
Purwokerto (MediaBnR.Com) – Kurang lebih 1.100 burung bersaing dilomba Gebyar Unwiku, lapak Putra Kusuma, Purwokerto, Jumat-Sabtu (25-26/2). Lomba yang disponsori enam team besar PMTI ini berujung sukses, (SDR, Hoki, Embatama, Mutiara, Absolute Mustika, GA dan Vitarest). Panitia bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan lomba. Alhasil, lombapun selesai sehingga mendapatkan juara sejati.
Trend juara burung lawas terus berlangsung. Layaknya di Pangandaran juara di dapat burung kawakan milik Afung, Dawala. Kini di lapak Unwiku, trend tersebut masih berlangsung. Kali ini Wareng, yang sudah puluhan kali menghamparkan prestasi, burung lawas milik Opik SDR masih haus akan prestasi. Terbukti, wareng menjungkalkan rivalnya kurang lebih 1000 burung.

Tanpa perlawanan yang ketat, Wareng berhasil menjadi kampiun di partai enam besar. HK 52 vs Arya dan Tombak Desta vs Baja Hitam Hoki, kedua terbangan ini harus ngolong. Sementara wareng vs Zinden, satu satu nya terbangan yang masuk distek. Wareng mendahului Zinden dengan sempurna. Karenanya, dibabak enam besar ini wareng langsung menjadi juara sejati, sementara Zinden harus puas berada di runner up.
Siapa yang tidak kenal wareng. Burung milik Opik SDR ini sudah puluhan kali menjadi juara dilomba nasional. Ini kali yang kesekian kalinya. Burung kebal jablay ini menyudahi lomba bertarung dengan jablay milik Jail Sokaraja. Mesti dipukul habis-habisan Zinden, Wareng tetap terbang dijalurnya. Ia memainkan terbang tiga perempat. Hingga wasit meniup pluit, Wareng main tali hingga masuk patek duluan.


Empat burung memperebutkan posisi 3 dan 4 yakni, HK 52, Tombak, Arya dan baja Hitam. Namun dikarenakan cuaca tidak mendukung, suasana sudah mendung. Semua sepakat untuk membagi juara. Keempat burung tersebut masing-masing mendapatkan 65 poin.
Dari keempat burung ini tiga diantaranya merupakan pendatang baru di persaingan nasional PMTI. HK 52 milik Fikri GA Purbalingga burung kenceng ini memiliki masa depan cerah. CC nya lumayan kencang. Meski juara dibagi memperebutkan juara 3 dan 4, prestasi ini sangat bagus untuk GA Purbalingga. Ke depan, GA Purbalingga akan aktif mengikuti setiap lomba nasional. Tombak milik Desta juga prosfektif. Setelah miliki one love,kni Desta memiliki Tombak. Desta merupakan salah satu mania andhokan yangs selalu memunculkan burung-burung kencang. Terakhir burungnya di takeover Panghegar Bandung.

Baja Hitam satu-satunya burung Hoki team yang tembus diempat besar. Burung ini merupakan pendatang baru ditrek nasional. Kemungkinan besar, baja Hitam akan menjadi lawan yang besart mengingat CC yang dimiliki burung ini lumayan kencang.
Nasional Putaran V di Lapak Ciekek Majalaya
Lomba Nasional selanjutnya kembali ke Barat. Lapak Ciekek majalaya mendapatkan jatah lomba nasional putaran ke V. Dibuangan ini, saat pra lomba peserta lomba di Ciekek meluber hingga 600 peserta. Karenanya saat lomba nasional mendatang, dipastikan mania lokal bandung akan tumplek di lapak ini.


Nanang dan Upit, Inisiator lomba Ciekek mengundang kepada seluruh mania andhokan untuk datang bersaing di lomba Ciekek. Pihaknya memberikan jaminan keamanan burung-burung tamu. “Kami usahakan untuk menjamin burung-burung tamu aman dengan banyaknya buser. Insya Alloh dengan Buser yang banyak, intensitas kehilangan sedikit atau bahkan tidak ada. Saya mengudang kepada semua rekan mania untuk melebur di lomba Ciekek Majalaya,” ujar Nanang. (sae)


