
Mediabnr – Minggu (29/7). Super sekali ! Gelaran kedua Purwodadi Award yang dikemas apik bersama OBI Purwodadi kembali melahirkan euphoria kicaumania yang sangat luar biasa. Selayaknya event kolosal, perhelatan yang baru menapakkan langkah ditahun keduanya ini begitu mencuri perhatian khalayak dimana peserta yang menjadi saksi begitu antusias mengikuti setiap detik acara.


Tercatat di meja panitia sebanyak 1313 kontestan memenuhi paddoct gantangan dari 22 kelas burung yang dipertandingkan. “ Setiap sudut area sekitaran SMA N 1 Grobogan-Purwodadi ramai oleh hiruk-pikuk kicaumania. Luar biasa semangat teman-teman kita ini, tidak menghiraukan jarak dan waktu tempuh yang penting bisa silaturahmi di salah satu event tahunan kota Purwodadi ini. Kicaumania dari berbagai kota bahkan juga lintas Blok bersedia meluangkan waktu untuk hadir merupakan berkah yang tak ternilai, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Octha Rasta yang begitu onfire mengawal jalannya gelaran ditemani kekasih barunya ini.

Sukses sudah pasti diraih melihat kemeriahan gelaran ini yang tak luput dari peran penting ketiga Pilar Utamanya yakni Gus Sholah, Yono Bawang Merah & Octha Rasta beserta seluruh tim yang solid juga rajin menyambangi berbagai gelaran lomba mengusung bendera Dt. Purwodadi Award 2 hingga pada puncaknya hari ini mendapatkan dukungan rekan-rekan kicaumania dari berbagai penjuru wilayah.

Dari Solo om Beny Luwes beserta rekan-rekan datang membawa bendera Dt. Piala Kapten Sazime yang rencananya akan digelar bulan Oktober mendatang di kota Solo. Di samping menggalang dukungan, ia juga mensosialisasikan sangkar Sazime pada kicaumania. “ Puji Tuhan, sangkar Sazime pelan-pelan diterima kicaumania ” ujarnya dengan optimis. Demikian juga dengan tim Toetoet BC yang dikawal langsung Alessandro sang punggawa guna langkah silaturahmi sekaligus mengundang rekan-rekan kicaumania untuk menghadiri gelaran kemasannya bertajuk Toetoet Cup I pada 12 Agustus mendatang di Gantangan Pasar Unggas Nglejok (SKK) Purwodadi.

Jack Ripper nyaris tak terbendung lagi aksinya pada misi silaturahmi Dt. Shaamson Cup I kali ini. Materi dahsyatnya membuat bulu kuduk merinding lewat muntahan volume tembus saat bermain lagu isian komplit andalannya. Nyaris double winner dikukuhkan oleh gaco andalan Wawan sang maestro dimana dalam waktu dekat ini akan menggelar sebuah lomba kawalan Juri BnR, tepatnya pada 2 September mendatang di Mako Brimob-Pati. “ Kami tunggu partisipasi dan dukungan rekan-rekan kicaumania Nusantara di gelaran kami ini. Khusus kelas cendet Jack Ripper apabila peserta full gantangan, uang tiket kami kembalikan dan hadiahnya tetap keluar full,” jelasnya.

Robert Putra Pesisir SF Juwana juga sukses mengantarkan jago andalannya Rock Star menduduki tangga juara. Rock Star tampil ngotot disesi kedua dengan lagu roll speed rapat serta tembakan dasyat yang dibawakan nyaris tanpa jeda hingga berhasil bertengger di podium pertama. “ Insya Allah bila tidak ada halangan 12 Agustus mendatang Rock Star akan berangkat di Blok Barat mengikuti gelaran Road To Radja Cup” ungkap Robert.

Yusuf Poetra IMI juga unjuk gigi dikelas ini lewat aksi salah satu cendet koleksinya bernama Dream Theater yang berhasil finish di podium runner up sesi A TBRK. Tak hanya itu, squad amunisi lainnya yakni Ciung juga sukses menempati podium ketiga sesi murai batu Bawang Merah. “ Ciung comeback dan Dream Theater juga onfire, sayang Mahadewa kurang topform siang ini. Semoga ketiganya bisa all out berkolaborasi dilaga berikutnya,” jelas Rifki Konde sang punggawa.

Tak ketinggalan Dt. Piala Batalyon Infanteri yang akan menggelar event di Alugoro-Pati pada tanggal 14 Oktober mendatang, siang ini kolaborasi solid Gerry All’in, Saprul Jaza & Nunu 1945 yang mengusungnya sukses menghantarkan amunisi andalan dikelas cucak hijau lewat prestasi double winner GS (Gambang Suling). Torehan prestasi papan atas yang sangat membanggakan seperti pada laga sebelumnya GS juga berhasil menang nyeri di event Silobur KM Jateng tiga pekan lalu.

