Lomba Bio Konslet Fiesta Open 2017 Solo, Minggu 26 November 2017

Mediabnr – Woyo-Woyo kembali membuktikan diri sebagai salah satu love bird papan atas. Pasca juara di Galuh Cup Klaten (EO Independen) dan Walikota Cup Salatiga (EO BnR), gacoan baru M. Adrian Sukoharjo tersebut kembali juara di arena lomba Bio Konslet Fiesta Open 2017 Solo (EO Ronggolawe Nusantara), Minggu 26 November 2017.

Penampilan Woyo-Woyo kali ini lebih maksimal dan lebih dahsyat. Dibilang lebih maksimal karena kali ini langsung memborong 3 kali juara 1 (hattrick) dan dibilang lebih dahsyat karena mampu bersanding atau meraih juara di antara para love bird papan atas lainnya, yang namanya sudah mentereng dan langganan juara nasional. “Alhamdulilah, saya senang dan bahagia. Karena love bird fighter teryata masih bisa menjadi idola. Baik di mata penonton, maupun juri,” ungkap Bu Adrian dengan raut wajah bahagia dan puas.

Murai batu Batosai milik Fitri BKS Samarinda yang dikawal Tedy Jogja juga kembali membuktikan diri sebagai jagoan papan atas dan stabil di jalur juara. Setelah borong juara di Bupati Cup Kulonprogo, Batosai yang dimaenkan 2 sesi sebagai pemanasan sebelum ke BnR Award, sukses menyapu bersih gelar juara 1. “Alhamdulilah pasca mabung masih stabil. Tadi turun 2 sesi saja sebagai pemanasan sebelum ke BnR Award,” ujar Tedy Jogja, orang kepercayaan Fitri BKS Samarinda dalam mengawal jagoannya.

Tidak kalah stabil dan dahsyatnya adalah penampilan Temon. Cucak hijau andalan Saryadi dari Putri Ayu SF Boyolali ini tampil mewah meski dalam cuaca mendung dan gerimis. Ngentrok-jambul dan bongkar lagu isian, membuat Temon menjadi pusat perhatian juri. Terbukti dua kali koncer A menancap di gantangannya. Dengan prestasi ini, Temon semakin menegaskan diri sebagai salah satu jagoan cucak hijau yang stabil meraih gelar juara.


Rizky Sahala yang mengawal Radja (Paud milik Edi S/Mr. Tree Lombok) dan On Time (orbitan baru Mahendra Papa Muda) sukses mencuri perhatian para love bird lovers yang hadir, dan termasuk juri. Radja yang sebelumnya jadi amunisi Papa Muda SF, tampil prima saat diturunkan di kelas paud. Meski hanya meraih juara 3 dua kali, Rizky mengaku puas karena penampilan Radja masih stabil du umurnya yang muda belia. Love bird jantan tersebut pun langsung diprediksi bakal makin bersinar karena performanya yang makin mapan dan stabil


“Radja baru dipinang kemarin oleh Om Tree Lombok. Hari ini langsung turun lapangan dan masih nangkring di tangga juara,” terang Rizky yang juga sukses mengawal On Time juara 2 di kelas Love Bird Ebod Vit B, bersaing ketat dalam perebutan gelar juara 1 dengan love bird papan atas nasional bernama Ghoib.
Ghoib yang akhirnya memborong beberapa gelar juara 1 di kelas love bird dan ditambah kemenangan juara 1 di kelas murai batu, kenari dan kacer, membuat MH Kecil SF tak terbendung sebagai juara umum single fighter. Kemenangan MH Kecil SF kali ini membuat Arif selaku nahkoda semakin diakui sebagai salah satu kekuatan single fighter langganan juara di Solo Raya dan Blok Tengah.[Jtyk.Team]
Baca Juga : Daftar Juara Bio Fiesta Konslet Open 2017 – Solo


