BnR AWARD 2017

Jakarta – MediaBnR.com, Itulah BnR, selalu saja ada yang baru. Event Spektakuler mahakarya BnR Indonesia kali ini menerapkan sistem baru yang sangat efektif untuk mempercepat proses penggatangan burung saat lomba burung berkicau, minggu (10/12).


Peserta yang akan menggantang tidak diijinkan untuk stanby di kursi pijakan seperti yang biasa dilakukan disetiap lomba burung berkicau. Melainkan peserta harus membuka kerodong sangkar sebelum menggantang burungnya tepat diluar garis start yang berjarak sekitar 4 meter dari luar gantangan. Alahasil trik inipun mampu membuat para kontestan langsung menggantangkan burungnya saat sudah masuk area gantangan. “Jadi, sudah ga ada lagi ceritanya peserta saling tunggu menunggu menggantang burung” tutur Bang Boy sesaat sebelum membuka gelaran dan memberikan penghargaan kepada pihak pihak yang berkecimpung di dunia kicau mania dan perburungan Indonesia.

Gelaran Mahakarya BnR Indonesia ini juga sukses dihadiri oleh kicau mania seluruh nusantara. Salah satunya adalah tim yang hadir dari kota pahlawan Surabaya . Yaitu tim KKS feat Rea Reo Sf yang berkutat dengan amunisi burung Kenari. Dengan dimotori oleh Mr.Wawan Britama dan Abah Anis, tim ini sukses membawa pulang tropi tropi istimewa BnR Award ke Surabaya. Meski si kenari ANGGUN masih kurang hokky di kelas kenari Yorkshire, akan tetapi amunisi andalan Kenari NICKY SAE milik Mr.Wawan Britama, sukses melenggang cantik diatas gantangan kelas kenari Yorkshire Kenriko dan AMB. Dengan gaya khas mancep satu titik sembari menggelengkan kepala, kenari NICKY SAE berhasil meraih dua kali juara pertama alias nyeri.

Sama halnya dengan tim yang berasal dari kota apel Malang. Tim Mr.Ayonk dan Mr.Cabu, berhasil menggilakan lovebird RODA GILA di kelas Lovebird B Kenriko. Tergantang di nomer gantangan 45. Lovebird RODA GILA kembali tampilkan gaya ngekek durasi panjang sembari memutar kepalanya dari awal hingga akhir sesi. Dengan poin 1.810 ia pun sukses menduduki podium juara 1 kelas Lovebird B Kenriko.

Sedangkan tim Pesut SF Samarinda yang masih dikomando oleh Mr.Indra Andong yang nampaknya sudah siap di kota Jakarta semenjak hari kamis lalu. Dengan membawa andalan si lovebird AWEWE dan SLEBOR, mereka pun berhasil membawa tropi eksklusif bermodel logo bintang BnR Award ke Samarinda. AWEWE si lovebird paskun berhasil menorehkan juara 2,4,6 dengan poin tertingginya 2.200 dan lovebird dakocor SLEBOR 1,2,3,4,5 dengan poin tertingginya 2.800. Selanjutnya, salah satu tim Pesut SF yakni Mr.Faisal, menyampaikan kepada Media BnR, bahwa mereka akan kembali lagi ke kota Jakarta untuk tandang di gelaran persembahan RI minggu yang akan datang.

Begitupun beberapa tim tuan rumah Jakarta yang juga berhasil raih prestasi di gelaran ini. Salah satunya CENDET FIGHTER JAKARTA. Di kelas Pentet A AMB ada gacoan tim ini yang tampil apik gacor di satu titik meski akhirnya tak sempat menduduki podium satu. Namun dengan hasil gaco cendet SATU JIWA cukup puas berada di posisi runner up. *Den!











