
Makassar (MediaBnR.Com) – Untuk ketiga kalinya Walikota CUP Makassar digelar dengan raupan tiket yang terjual melebihi angka 1000-an tiket, Minggu (6/8/2017). Gelaran yang juga dirangkaikan dengan Liga KMM seri ke-3 ini sukses dan aman terkendali tanpa protes karena kawalan JBI yang cukup memuaskan kicaumania saat itu. Suksesnya gelaran juga terlihat dari banyaknya kicaumania yang turut menjadi peserta baik itu dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan sendiri maupun dari luar Sulawesi Selatan seperti dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara bahkan dari luar Pulau Sulawesi seperti dari Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa. Ini membuktikan bahwa kegiatan perkicauan di Kota Makassar sudah mulai dilirik oleh para kicaumania luar.

Gelaran Walikota CUP III Makassar ini membuka 32 kelas burung yang dipertandingkan. Dimulai dari Kelas Rio-Rio yang tepat pada pukul 10.00 WITA. Di tiap kelas banyak yang terdapat full gantang bahkan nyaris full gantang. Hal tersebut sudah pasti gelaran ini menyajikan persaingan yang sangat ketat antar gacoan kicaumania.

Di tengah gelaran, Ir. H. Moh Ramdhan Pomanto selaku Walikota Makassar, menyambangi arena lapangan untuk memantau langsung jalannya lomba sembari menyapa kicaumania serta memberikan sambutan khusus di depan kicaumania yang berlomba. Dalam sambutannya ia sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan kicaumania ini karena selain untuk menyalurkan hobi, dunia kicaumania juga mempunyai nilai ekonomi di dalammnya. Selain itu ia juga mengajak seluruh kicaumania Makassar untuk ikut turun langsung dalam kegiatan Makassar International Eight Festival and Forum (F8) untuk tahun kedua pada bulan September 2017 nanti.

“Saya mengajak dan mengundang semua kicaumania untuk hadir di acara F8 nanti di Anjungan Pantai Losari bulan September,” Kata Danny Pomanto, sapaan akrab Walikota Makassar.
Love Bird Gombloh Jadi Pusat perhatian
Ada hal yang menarik pada gelaran kali ini. Hadirnya love bird nasional yang turun langsung dalam gelaran Walikota CUP III Makassar yaitu love bird Gombloh milik H. Helmi Ata Buana. Tentu saja love bird yang sudah melanglang buana di even-even nasional seperti Soeharto CUP IV dan Piala Candi Borobudor menjadi pusat perhatian para peserta kicaumania lainnya. Alhasil di gelaran hari itu, 4 kelas love bird dikuasainya secara mutlak alias quatrick berkat kinerja apik yang dipertontonkannya di depan kicaumania.

Sementara itu adapun kicaumania yang juga tampak membawa pulang piala kehormatan di gelaran hari itu. Ada Yogi SF dari Kendari yang menurunkan love bird Untung dan menjadi pesaing love bird Gombloh kala itu dengan menyabet double winner. Selain itu Okust SF sukses besar dengan menguasai kelas kenari besar saat menurunkan kenari Rock Star. Sedangkan pleci Mr. Pluto milik Sofyan Mantao SF cetak double winner dan membawa Mantao SF juara SF. Untuk peraih kelas utama murai batu (Kelas Murai Batu Walikota), PKT berhasil menjadi mencetak nama di daftar juara dengan menurunkan murai batu Urea II.

Untuk juara bird club (BC), Losari BC masih kokoh di jalur kemenangan. Tim yang dikomandani oleh Donny Wijaya ini memang kerap tampil kompak dan solid dalam mengatur strategi sehingga juara BC sudah pantas disematkan oleh tim ini. Sementara untuk juara single fighter (SF), Mantao SF yang sukses memboyong piala kemenangan SF dengan menurunkan beberapa amunisisnya terlebih di kelas pleci. (fuad)
