Posisi runner up dikelas utama cucak hijau RFS ditempati gacoan milik Bayu-Royal Team dengan nama Playboy dibawah kawalan langsung Johan Bird Holic. Setelah sukses menaklukan kompetisi di gelaran bergengsi Piala Kapolsek Gemuh-Kendal 1 Juli lalu, namanya kembali merangsek ke podium siang ini dan dinyatakan siap melawat berbagai event akbar selanjutnya. “ Semoga bisa lebih stabil lagi menghadapi event-event besar akhir tahun ini seperti Piala Raja dan Presiden Cup V,” ujar Bayu diamini crew.

Kelas murai batu menjadi trend center di event ini dimana panitia membuka 4 kelas yang diantaranya berhasil ditaklukan oleh gaco sarat prestasi besutan Pak Tri Koppast yakni Bekicot. Aksinya lagi-lagi tak terbendung dilaga pertama Bawang Merah untuk mutlak memboyong tropy jawara terbaik. Kemudian aksinya semakin menjadi di putaran kedua saat bertarung disesi utama RFS dengan tiket termahal, namun harus rela berbagi bendera koncer A untuk menempati podium runner up.

Perseteruan dikelas kacer memang sangat seru untuk disimak dimana gaco-gaco handal papan atas banyak terlahir di wilayah Pantura ini. Seperti halnya siang ini, nama-nama penghuni papan atas mayoritas turun di sini dan dipastikan sengit persaingannya. Finish diposisi runner up dengan hanya kalah tos nomor gantangan terkecil membuat Tsunami naik pitam. Alhasil di putaran kedua, gaco besutan Topik NPR Semarang ini ngamuk dan lebih ngotot lagi mengexplore materi-materi andalannya dan berbuah manis kemenangannya sebagai yang terbaik disesi utama Bawang Merah.

Meski dalam kondisi kurang fit yakni jatuh bulu sayap 4 helai, RR (Remang-Remang) besutan Mrs. Aura-Move On Team masih dahsyat memanfaatkan sisa-sisa tenaga menjelang masa mabungnya ini untuk bertarung ketat dikelas utama Bawang Merah dan finish sebagai runner up. “ Spekulasi main 1 sesi saja dikelas utama, melihat kondisi RR yang seperti ini. Alhamdulillah masih diakui kualitasnya untuk kebagian bendera koncer A,” jelas Yaya BF diamini Roger Agam.

Aisah membanggakan tim NTD Juwana berkat kegigihannya bertarung menghadapi rival tangguh lainnya untuk memboyong podium pertama dikelas utama lovebird. Aisah dan Airon adalah salah satu orbitan NTD yang terbukti lolos uji di event-event bergengsi lintas Pantura, dimana kedua gacoan tersebut merupakan jebolan produk tangkaran Mr. Badak-Germo BF rekan setimnya yang berkediaman di Ds. Maguhan Kec. Batangan Kab. Pati dengan kontak person 082386193046. Sementara Gus Nany dari Cielo SF Demak berbangga hati, karena debutan barunya paud Siti Geboy masih bias bersaing dengan paud lainnya yang notabene burung bagus semua hingga berhasil menempati tiga besar di kelas Balibu C.

Detik demi detik kemeriahan gelaran begitu jelas terpancar sejak awal hingga akhir dibawah kawalan duet solid MC Asep DM dan Miss Mawar yang juga gencar mensosialisasikan event-event yang akan datang serta mengenalkan produk terbaru dari Maxxx Power yaitu Power Care sebagai solusi terbaik penyembuhan burung sakit dengan berbagai macam manfaatnya.


Menjelang usai gelaran, panitia mengumumkan Opie-Gibran SF Cibinong sebagai juara umum Single Fighter yang berhasil mengumpulkan point penuh kemenangan sederet amunisi andalannya disusul Dt. Andromeda Rembang sebagai juara umum Bird Club, dimana point raihan juaranya tak terkejar lagi oleh nominator lain. “ Sebagai undangan resmi bagi seluruh teman-teman kicaumania Nusantara untuk berkenan hadir di gelaran kami Andromeda Cup bersama dulur PBI pada 9 September mendatang di Lapangan Sepak Bola Ds. Waru-Rembang,” ungkap Om Benny AP mewakili team.

“ Kekurangan dan kesalahan menjadi cambuk keras bagi kami untuk lebih baik lagi menyuguhkan gelaran terbaik selanjutnya, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas hal tersebut dan sekali lagi kami seluruh jajaran panitia mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi serta dukungan dari kicaumania semua. Salam satu hati satu hobi, sampai jumpa di Purwodadi Award 3,” tutup Gus Sholah mewakili panitia diakhir gelaran. (kiky-tobil)










