
Semarang (MediaBnR.Com) – Latpres awal tahun 2016 yang dikemas oleh Jatayu SF Semarang (11/01) kali ini beda dengan gelaran sebelumnya, dengan keberhasilannya menyedot peserta hingga 800-an peserta merupakan gelaran tersuskesnya diawal tahun 2016 ini. “Diluar dugaan kita pesertanya sangat luar biasa hampir full semua disemua session, semoga kesuksesan latpres Jatayu awal tahun 2016 ini menjadi awal kesuksesan Jatayu melangkah kedepan bersama kicaumania meramaikan dunia perburungan secara fair play,”papar Bayu Owner Jatayu SF langsung terjun ke lapangan mengawasi jalannya lomba.
DBK Fortune dalam gelaran ini dinahkodai oleh Puguh berhasil membuktikan kestabilan jagonya, terbukti Dewi Shinta berhasil menguasai 3 kelas bahkan dikelas Love bird A Sejati Dewi Shinta berhasil memimpin gelaran ini dan dikelas sejati B dewi Shinta menempati posisi runner up. “Susah menampilkan love bird bisa menjuarai dibeberapa kelas, kali ini saya buktikan dengan andalkan Dewi Shinta berhasil mendominasi di tiga kelas yang ada. Semoga Dewi Shinta terus stabil kedepannya,”terang Puguh yang sudah berulang kali cuatkan love bird jawara.
Hadir duta Thor yang berhasil masuk di 3 kelas cuatkan melati putih dan Tamara polesan Victor S/Hengki S, juga ada Diamond SF yang berhasil tampilkan Star Money milik Alfian diusia 2,5 bulan mampu bersanding dengan seniornya yang usianya jauh dibanding dirinya. Selain itu punggawa dari Diamond SF Beni Interior berhasil tunjukan Batosai cendet andalannya yang selalu masuk 3 besar. BA SF garapan David luncurkan 2 jago utamanya Srikandi dan Jokowi sukses meraih prestasi digawe akbar Jatayu awal tahun ini, selain itu juga BA SF luncurkan jago baru dikelas yang belum pernah di jajakinya yakni kelas cucak hijau, namun berkat kemauan dan kerja kerasnya langsung menempati posisi tertinggi andalkan Predator gaco barunya. “Kami akan merambah ke semua jenis burung agar tidak monotan jika turun ke lomba, yang pasti Love bird jadi andalan utama kami, kenari sudah ada, kacer juga, kini coba cucak hijau Alhamdulillah langsung moncer nomer kecil, Semoga kedepan bisa memperkuat team Banyu Asin SF,”ungkap David komando dari team BA SF.
Tuyul Pijet kenari andalan Gunadi Semarang sapu bersih dikelasnya semua berhasil dikuasai posisi puncaknya, dengan durasi ngedur panjang hingga tanpa jeda kenari polesan Gembrutz ini selalu memperoleh bendera koncer A secara mutlak. “Saya lama sudah tidak terjun didunia burung karena kesibukan pekerjaan saya yang tidak bisa ditinggalkan, kali ini saya mulai akan focus kembali meramaikan gelaran lomba burung dengan konsen diburung kenari yang saya percayakan kepada Gembrutz padahal dia dulu musuh bebuyutan saya di lomba karena sama-sama main kenari,”ucap Mr Gunadi kepada BnR.
Di kelas kacer siapa lagi kalau bukan Nico Bunderan SF yang benar-benar maniac dikelas burung satu ini, meski hanya jadi ajang coba-coba Nico berhasil menempati posisi runner up dengan hadirkan Separta dikelas sejati. “Saya ga tau kalau ini Jatayu Latpresan hanya bawa jago baru yang niatnya saya coba kerjanya dilapangan, tapi untungnya tetap mau kerja bagus. Semoga Separta menjadi pelapis andalan dari beberapa kacer andalan koleksi saya,”kata Nico sambil menunjukkan piagam yang diperolehnya. Muncul team baru di kota Semarang yakni JBL SF yang dimotori oleh Eko Kodak dalam kesempatan ini berhasil meramaikan di kelas murai batu Toreto milik Andry merajai kelas Bintang. (LAMbanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Juara Latpres Jatayu SF (11/1/2016)









