramanya yang panjang-panjang sukses memimpin perseteruan dikelas kenari B Komunitas. Disusul perform apik murai batu PG, dimana aksi dahsyatnya nyaris tak terbendung dikedua laga yang dilakoninya untuk finish nyeri runner up disesi Tanpot dan Teras Ndeso. “ Kebetulan hari ini saya ada keperluan, jadi tidak bisa menemani crew Kawan Chicken hadir di lokasi. Alhamdulillah atas rejeki hari ini, Angkasa dan PG tampil membanggakan, semoga terus stabil,” ungkap sang punggawa kepada awak mediabnr.com via WA.

Sumbing milik H. Alif dari Arus Bawah Team cetak double winner

Materi lagu yang dilontarkannya kasar-kasar, tembakan isiannya juga panjang-panjang dan bervariatif, support volumenya juga mumpuni meskipun dipantau jauh suaranya masih jelas terdengar dari seberang arena. Seperti itulah tampilan aksi dari Sumbing milik H. Alif-Arus Bawah Team yang hari ini sukses mencuri perhatian juri dan penonton lewat hasil raihan prestasi double winner dikelas murai batu LMC dan Teras Ndeso.

Dukungan tercurah dari komunitas konin, sogon, trucuk & kenari

“ Sekali lagi maturnuwun atas rawuhnya dulur-dulur kicaumania dan juga komunitas sogon,konin,kenari,trucuk dari berbagai penjuru wilayah yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu di event hari ini, Alhamdulillah semua kegiatan acara dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan kondusif hingga usai. Sukses untuk kita semua, sampai jumpa di event Tamansari BC selanjutnya. Salam satu hati satu hobi,” tutup Xancil Tyz diakhir gelaran. (kiky)