
Sukoharjo (MediaBnR.COM) – Bengawan Timur BC Sukoharjo merupakan tempat latihan yang biasa dihadiri para kicau mania sekitaran Sukoharjo untuk sekedar mencicipi manisnya lomba burung di tengah-tengah banyaknya event organizer yang jadwal lombanya kadang berbenturan. Senin, 12 Desember 2016, Bengawan Timur BC kembali menggelar lomba yang kali ini lain dari latihan sebelumnya. “Ini gelaran special Bengawan Timur. Tropi dan hadiah saya buat lebih menarik,“ ungkap Kevin Reklame sang pembina Bengawan Timur BC.
Panitia sangat kewalahan dengan tumplek bleknya peserta terutama di kelas love bird. Sebanyak 9 kelas love bird yang dibuka panitia full peserta. Kicaumania sampai menunggu untuk sekedar mendapatkan tiket cancel-an love bird. Hadirnya peserta ini tidak dinyana-nyana kendati di tempat tersembunyi. Para kicaumania pesohorpun hadir di laga perang bintang ini.

Antusias peserta luar biasa. Tak kurang 800 peserta hadir di laga ini dan tertib mengikuti aturan tanpa teriak yang diberlakukan panitia dari awal hingga akhir lomba di gelar. Exo Jangkrik sang produsen burung ngekek panjang raih banyak kemengan melalui penampilan apik gacoan love bird Ratu Jenglot yang berhasil juarai kelas utama Kelas Bengawan Timur B. Selain itu Exo Jangkrik sang produk pakan bermerk CKM juga tampil juara dengan gacoan love bird Joker dan kenari Listrik.
Di kelas love bird persaingan memang sangat ketat. United SF kembali raih juara pertama di kelas utama melalui gacoan love bird Jelita milik Hendra Oscar. Jelita pekan kemarin sempat mencicipi kemenangan di Balaska. Love bird D-vans milik Budiyanto dari D-vans Famili berhasil menjuarai Kelas Bintang A. Sedangkan Stinky River Team Solo, tampil juara dengan berbagai love bird gacoan diantaranya Jinggo Bod, The Jinggo dan Zaki 2. Team ini sangat solid dan kompak.
Soker SF yang hadir dengan gacoan lawas kembali raih kemenangan. Diantaranya penampilan stabil love bird Gampil gacoan Gunardi/Risdiyanto Soger SF Solo. Sepekan kemarin nyantol di Tugu Boto dan Soba Enterprise main 3 kali juara 3 kali juga. Nama Fausta Rudy kembali mencuat dengan gacoan love bird Bimo. Love bird hasil breeding ini kemarin sempat nyeri di gantangan malam Musafir SF.
Suksesnya lomba ini tidak hanya di kelas love bird. Di beberapa kelas burung ocean, pesertapun ramai dan tertib ikuti aturan panitia. Adalah murai batu Predator milik Permata Solo yang tampil ngerojok ngeplay berhasil menyapu dua kelas dengan raihan nyeri juara pertama. Pemain lokalan juga hadir sebagai juara. Murai batu Gong 2000 besutan Palu Gongso Mojolaban yang lama ngak tampil, di laga ini berhasil nyeri juara 2.
Penampilan menarik juga dipertontonkan gacoan murai batu Ken’Arok gacoan Limbad King. Ken’Arok, satu hari main di dua tempat. Di Pandawa juara 3 dan lanjut Bengawan Timur juara 6 di Kelas VIP dan juara ke-3 di Kelas Bintang. Sebelum tampil sini, burung ini sudah diiming-imingi vario baru, namun belum dilepas.
Di kelas cendet, ada nama cendet Aibon, gacoan Thomas Vega 37 SF yang kemarin sempat bikin heboh di Soba Enterprise, kembali juara pertama di Kelas Cendet VIP. Kemampuan cendet ini dalam mengeluarkan irama lagunya, nyaris sedetail masteranya.
Di akhir lomba, Kevin Reklame sang pembina Bengawan Timur BC mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi kicaumania dari berbagai belahan dunia. (agus farrel)
BACA JUGA: Daftar Juara Bengawan Timur BC (12/12/2016)
GALERI:












