
Kendal (MediaBnR.Com) – Selasa (5/1), latpres rutin dua bulanan yang dikemas oleh panitia Ngebum SF dibawah komando Nur Toni selaku tokoh yang dituakan di wilayah tersebut benar-benar menjadi sebuah gelaran yang sangat dinanti oleh kicaumania sekitaran kota Kendal. Murni mengutamakan kepuasan kicaumania tanpa mengharap keuntungan materi merupakan misi panitia yang beranggotakan dari swadaya masyarakat setempat dengan slogan Sekarang Semua Orang Bisa Gantang, Pemula Juga Bisa Juara.
“Disini kita benar-benar menjunjung tinggi fairplay, pemain kawakan maupun pemula kita sama ratakan. Tiketnya juga tertutup amplop, tidak ada pesanan tiket dari siapapun juga bahkan pemilik tanah sekalipun, jadi kesempatan untuk mendapat nomor gantangan tengah tergantung hoky dari masing-masing peserta. Jujur saja, seluruh panitia yang bertugas tidak ada yang gajian. Seluruh hasil baik lebih atau kurangnya kita masukkan kas Ngebum SF untuk kepentingan bersama. Kita juga menyediakan forum terbuka untuk saling share di group facebook ngebum sf yang sekarang sudah mencapai sekitar 800 anggota. Terimakasih atas kepercayaan dan partisipasi dari seluruh rekan-rekan kicaumania atas kesediaannya hadir pada gelaran latber Selasa dan Jumat bertiket gratis serta latpres kali ini,” papar Abdan Gibran selaku ketua pelaksana kepada wartawan BnR di tengah berjalannya acara bertajuk Latpres Awal Tahun Ngebum SF ini.

Lokasi permanen di Lapangan parkir Pantai Ngebum, Kaliwungu – Kendal tampak penuh dimeriahkan oleh peserta dari berbagai kalangan yang hendak berkompetisi meraih prestasi lewat penampilan burung jagoannya. Siang itu, Tuyul Pijet gaco anyar Gunadi Semarang yang hadir dibawah kawalan Gembrutz sang mekanik tampil allout hingga tak terbendung oleh lawannya dikelas kenari dan predikat double winner pun mampu diraihnya dengan mudah. “Gak nyangka kerjanya gila. Burung baru tapi langsung mampu menang nyeri,” cetus Gembrutz yang memang diakui lihai memoles kenari.



Hal yang hampir senada juga dialami Nonik besutan Darmadi Ketela Afrika, lovebird orbitan barunya yang langsung mencuat dipenampilan perdananya dengan sukses menusuk diposisi ketiga persaingan disesi Bandeng. Sedangkan untuk Monique garapan Yaya BF yang selalu dikawal oleh Aldino sang mekanik setiap penampilannya, kembali membuktikan kualitas jawaranya dengan keberhasilannya mencuri satu point mutlak disesi Mujair. “Meskipun Monique termasuk burung lama tapi dia tak mau kalah dengan yang muda-muda. Ini buktinya…,” ucap Aldino Aura SF sembari menunjukkan tropy juaranya. (Rizcy W)


