
Mediabnr – Gelaran YT BK Cup (15/7) di gantangan Bk BC Simongan Semarang ini sebagai acara Anniversary bapak Yanto BK ke -56 tahun juga merupakan langkah awal Bapak Yanto BK ingin menyelami dunia perburungan yang dirasa dapat menyentuh hatinya dan menemukan sesuatu yang tentram dan damai dalam benaknya. “Memang benar bulan ini saya Ulang tahun tepatnya tanggal 8 Juli 2018 saya beranjak diusia 56 tahun, saya mohon doanya dari kicaumania semua agar saya selalu diberi kesehatan dan mohon supportnya saya akan terjun didunia perburungan karena saya merasakan kenyamanan dan kedamaian setelah bersatu dengan kicaumania. Selain itu gelaran ini saya buat juga untuk mengangkat perekonomian warga disekitar gantangan dengan berjualan secara tidak langsung menambah income mereka itu tujuan saya utamanya,”ungkap bapak Yanto BK yang mempunyai nama lengkap Suwarto Hendi Setianto kepada Wartawan BnR.

Arjuna mampu memukau para juri dan penonton dengan durasi kerja hitungan menit dan berlanjut dengan jeda hanya hitungan detik dengan hasil akhir menang hattrick, love bird milik Wisnu Temanggung ini sudah 12 kali juara dan terakhir dibuktikan di gelaran YT BK Cup ini dengan los point 1 kali. “Sayang 1 kelas Arjuna kelebihan poinnya jadi tidak bias mencetak Quatrick, sealain silaturahmi kami dating dari Temanggung mengusung Duta Kapolda Jateng Cup tgl 22 juli 2018 di kota Magelang,”ucap wisnu yang di kawal teamnya dari Bolomanuk Temanggung. Juga berhasil diduduki oleh kicaumania Semarang dikelas Love Bird B BK diposisi 3 diraih oleh Kembar SPK Semarang dengan andalkan JEssica yang coba otak atik burung love bird.

Kelas kenari mampu dibuktikan oleh Team KSB (kenari Semarang Bersatu) digelaran ini hingga full gantangan, disini sebagai bukti bahwa kenari mania masih ada. Kelas bebas berhasil diduduki oleh Falcaow milik Ardi Widjaya dari casual BC Boja dengan olahan cengkok yang menonjol diimbangi variasi lagu mewah seperti mantenan, mak lampir didukung durasi hingga 50 detik ngedur. No leader Just Together mottonya. Sama halnya dengan kelas cendet dimana juga membuktikan bahwasanya kelas burung fighter ini masih ada dan memang harus terus dibuka di gelaran lomba karena memang burung petarung, digelaran ini dikuasai oleh Datuk Langkat milik AP Manurung diikuti oleh Listrik dan dibuntuti oleh Speed Enter debutan Aries Ngesrep.

Dalam pertengahan acara bapak Yanto BK menyerahkan trophy secara simbolis kepada salah satu juara kelas murai batu yakni kepada mr Pepeng asal Kuripan Mijen yang berhasil naek peringkat gacoannya dengan nama Top jenis ekor hitam dengan kelebihan suara lantang dan lagu tajam seperti cilili, prenjak, kenari, cucak jenggot, dan yg tidak dimiliki burung laen yaitu tembakan suara tupai menjadi paling menonjol sendiri saat bertarung dilapangan.


Gelaran ini benar-benar gelaran yang memanjakan kicaumania dimana setiap sesi dibagi doorprice dan dipenghujung acara ada puluhan doorprice berupa elektronik, sembako, sangkar, burung, umbaran, ayam birma, dan yang utama sebuah motor matic yang diberikan tanpa syarat sepeserpun untuk peserta yg beruntung. Suksesnya gelaran ini tak lepas dari peranan juri dimana sepenuhnya dipercayakan oleh asuhan Mr Bayu Jatayu yakni IJJ (Independent Juri Jatayu) yang bekerja secara professional. Tunggu gelaran berikutnya Anniversary BK BC dibulan Oktober 2018 !. (LamBanK)
Baca Juga : Daftar Juara YT BK Cup Semarang (15/7/2018)










